TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI

TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI
Bab 134


__ADS_3

Siang ini selepas Agam pulang sekolah, Keysa pergi ke Rumah Sakit di temani oleh Alan. Kedua pria itu memang tidak bisa jauh dari Keysa, dan selalu ada di samping Keysa.


Keysa sudah mempersiapkan hadiah untuk bayinya Rayan dan juga Nara. Perasaan Keysa sangat bahagia saat ini, ia tidak pernah merasa hidupnya selengkap ini. Untuk itu selain Agam dan Alan yang selalu menjaganya, Keysa pun akan menjaga Alan dan Agam agar tidak di rebut oleh wanita lain, khususnya Amara.


Ngomong -ngomong tentang Amara, kemana wanita itu. Apa ulat bulu itu sedang merencanakan sesuatu untuk merebut Alan dan Agam darinya. Oh tidak, Keysa harus membuat tameng yang kuat untuk melindungi anak dan suaminya. Kalau bisa Alan dan Agam akan Keysa kunci agar tidak bisa di jangkau oleh ulat bulu itu.


*


*


*


Saat di Rumah Sakit kebetulan Keysa berpapasan dengan Rio dan Keysa yang tadi setelah menjenguk bayi Rayan dan Nara mereka berdua pergi cek kandungan.


Seketika wajah teh pucuk itu langsung waspada, melihat mantan ulat keketnya. Rio takut jika ulat bulu yang katanya sudah berubah menjadi ulat sutera itu menggodanya kembali. Bukan apa-apa hanya karena Rio merasa sebagai pucuk tampan dan mempesona, ia pasti banyak di kerubungi ulat bulu.


Meskipun katanya Keysa kini menjadi ulat sutera tapi tetap saja, sebagai pucuk tampan ia harus menjaga kelestarian hubungannya dengan sang istri kan....


Karena bahkan ulat sutera pun menyukai pucuk sebagai mangsanya. Jika ada orang yang tahu dengan pemikiran pucuk gila ini, sudah pasti orang yang mendengarnya akan membuang Rio ke kandang makhluk setengah jadi sebagai santapan utama.

__ADS_1


"Oh ya ampun....." ucap Rio, Naura yang melihat Keysa tersenyum karena di mata Naura Keysa sudah berubah dan bahagia dengan hidupnya sekarang. Terlihat sekali di matanya yang indah itu, jika kebahagiaan terpancar di sana.


"Hai.... apa kabar? "tanya Keysa yang berjalan di tengah di apit oleh dua pria tampan.


"Kabarku sangat baik Key, aku sangat bahagia dengan istriku dan aku harap kau tidak tergoda lagi olehku. Ya.... meskipun aku tahu jika pesonaku ini sangat sulit untuk di tolak" ucap Rio, Naura langsung menepuk keningnya. Kenapa setiap suaminya bicara selalu saja kata-kata ajaib yang keluar dari mulutnya yang menyebalkan itu. Ingin sekali Naura bersembunyi di lubang tikus namun itu tidak mungkin muat untuk menyembunyikan tubuhnya. Atau mungkin lain kali Naura akan berguru pada Naruto saja agar ia bisa menghilang jika penyakit suaminya kambuh.


"Kau ini bicara apa, aku pikir kau sudah waras Rio. Namun ternyata penyakitmu itu sudah akut ya. Sepertinya sulit untuk di sembuhkan" ucap Keysa geleng-geleng kepala.


"Sayang, siapa orang aneh ini? "bisik Alan


"Temanku.... " jawab Keysa


"Bertemanlah dengan orang normal Mom... "ucap Agam. Ucapan Agam terdengar jelas oleh Rio, dan tentu saja pucuk gila ini tidak terima di kalau ia di kata-katai oleh bocah di depannya.


'Hey.... bocah bongsor berapa tahun kau tidak naik kelas. Astaga.... kau sudah sangat tinggi dan masih sekolah di menengah pertama " ucap Rio


"Bibitnya premium, makanya hasilnya juga premium. Anakku lahir dari bibit unggulan, bukan bibit biasa. Bahkan kepintarannya pun di atas rata-rata" jawab Alan tidak terima putera kesayangannya di ejek makhluk setengah waras di depannya.


"Woahh.... pantas saja jika bocah ini sangat bongsor. Ternyata dia itu bibit unggul.... aku tahu rasanya sepertimu nak, terlihat mencolok di antara teman-temanmu. Kau pasti merasa jadi bintang kan ?"tanya Rio, yang memang ia juga dulu sama seperti Agam. Di usianya yang masih remaja tinggi badannya melebihi remaja lainnya. Dan saat itu Rio merasa menjadi pria yang paling tampan dan keren di Sekolahnya.

__ADS_1


"Tidak juga.... "jawab Agam cuek dan mengangkat bahunya


"Ahh.... kau tidak asik" ucap Rio


"Dan kau tidak waras.... " jawab Agam, ketiga orang di sana sudah tidak bisa lagi menahan tawanya saat melihat ekspresi Rio yang perasaannya tertohok oleh remaja di depannya.


"Astaga.... semua orang selalu salah paham padaku sayang " ucap Rio dengan wajah memelas pada Naura. Naura menggandeng tangan Rio dan menyandarkan kepalanya.


"Tidak apa-apa kak, di mataku kau pria yang sangat baik dan penyayang. Dan aku sangat mencintaimu" ucap Naura


"Oh ya ampun, sayang kita kembali ke dalam untuk periksa, karena aku merasa jantungku tidak baik-baik saja setelah mendengar ucapan cintamu yang indah itu" ucap Rio sambil memegang dadanya.


"Dasar teh celup...."


*


*


*

__ADS_1


Mimin harap kalian selalu suka sama cerita Mimin ya 😊😊 minta dukungannya ya


__ADS_2