
Setelah acara ehem-ehem di siang hari di lakukan sampai beberapa ronde, mereka berdua tertidur karena kelelahan hingga waktu makan siang pun terlewati begitu saja.
Keysa bangun duluan tubuhnya terasa remuk akibat olahraga siang hari tadi bersama dengan Dadynya Agam. Keysa mencoba bangun dari tempat tidurnya namun gerakan pelannya ternyata membangunkan Alan dari tidur nyenyaknya.
" Kau mau ke mana Key...? " tanya Alan
" Aku mau mandi tubuhku terasa tidak nyaman " jawab Keysa
" Mau aku mandikan, aku tidak keberatan jika kau membutuhkan bantuanku untuk mandi " ucap Alan
" Tidak terima kasih, aku tidak butuh bantuan duda mesum untuk mandi, aku bisa sendiri" jawab Keysa sambil beringsud menggunakan selimut
"Aku sudah lelah " ucap Key lagi
" Hey...... istri galak bukankah kau tadi yang memintanya kembali " goda Alan
"Aku hanya memintanya sekali, tapi kau malah melakukannya berkali-kali, tubuhku rasanya hancur akibat dan remuk akibat perbuatanmu, duda gatal" ketus Keysa yang menutupi rasa malunya karena tadi ia terlalu agresif.
"Oh ya ampun ternyata ulat galak ini malu-malu miawww.. Padahal dia sendiri menikmatinya" goda Alan lagi.
"Sudahlah jangan cerewet atau kau akan libur selama satu minggu, agar gagang sapu milikmu itu tidak menyelam kembali. Biarkan saja ia kekeringan bahkan mungkin menyusut karena tidak tenggelam di tempat yang seharusnya" ucap Keysa
"Tidak masalah, aku akan memaksamu jika kau tidak mau aku suka memaksa perempuan galak sepertimu membuatku gemas saja" Alan malah tertawa melihat Keysa marah, ternyata menggoda istrinya yang galak menjadi sesuatu yang menyenangkan bagi Alan.
"Dasar menyebalkan....." lalu Keysa pun pergi meninggalkan Alan sendiri di sana yang sedang menertawakannya.
*
__ADS_1
*
*
Kini Alan dan Kesya sudah selesai mandi,mereka ingin pergi ke ruang bawah untuk makan siang yang sudah terlewati itu . Perut mereka kini merasa kelaparan karena kehabisan tenaga setelah melakukan acara bercocok tanam siang tadi.
Alan berjalan keluar dari kamar namun saat ia membuka pintunya ia tidak sengaja berpapasan dengan Agam yang baru pulang dari sekolah. Agam merasa heran saat melihat Dadynya berada di rumah di jam kerja.
Karena biasanya Dadynya pulang saat sore atau sudah malam bahkan Agam tidak bertemu dengannya karena ia sudah tidur jika Alan pulang, makanya Alan selalu menyempatkan diri pergi ke sekolah Agam saat jam istirahat, hanya untuk memberikan bekal makanan untuk puteranya itu.
Agam pun bertanya kepada Dedynya karena merasa penasaran berada di rumah siang ini. Apakah Dadynya sakit dan tidak bekerja hari ini.
"Dad.... kenapa sudah pulang kerja? apa Dady sakit " tanya Agam.
"I-itu, iya Dady merasa tidak enak badan. Badan Dady tiba-tiba meriang makanya Dady pulang" jawab Alan merasa gugup. Karena bingung memberi alasan mendadak pada putranya yang tiba-tiba ada di depannya. Tidak mungkin Alan bilang pada Agam, jika sedari tadi ia mencetak adik untuknya.
Mendengar jawaban sang Dady Agam mengernyitkan keningnya merasa heran. "Benarkah Dady meriang? "tanya Agam, yang di tanya malah mengangguk-angguk saja berharap pertanyaan bocah bongsor ini tidak berlanjut.
"Astaga..... memangnya aku harus bilang padamu jika barusan Dadymu ini melakukan apa, bahkan kau belum cukup umur untuk mendengarnya" gumam Alan.
"Kenapa kau melamun di situ....?" tanya Keysa, Alan menengok ke belakang dan melihat penampilan Keysa sudah terlihat segar dan sangat cantik.
"Aku bukan sedang melamun, tapi aku sedang membayangkan kejadian tadi saat bersamamu " jawab Alan sambil menarik pinggang ramping Keysa dan hendak memberi kecupan di bibir pinknya yang menggoda.
"Eehheeemmmmmm...... " dengan sengaja Agam berdehem keras agar terdengar oleh pasangan pengantin baru ini. Hingga Alan dan Keysa terlonjak kaget.
"Oh ya ampun Agam..... kau membuat Dady kaget" ucap Alan.
__ADS_1
Sedangkan Keysa memalingkan wajahnya karena malu terciduk oleh anak sambungnya.
"Jangan seperti itu lagi.... Astaga " Agam geleng-geleng kepala melihat kelakuan Dadynya yang menyebalkan itu.
Huufft.....
Keysa tersenyum melihat eksoresi Alan barusan, untuk pertama kalinya Alan melihat Keysa tersenyum dan terlihat sangat cantik.
"Kucing galak ternyata bisa senyum juga.... "goda Alan. Senyum pun langsung sirna di bibir Keysa.
"Hey... lanjutkan senyumu aku mau melihatnya lagi" ucap Alan.
"Tidak mau.... "jawab Keysa sambil berlalu menahan senyumnya.
"Ayolah sedikit saja.... "
"Tidak.... "
"Sudah galak pelit pula.... " gumam Alan
"Kau mau puasa suamiku..... "ucap Keysa sambil berbalik pada Alan.
"Oh tentu tidak sayang, baru saja gagang sapuku basah ia tidak boleh kekeringan lagi"
*
*
__ADS_1
*
Jangan lupa besok hari senin votenya sumbangin 😙😙😙