TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI

TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI
Bab 51


__ADS_3

Langkah Reyhan terlihat gontai dan tidak bersemangat, banyak sekali yang ia pikirkan. Tidak sebenarnya hanya satu yang ia pikirkan yaitu tentang hatinya yang terasa kacau. Namun gara-gara satu masalah hatinya membuat semuanya menjadi kacau. Pekerjaannya dan semuanya.


Ia belum bisa menghapus anak ayam dari hatinya, namun ia juga tidak mau menyakiti sepupunya. Tapi hatinya juga kini sangat terluka, Reyhan juga ingin bahagia tidak salah kan. Astaga tentu saja itu sangat salah, yang Reyhan sukai adalah istri dari sepupunya, Rayan.


"Aarggghh.... "teriak Reyhan sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Rey.... "panggil Rayan yang merasa aneh sepupunya berteriak seperti itu.


"Kenapa? "tanya Reyhan sambil melengos pergi ke kamarnya dan merebahkan diri di sana tanpa mempedulikan Rayan yang ingin tahu lebih banyak tentang Reyhan yang terlihat frustasi.


"Kau yang kenapa? "tanya Rayan sambil mengikuti Reyhan di belakangnya.


"Aku sedang ada masalah, pergi sana "ucap Reyhan yang menutup wajahnya dengan bantal sambil tiduran di kasurnya. Namun Rayan sama sekali tidak mau beranjak dari sana dan terus berdiri mematung melihat Reyhan. Rayan berpikir sebagai sepupu yang baik dia harus membantu Reyhan. Apalagi selama ini Reyhan selalu menjaganya di saat kondisi Rayan ada di posisi paling buruk dalam hidupnya.


Rayan pun duduk di samping Reyhan dan pandangannya menatap ke arah Reyhan yang terdengar sedang menghembuskan nafas kasar


"Ceritakan padaku, apa yang terjadi ?" tanya Rayan


"Tidak mau, pergi sana dan jangan menggangguku. Aku sedang kesal, dan aku sedang ingin mengunyah orang sekarang " jawab Reyhan yang memang saat ini ia sedang ingin sendiri dan tidak mau di ganggu. Masalah hidupnya terlalu rumit untuk diceritakan.


"Ahhh, aku merasa tersinggung kenapa kau tidak mau berbagi denganku padahal aku mau mendengar keluh kesahmu. Bukankah selama ini kau yang selalu membantuku, kini giliranku yang akan membantumu Rey... " ucap Rayan tulus. Dia tidak tahu saja jika sepupunya ini sedang patah hati, patah hati karena si tweety yang berstatus istrinya. Jika ia tahu yang sebenarnya apa Rayan masih mau membantunya.


Jawabannya tentu saja tidak....yang ada malah burung pipit kesayangannya akan di goreng dan di jadikan menu makan malam oleh Rayan.


"Benar kau mau tahu... " ucap Rayan sambil memandang sepupunya yang kini menyingkirkan bantal dari wajahnya.


"Tentu...dan aku akan membantumu jika aku bisa" jawab Rayan mantap. Reyhan malah tertawa mendengarnya, "membantu katanya yang ada aku akan di rebus hidup-hidup olehmu" gumam Reyhan dalam hati


"Baiklah, aku akan bercerita padamu "ucap Reyhan, posisinya kini ia ubah menjadi duduk sila berhadapan dengan Rayan.


"Ayo cepat katakan, aku tidak sabar mendengar curahan isi hatimu " ucap Rayan sambil tertawa

__ADS_1


"Tertawalah.... tertawalah sekarang sebelum tandukmu itu keluar dari sarangnya" gumam Reyhan dalam hati.


"Ayo cepat, aku sudah tidak sabar " ucap Rayan.


"Emmm... baiklah, sebenarnya aku.... aku patah hati Rayan"ucap Reyhan lesu dan menunduk


"Apa... patah hati. Oh astaga seorang Reyhan yang tampan dan mempesona kini sedang patah hati ?" tanya Rayan dengan nada mengejek


"Jangan meledeku, itu sangat menyakitkan " Reyhan memalingkan wajahnya.


"Iya aku tahu....maaf " ucap Rayan sambil tertawa


"Kau sudah tahu sekarang, sana pergilah " usir Rayan


"Hey, kau belum memberitahuku siapa yang sudah membuatmu patah hati " ucap Rayan.


"Jangan kepo dan sebaiknya kau tidak usah tahu... "ucap Reyhan.


"Kalau kau tahu aku bisa mati... " gumam Reyhan dalam hati


"Baiklah, tapi kau harus berjanji untuk melindungi nyawaku" ucap Reyhan


"Baiklah aku berjanji, aku sendiri yang akan melindungimu" ucap Rayan. Membuat Reyhan menahan tawanya.


"Baiklah siapkan mentalmu untuk mendengarnya, aku tidak mau kau nanti shock... " ucap Reyhan.


"Cerewet...."


"Dia adalah.....adalah Tweety.... "ucap Reyham sambil menebar senyum kaku yang terlihat sangat menyebalkan.


"Tweety....?" tanya Rayan, sepertinya otak setengah ons milik Rayan belum konek mendengar nama tweety.

__ADS_1


"Iya, tweety si anak ayam gila.... " ucap Reyhan lagi sambil mengusap tengkuknya karena atsmosfer kamarnya sudah mulai berbeda sekarang. Kabel yang tadi putus di otak Rayan kini mulai tersambung dan setengah ons telah kembali menjadi setengah kilo. "Siap-siaplah Reyhan.... "gumam Reyhan dalam hati, posisi duduk Reyhan pun mulai beringsud menjauhi Rayan.


Tatapan Rayan mulai berubah, kini makhluk setengah ons itu mulai berubah menjadi makhluk hijau bercelana pendek yang akan mengamuk.


"Maksudmu istriku....."tanya Rayan penuh penekanan


"I-iya..... "jawab Reyhan gugup


"Dia gadis yang lucu dan anak ayam itu hanya miliku....berani sekali kau menyukainya....!!!" ucap Rayan dan langsung mencekik Reyhan di atas kasur.


"Sudah aku bilang kau tidak usah tahu, Rayan tapi kau memaksa.... " ucap Reyhan sambil ngos-ngosan karena nafasnya terputus-putus karena di cekik oleh Rayan.


"Kenapa harus dia bodoh.... " ucap Rayan kesal, kini posisi Rayan sudah ada di atas tubuh Reyhan.


Nara yang mendengar ada keributan di kamar Reyhan langsung melihatnya dan sangat terkejut dengan apa yang sedang dilakukan Oleh Rayan dan Reyhan.


"Rayan....!!! teriaknya, sambil menghampiri Rayan dan Reyhan.


"Rayan....apa yang kau lakukan....? "ucap Nara


Namun sepertinya Rayan tidak mau mendengarkan ucapan istrinya.


"Oh astaga Rayan, ada aku istrimu yang bisa kau ajak main kuda-kudaan. Kenapa kau malah mengajak Reyhan main pedang-pedangan.....!!!" teriak Nara, yang salah paham melihat posisi Rayan di atas tubuh Reyhan.


"Apa....!!! "


*


*


*

__ADS_1


*


Udah doubel up nihhh kencengin dong dukungannya💃💃💃


__ADS_2