TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI

TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI
Bab 65


__ADS_3

Keysa pergi dari kantor Rayan dengan hati yang hancur. Dia benar-benar tidak terima sudah di kalahkan oleh gadis yang levelnya sangat jauh darinya menurut Keysa. Bagaimana cinta Rayan dengan begitu mudahnya hilang, hanya karena ia bersama Rio, hanya.... menurut Keysa yang tidak pernah menyadari kesalahannya dan selalu menganggap semua pria akan bertekuk lutut karena kecantikannya. Dan akan terus mengejar cintanya seperti Rio yang bodoh.


Dan juga ada hal yang membuatnya semakin marah adalah ternyata apa yang di ucapkan keluarga Nara itu adalah kebohongan. Kebohongan yang sangat besar yang mengatakan jika Rayan itu depresi karenanya. Yang pada kenyataannya Rayan baik-baik saja. Tetap terlihat hebat dan berkharisma.


Mengingat Rayan emosi Keysa semakin meledak-meledak saja. Keysa tidak terima ia di usir oleh Rayan. Ia langsung masuk ke dalam mobilnya dan mulai mengatur nafasnya karena emosinya yang hampir tidak terkontrol.


"Semua ini gara-gara gadis itu, gara-gara dia Rayan meninggalkanku. Kau harus membayar semua ini, aku akan membalasmu Nara lihat saja" ucap Keysa dengan sangat geram dan mencengkeram setir mobilnya.


*


*


*


Di restoran


"Hey nona apa maksudmu mengatakan jika aku ini teh celup? aku sudah biasa jika mendengar kau mengatakan jika aku ini minuman teh dingin tapi ini teh celup. Ahh aku tidak terima...." ucap Rio merasa agak kesal kepada istri mantan sahabatnya ini.


Pengawal yang sedang menjaga Nara pun langsung menghampiri Rio dan meminta Rio untuk menjauhi Nara. Atas perintah dari Rayan langsung, karena barusan pengawal itu memberitahukan jika ada Rio yang tiba-tiba menghampiri mereka berdua.


"Maaf tuan, sebaiknya anda menjauh dari nona kami" ucap pengawal itu, Rio hanya berdecak sebal mendengarnya karena ia sama sekali tidak ada niat buruk. Rio hanya ingin ada teman makan saja, karena ia sedang bertengkar dengan Keysa lebih tepatnya Keysa sedang marah padanya karena Rio tidak mau mengantarnya untuk menemui Rayan.

__ADS_1


Bukannya Rio tidak mau tapi pekerjaan Rio memang sedang banyak, namun Keysa tidak pernah mau mengerti dan akhirnya memarahi Rio yang katanya tidak pernah mengerti dirinya. Sungguh aneh bukan pemikiran Keysa ini, selalu ingin di mengerti tapi tidak pernah mau mengerti.


"Aku hanya ingin makan saja dengan mereka, apa itu salah?" tanya Rio pada pengawal Nara. Nara dan Nayla hanya menjadi pendengar dan penonton saja melihat Rio dan pengawal itu. Mereka berdua belum mau pergi karena makanan mereka berdua belum habis, sangat sayang jika makanan itu terbuang sia-sia bagi mereka yang tahu artinya susah mencari makan, makanan itu sangat berharga.


"Saya mendapat perintah langsung dari tuan muda Rayan tuan, agar anda menjauhi nona muda dan temannya" ucap pengawal itu masih dengan nada sopan.


"Dasar posesif, aku hanya ingin makan saja bukan mau menggodanya" ucap Rio sambil memandang Nara dan Nayla secara bergantian namun yang di pandang malah asik makan tanpa mempedulikan keberadaannya di sana.


Ponsel Rio pun berdering ada panggilan dari Keysa, Rio pun langsung mengangkatnya. Nayla mendengar jika Rio memberitahukan keberadaannya sekarang.


"Tuan, anda ingin menjauh sendiri atau kami seret " ucap pengawal itu pada Rio. Dengan kesal Rio pun bangkit dari duduknya dan mencari tempat duduk lain, dari pada ia di buat dadar guling oleh pengawal Rayan yang tidak akan segan-segan memukulnya dan melukai wajah tampannya. Pengawal tadi pun langsung menundukan kepalanya dan kemudian menjaga jarak lagi dengan Nayla setelah memastikan


"Oh astaga teh celup itu takut pada Rayan... "ucap Nayla


Saat Nara dan Nayla selesai dengan makan siangnya Keysa pun tiba di sana, dan tentu saja mereka berdua berpapasan.


Pandangan Keysa langsung menatap tajam pada Nara, seolah semua kebencian berkumpul di sana. Dan bagaimana tanggapan Nara pada pandangan Keysa. Anak ayam itu sama sekali tidak peduli. Dengan tingkahnya yang menyebalkan ia langsung bersembunyi di belakang Nayla membuat si kuda poni yang tidak tahu apa-apa pun langsung mengernyit heran, ada apa dengan sahabatnya yang kurang waras ini jika bicara.


"Nara kau kenapa, kenapa malah sembunyi ?"tanya Nayla pada Nara.


"Tidak apa-apa Nay, aku hanya takut padanya kau juga jangan dekat-dekat dengannya " bisik Nara yang masih terdengar jelas oleh Keysa, Keysa yang mendengarnya pun hanya menarik nafas kasar dan menggelengkan kepalanya.Ingin sekali Keysa mencakar-cakar wajah Nara yang sangat ia benci itu, namun itu tidak mungkin ia lakukan karena dua pengawal Rayan sudah siap siaga menjaga anak ayam ini.

__ADS_1


"Takut, takut kenapa? apa dia jamu temannya teh celup itu?" tanya Nayla yang melihat Rio menghampiri mereka


"Jamu....? "


"Iya janda muda.... " ucap si kuda poni tanpa beban


"Apa....!!! " Keysa kesal bukan main di katakan janda muda oleh Nayla


"Bukan dia bukan janda...." Nara meralat ucapan temannya yang minim akhlak ini jika bicara selalu saja asal bunyi.


"Lalu kenapa kau takut padanya ?"tanya si kuda poni heran


"Iya aku memang takut padanya, takut gatal dia itu kan ulat keket hama yang mengganggu ketentraman aku dan Rayanku yang tampan" ucap Nara.


"Kau.....!!! "


*


*


*

__ADS_1


Like yang kenceng ya, biar up nya juga kenceng 😚💃


__ADS_2