
Karena melihat Reyhan yang sudah sangat tidak sabar untuk menikah, akhirnya Tuan Sanjaya dan Nyonya Delia memutuskan agar pernikahan Reyhan di percepat saja. Acara lamaran pun malam itu langsungkan di kediaman Nayla.
Acara lamaran itu sekaligus untuk merencanakan pernikahan mereka. Tuan Sanjaya langsung yang akan turun tangan untuk pernikahan Reyhan. Karena baginya Reyhan sudah seperti anak kandungnya.
Dan yang lebih mengejutkan lagi adalah, Resepsi pernikahan Reyhan akan di satukan dengan resepsi pernikahan Rayan. Karena pernikahan Rayan belum di umumkan, dulu saat Rayan menikah dengan Nara acara pernikahannya di lakukan secara sederhana di rumah, mengingat keadaan Rayan yang belum stabil saat itu.
Rayan tentu saja merasa senang, karena ia juga ingin meminang istrinya secara selayaknya. Ia juga ingin memberikan yang terbaik pada Nara.
*
*
Undangan pernikahan pun sudah di sebar, dan sampai juga kepada Keysa. Keysa semakin meradang melihat foto pernikahan antara Rayan dan Nara yang terlihat sangat mesra dan sangat bahagia.
"Seharusnya aku yang menikah denganmu Rayan, bukan wanita gila itu.... "ucap Keysa dengan berderai air mata. Hatinya hancur berkeping-keping saat ini. Keinginannya untuk menjadi pendamping Rayan sirna sudah. Kini sudah tidak ada harapan lagi, cinta Rayan untuknya telah hilang sempurna. Dan yang lebih buruknya adalah jika Rio pun kini sudah tidak mencintainya lagi. Membuat Keysa semakin frustrasi saja di buatnya. Ia kehilangan dua pria yang sangat penting dalam hidupnya.
"Aaaaarrkkkkkhhh.... "
*
*
*
Pesta pernikahan pun tiba, para pengantin dan juga keluarga menyambutnya denga suka cita. Nara dan Nayla terlihat sangat cantik begitu pun Rayan dan Reyhan mereka berdua terlihat sangat gagah dan tampan.
"Oh ya ampun suamiku tampan sekali, ingin sekali aku mengurungnya dan menyembunyikannya agar tidak ada orang yang melihatnya" ucap Nara pada Rayan.
"Kenapa kau selalu mencuri dialogku...." ucap Rayan tertawa. Kini mereka berempat sedang berada di atas pelaminan yang sangat mewah.
"Kak Rey juga sangat tampan, hingga aku di buat terpesona padanya hingga berkali-kali. Rasanya.... rasanya tidak bisa aku gambarkan karena aku terlalu bahagia" ucap Nayla.
__ADS_1
"Aku juga sangat bahagia bisa menikah denganmu Nay...Oh astaga aku sudah tidak sabar ingin ke kamar. Kenapa pesta pernikahan ini lama sekali" ucap Reyhan.
"Astaga kau tahu, kau pengantin pria yang sangat memalukan Rey.... "ucap Rayan geleng-geleng kepala.
"Biar saja, pengantin karatan sepertimu tidak akan mengerti bagaimana rasanya menjadi pengantin baru" jawab Reyhan.
Saat sedang asik mengobrol tiba-tiba mereka di kejutkan oleh manusia teh rupa-rupa. Ia datang dengan senyum mengembangnya. Dan ia datang sendiri ke pernikahan mereka biasanya teh puc*k ini selalu di tempeli ulat keket kemana pun ia pergi.
"Selamat atas pernikahan kalian, aku sudah mengikhlaskan gadis-gadis ku yang lebih memilih kalian dari pada aku. Karena sekarang aku sudah mempunyai seorang gadis yang sangat peduli padaku" ucap Rio tidak tahu malu.
"Siapa yang kau maksud gadis-gadismu, dasar teh celup. Apa otakmu itu sudah kadaluwarsa hingga tidak bisa berpikir dengan benar" jawab Reyhan dengan kesal
"Apa otakmu berpindah tempat?" tanya Rayan dengan tatapan mengejek.
"Oh ya ampun kayanya dia keracunan ulat keket sampai seperti itu.... " ucap Nara.
"Iya... kasihannya mungkin ulat keket makanannya kecubung sampai minuman dingin ini otaknya geser" ucap Nayla.
Demi neptunus kedua pasangan itu kini ingin membenturkan kepalanya karena melihat tingkah Rio yang seperti manusia setengah ons.
"Fix... teh dingin ini keracunan ulat keket sampai otaknya rusak" ucap Nara.
*
*
*
Akhirnya resepsi pernikahan pun selesai di gelar, mereka kini menginap di hotel karena merasa lelah jika harus pulang ke rumah.
Rayan sangat bahagia karena sekarang ia merasa hidupnya sangat sempurna. Mempunyai istri yang cantik namun agak gila namun mampu membuat hatinya sangat bahagia .Apalagi kini di rahimnya sudah tumbuh buah cinta mereka berdua.
__ADS_1
"Kak Ray.... tolong aku pakaian ini berat sekali aku mau mandi" ucap Nara, Rayan pun menghampiri Nara dan membantu melepaskan pakaian pengantin yang berat itu.
Melihat punggung mulus istrinya membuat sesuatu terbangun di tubuh Rayan. Rayan pun kemudian memeluk Nara dan memberika ciuman di bagian tubuhnya yang terbuka.
"Kak Ray..... " rengek Nara.
"Kau cantik sekali sayang.... " ucap Reyhan dan membalikan tubuh Nara hingga kini mereka berdua berhadapan.
"Kak Ray aku mau mandi dulu...." Ucap Nara
"Nanti saja mandinya.... "ucap Rayan yang masih betah menciumi Nara. Hingga Nara menggelinjang karena kini tangan Rayan sudah bermain di area kesukaannya. Ia memainkannya dengan tangan dan mulutnya secara bergantian.
Nara pasrah dengan apa yang di lakukan oleh Rayan. Hingga mereka melakukan penyatuannya sampai mereka puas malam ini. Karena malam ini terass seperti malam pertama bagi Rayan dan Nara.
*
*
*
Reyhan memeluk Nayla dari belakang dan mencium Nayla. "Akhirnya kau menjadi miliku Nay... " ucap Reyhan dengan nafas memburu sepertinya kudanil ini sudah tidak sabar untuk belah semangka.
"Aku bahagia Kak Rey menjadi suamiku... " ucap Nayla
*
*
*
Belah semangkanya nanti di part selanjutnya ya, sekarang kasih mimim vote dulu biar semangat up nya 😚😚😚💃💃💃
__ADS_1