
Kehamilan Nara kini sudah menginjak delapan bulan, perutnya sudah semakin besar. Membuat Nara agak kesusahan dalam menjalani aktivitasnya. Untung saja meskipun dalam keadaan hamil ia termasuk ibu hamil yang aktif, Nara lebih suka menghabiskan waktunya dengan beraktivitas, melakukan senam hamil dan juga sering berjalan-jalan. Apalagi sejak hamil ia sangat suka merawat bunga. Karena membuat moodnya selalu baik jika sudah merawat bunga-bunganya. Hingga Rayan membuatkannya taman bunga khusus untuk Nara.
Trio kucingnya juga sudah di beri pasangan oleh Nara, tapi akhir-akhir ini Nara jarang mengunjunginya karena katanya ibu hamil tidak boleh terlalu dekat dengan kucing. Tapi entahlah Nara juga tidak tahu, yang terpenting kucing-kucingnya juga bahagia bersama anak dan pasangannya.
Pasangan Sam juga di beri nama Naura, karena Nara dan Nayla takut jika kucingnya di beri nama Keysa maka kucing mereka akan bertengkar setiap hari karena Rayan dan Reyhan yang pasti akan di ganggu dan di goda oleh Keysa. Dan juga kasihan pada kucingnya yang bernama Sam jika sampai di pasangkan dengan Keysa. Karena Sam pasti akan patah hati karena pasangannya suka selingkuh, sungguh ajaib memang pikiran mereka ini.
Andai saja teh celup Rio itu tahu jika nama istrinya di pasangkan dengan Sam, pasti teh celup itu akan sangat murka dan sangat cemburu dan pasti akan memaksa kucing yang bernama Sam itu harus berganti nama menjadi Rio. Oh ya ampun..
Maka dari itu Nara dan Nayla sepakat untuk merahasiakan nama kucing mereka. Takut jika Sam nanti tersinggung jika namanya harus di ganti.
Rayan dan Reyhan yang kala itu mendengar percakapan istrinya hanya bisa menghela nafas kasar dan geleng-geleng kepala serta berdoa semoga mereka berdua dan istrinya bisa tetap dalam keadaan waras.
Saat sore hari seperti biasa Rayan menemani Nara merawat bunga-bunganya di taman belakang rumah besar itu.
"Kak Ray.... lihatlah bungaku bagus kan? "tanya Nara yang memperlihatkan bunga mawar merahnya.
"Iya, bunganya sangat cantik sama seperti dirimu" jawab Rayan.
"Aihhh ternyata sekarang suamiku sudah pandai bergombal ria.... lihatlah hidungku jadi mendadak push up begini gara-gara di sanjung oleh suamiku yang tampan... " ucap Nara tertawa.
"Mungkin karena aku sudah terpapar virus ayam genit, hingga aku bisa memuji istriku" ucap Rayan lagi, Nara malah makin tertawa mendengarnya. Sudah lama ia tidak mendengar panggilan ayam genit.
"Oh ya ampun, kau itu sudah terpapar virus cinta luar biasa dariku Kak Ray.... " ucap Nara yang kini menghampiri suaminya untuk ikut duduk karena merasa lelah walau hanya berdiri sebentar.
Saat sedang asik mengobrol berdua, Reyhan dan Nayla ikut bergabung di sana. "Hey kalian sedang apa? "tanya Nayla.
__ADS_1
"Kami sedang saling memuji antar suami istri, karena kami pasangan mesra" jawab Nara
"Romantis sekali... "ucap Nayla.
"Aku juga sangat romantis sayang, lihat ini bukti dari keromantisanku padamu" ucap Reyhan sambil mengelus perut Nayla yang mulai membuncit.
"Ini bukan hasil keromantisaan tapi hasil dari kerja sama kita dalam membangun cinta... "jawab Nayla.
"Oh ya ampun....istriku ini memang sangat luar biasa dalam merangkai kata cinta, kau itu seperti pujangga saja" puji Reyhan
"Benarkah....? "tanya Nayla
"Iya sayang.... "
*
*
*
Setelah berbulan-bulan tidak terdengar kabarnya, Papanya Keysa berinisiatif untuk menemuinya. Karena sebenarnya hanya Papanya saja yang nampak peduli pada Keysa.
Dia mendapat laporan dari pelayan yang menjaganya, jika Keysa senang mengurung diri di kamar dan tidak pernah mau keluar rumah. Dia hanya duduk termenung meratapi penyesalan dan kesedihannya selama ini. Dimana ia selalu merasa sendiri dan tidak pernah ada yang tulus mencintainya.
Papanya Keysa baru sampai di rumah Keysa, dan ia pun langsung menuju ke kamar Keysa dimana ia berada. Ia langsung masuk ke kamarnya tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.
__ADS_1
Pandangannya langsung menuju pada sosok yang ia rindukan selama beberapa bulan ini. Dia sedang duduk termenung sendirian di kamarnya dengan pandangan kosong mengarah ke luar kamarnya.
"Key...... "panggil Papanya Keysa, mendengar suara yang sudah lama tidak ia dengar dan merasa jika mustahil ia dengar lagi. Keysa pun langsung menengoknya.
"Papa.... " panggilnya
"Nak.... Papa sangat merindukanmu" ucap Papanya Keysa dan langsung menghampiri putri yang sangat jarang tersentuh oleh kasih sayangnya.
"Key.... Maafkan Papa sayang, maaf selama ini Papa sudah lalai padamu. Maaf.... maafkan Papa" ucapnya dengan merengkuh tubuh yang kini terlihat kurus itu.
Keysa yang menahan semua kesedihannya pun selama ini langsung memeluk Papanya dan menangis tersedu dan terdengar sangat sedih. Seolah Keysa meluapkan kesedihan dan luka yang ia pendam sendirian.
"Pah..... jangan tinggalkan Keysa hiks...
"Papa tidak akan meninggalkanmu lagi sayang, maafkan Papa. Mulai sekarang Papa akan menjagamu" ucap Papa Keysa.
*
*
*
Lanjut lagi besok ya mimin ngantuk π΄π΄ besok mimin mau ceritain tentang KeyKey si ulat bulu yang taubat jadi ulat sutera juga tentang teh celup Rio sama istri kesayangannya neng Naura. Ceritanya bakal mimin bagi-bagi ya, jadi dalam satu cerita ini bakal ada empat pasangan π semoga kalian suka. Kalau kalian gak suka mimin tamatin aja πππ ya ampun π
Likenya dong biar semangat ngutik-ngutiknyaππ
__ADS_1