
Setelah melangsungkan pernikahan tadinya Rio ingin mengajak Naura bulan madu, tapi karena ada banyak pekerjaan yang tidak bisa di tinggalkan akhirnya Rio menunda acara bulan madunya.
"Sayang maaf hari ini aku harus pergi ke kantor, kau tidak apa-apa kan jika aku bekerja" ucap Rio pada Naura.
"Tidak apa-apa Kak, kau bekerja saja biar aku di rumah saja" jawab Naura, padahal hatinya bersorak senang suaminya pergi ke kantor karena jika tidak, acara main kuda-kudaan akan terus berjalan.
"Oh ya ampun kau memang istri yang sangat pengertian " ucap Rio, sebenarnya Rio itu baik dan juga selalu berprasangka baik terhadap siapa pun meskipun terkadang karena kebaikannya ia jadi terlihat bodoh. Namun masa lalunya bersama Keysa membuat hati Naura menjadi tersentuh oleh cintanya. Hingga Naura ingin memberikan segenap hati dan jiwa dan pada suaminya yang kurang waras ini.
Rio pria baik yang akan mencintai pasangannya sepenuh hatinya, tapi saat bersama Keysa cinta itu hanya terlihat seperti mainan yang menyenangkan. Maka dari itu Naura ingin memberikan cinta dan perhatiannya pada Rio.
"Kak Rio, ayo kemari aku bantu pasangkan dasimu" ucap Naura, perhatian kecil dari Naura sunguh terasa seperti cinta sebesar lautan yang di rasakan oleh Rio, hingga ia merasa sangat terharu dengan apa yang di lakukan oleh Naura.
"Kau sangat baik dan juga cantik, aku jadi semakin mencintaimu saja" ucap Rio.
"Aku juga mencintai Kak Rio...." jawab Naura.
"Aaahhh.....aku jadi tidak mau bekerja dan ingin memelukmu seharian" ucap Rio.
"Gaswat.... bisa-bisa aku tidak bisa berjalan nanti" gumam Naura dalam hati, bukannya tidak mau melayani Rio. Tapi setidaknya Naura ingin beristirahat dan juga meredakan rasa perih di bagian intinya. Karena ternyata burung gagak milik suaminya itu, membuat Naura kewalahan.
"Bukankah masih banyak pekerjaan penting, jika sudah selesai Kak Rio langsung pulang dan temani aku" ucap Naura.
"Oh ya ampun kau memang benar-benar sangat pengertian sayang, aku terharu" ucap Rio. Rio berpikir Naura memang tidak seperti Keysa yang tidak peduli jika Rio banyak pekerjaan yang terpenting kemauannya di turuti, memang sangat menyebalkan.
"Kalau kau bosan kau bisa pergi belanja, belilah apa saja yang kau mau asal kau jangan melihat pria lain cukup aku saja pria tampan yang ada dalam hati dan pikiranmu" ucap Rio.
"Baiklah, tapi sepertinya hari ini aku mau istirahat saja Kak... "
"Baiklah terserah kau saja, jika kau mau istirahat dan mengumpulkan tenaga untuk nanti malam. Aku jadi tidak sabar untuk panjat memanjat" ucap Rio dengan tatapan mesum.
"Isshhh.... sudah sana pergi kerja jangan dulu memikirkan hal yang macam-macam dasar teh celup" ucap Naura.
__ADS_1
"Tapi kau suka kan sayangku....." goda Rio.
"Iya aku suka.... " sebaiknya mengatakan hal yang ingin di dengar oleh Rio saja pikir Naura dari pada terus berdebat dengan suaminya yang aneh.
"Sudah kuduga, burung gagak milikku memang keren kau tidak akan sanggup melawan pesonanya" ucap Rio.
"Issshhhh..... sepertinya aku salah bicara" gumam Naura.
*
*
*
Setelah Rio berangkat ke kantor Naura hanya tinggal sendirian di apartement. Rio memang sudah membeli rumah untuk mereka. Tapi semuanya belum beres masih menunggu beberapa hari lagi sampai semua barang untuk di rumah baru mereka selesai di tata dan di rapika.
Naura memilih menghabiskan waktunya bermain ponsel sambil tiduran karena selain istirahat karena memang tidak ada pekerjaan yang harus ia lakukan, semuanya sudah beres.
Ting
Ting
Terdengar suara bel berbunyi, Naura pun bangun dan berjalan keluar kamarnya untuk membuka
pintu. Saat membuka pintu Naura terkejut saat melihat tamu yang datang, tak lain dan tak bukan ia adalah Keysa. Wanita menyebalkan yang ingin merebut Rio darinya.
Keysa melihat Naura dengan tatapan penuh kebencian sedang kan Naura menatapnya dengan senyum mengembang seolah senang dengan kedatangan Keysa.
"Gadis tidak tahu malu.... enyahlah dari sisi Rio" ucap Keysa sambil masuk ke dalam tanpa menunggu ijin dari Naura dan langsung duduk di sofa seolah ingin menunjukkan bahwa ialah penghuni pertama di situ.
"Apa kau sedang membicarakan dirimu sendiri?" tanya Naura.
__ADS_1
"Apa maksudmu.... ?" tanya Nayla.
"Oh ya ampun ternyata gadis cantik ini bodoh rupanya...."
"Jaga bicaramu....!!! "
"Uuhhh takutnya.....ternyata selain bodoh kau juga pemarah ya, pantas saja Kak Rio tidak betah denganmu" ucap Naura sambil memegang kedua pipinya seolah-olah ia ketakutan oleh Keysa.
"Jangan bicara sembarangan atau kau akan merasakan akibatnya....!!!" ancam Keysa.
"Coba saja kalau kau berani, aku akan mengadukannya pada Kak Rio, Kak Rio kan sangat mencintaiku" Ucap Naura.
"Dia hanya memanfaatkanmu saja..... "
"Oh benarkah.... kenapa dari tadi kau senang sekali membicarakan dirimu sendiri sihh. Sudahlah aku tidak tertarik mendengar ocehanmu. Aku mau tidur saja untuk beristirahat dan mengumpulkan tenaga untuk nanti malam aku mau ehem-eheemmm...... bersama Kak Rio, jadi pulang sana, kau hanya menganggu saja.... " ucap Naura sengaja membuat Keysa terbakar hatinya.
"Kau..... !!!"
"Pergi atau aku akan menendangmu.....!!!
"Oh astaga..... " Keysa pun langsung pergi karena trauma dengan tendangan anak ayam. Padahal Naura hanya menggertak saja.
"Payah.... "
*
*
*
Terus dukung novel ini sampai akhir ya 😚😚😚
__ADS_1
besok jangan lupa vote ya 💃💃