TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI

TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI
Bab 124


__ADS_3

Amara melihat kedekatan antara Keysa dengan Alan membuat hatinya sangat panas karena terbakar rasa cemburu. Amara melihat jika Alan sangat menyukai kedekatannya dengan Keysaa istri barunya


" Apa yang kalian lakukan di hadapan ku? " ucap amarah dengan nada kesal


"Aku sedang memeluk suamiku, apa kau tidak bisa melihatnya, apa matamu buta atau penglihatanmu terganggu? " jawab Keysa dengan sengaja memanas-manasi Amara. Setelah itu dengan sengaja Kesya mencium bibir Alan sekilas di hadapan Amara hingga membuat kemarahan amarah semakin meledak-ledak saja.


Namun Amara masih mencoba mengontrol emosinya agar tidak terlihat kasar oleh Alan. Amara ingin merebut hati Alan kembali, untuk itu ia mencoba menahan dirinya untuk tidak menyerang Keysa. Walaupun kini hatinya diliputi dengan rasa amarah dan cemburu kepada Keysa.


Sedangkan Alan Jangan tanyakan perasaannya saat ini. Karena sekarang hatinya seperti pop corn yang sedang meletup-letup karena merasa senang dicium oleh istri galaknya


. Wajahnya pun bersamu merah seperti kepiting rebus yang siap untuk dimakan membuat Keysa yang melihatnya memutar bola malas . Karena di balik sikapnya yang dingin ternyata Alan mempunyai sikap yang pemalu, sungguh menggelikan pria tinggi dan tampan ini menurut Keysa.


"Aku tahu kau sedang memeluk suamimu tapi setidaknya lihatlah ada aku disini, dan cobalah untuk menahan diri agar kau tidak terlalu berdekatan dengan Alan " ucap Amara dengan kesal.


"Memangnya kenapa jika istriku menciumku Amara. Dia bebas melakukan apapun padaku karena aku suaminya sekarang" ucap Alan.


Mendengar jawaban Alan semakin terbakar saja hati Amara bisa-bisanya Alan mengucapkan hal seperti itu di hadapannya padahal dulu Alan sangat baik dan lembut terhadapnya dan juga tidak pernah berkata kasar padanya Tapi kini dihadapan Keysa Alan malah dengan sengaja menyinggung perasaannya.


Keysa merasa senang dan juga merasa menang mendapat dukungan dari Alan untuk membuat Amara marah. Keisha pun langsung berbisik pada Alan "Nanti aku akan menciummu sebagai bonusnya ternyata kaunsuami yang pintar" bisik Keysa


"Terima kasih pujiannya tapi aku ingin lebih dari sekedar ciuman denganmu....m sayang" goda Alan


"Alan aku datang ke sini sengaja ingin bicara denganmu apa bisa? tanya Amara.

__ADS_1


"Tentu saja silakan" jawab Alan sambil duduk dan merangkul Keysa dengan mesra, Amara sudah tidak tahan lagi melihat kemesraan mereka tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa selain menahan diri untuk tidak marah di hadapan Alan.


"Alan bisakah kita bicara berdua saja, karena aku hanya ingin bicara berdua denganmu, ini tentang Agam" ucap Keysa.


Keysa tahu jika itu hanya akal-akalan Amara saja untuk bisa berduaan dengan Alan untuk itu ia tidak akan membiarkan Amara bicara berdua dengan Alan. Dan Keysa malah dengan sengaja merangkul tangan Alan dan menyandarkan kepalanya di bahu lebar milik Alan.


"Bicaralah di hadapanku karena Agam sekarang juga adalah putraku, jadi aku berhak tahu apa yang akan kau bicarakan tentang nya" ucap Keysa tidak mau kalah.


"Aku ibu kandungnya, kau hanya ibu sambung saja. Jadi kau tidak berhak ikut campur tentang urusan aku dan juga Agam beserta ayahnya karena aku dan Alan adalah orang tua kandungnya bukan kau" ucap Amara penuh penekanan.


"Bicara saja Amara di sini, karena Keysa sekarang adalah istriku, dia berhak tahu semuanya tentang aku dan juga Agam karena dialah yang akan merawat Kami sekarang bukan kau meskipun kau adalah ibu kandungnya . Bukankah selama ini kau selalu lalai terhadapnya Lalu kenapa sekarang kau mendadak seolah-olah peduli padanya" ucap Alan panjang lebar.


"Alan..... " lirih Amara


"Apa tidak ada kesempatan untukku...."tanya Amara.


"Tidak.... pergilah.... " ucap Alan, dengan terpaksa dan juga dengan perasaan campur aduk antara marah, kesal dan malu Amara pergi meninggalkan rumah Alan.


Setelah Amara pergi, Keysa melepaskan rangkulanya pada tangan Alan. Alan pun melihatnya dengan tatapan protes.


"Hey.... kenapa malah di lepas "protesnya.


"Wanita gatal itu sudah pergi, makanya aku lepaskan...." ucap Keysa.

__ADS_1


"Baiklah, jadi mana hadiahku" ucap Alan, Keysa pun langsung mengecup bibir Alan sekilas.


"Hanya itu....? "Alan mengangkat Alisnya.


"Memangnya mau bagaimana lagi....?"


"Oh...astaga. Maaf Key sepertinya aku tidak bisa menahannya untuk satu minggu ke depan" ucap Alan


"Maksudmu..... ?" tanpa basa-basi Alan langsung menggendong Keysa ala bridal style. Hingga Keysa memekik terkejut.


"Hey kau mau apa....!!!"


"Aku mau meminta hadiahku lebih awal sayang.... mumpung Agam masih sekolah....." Alan mengerlingkan mata nakal pada Keysa


"Dasar duda mesum......"


*


*


*


Aiihh Om duda mau ehem-ehem sama Key-Key mumpung gak ada Agam.... Isshhh Om duda nackal ya ternyata 😑

__ADS_1


Like sama komennya dong 😚😚


__ADS_2