TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI

TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI
Bab 149


__ADS_3

Setelah beberapa lama tidak sadarkan diri akhirnya Rio sadar dan langsung mencari dimana keberadaan istrinya. Setelah bertanya pada dokter akhirnya ia di antar ke ruangan dimana istrinya berada. Ia melihat Naura sedang terbaring dan di sampingnya ada suster yang memeriksanya.


"Naura sayang, kau tidak apa-apa? Maafkan aku tadi aku sempat pingsan karena shock melihatmu sayang. Aku terlalu bahagia melihat anak kita lahir " ucap Rio, Nayla mencebikan bibirnya mendengar ucapan Rio


"Mana ada orang terlalu bahagia pingsan, kau memang teh celup aneh" ucap Naura


"Jangan begitu sayang, aku sangat mencintaimu" Ucap Rio sambil memeluk Naura dan menciuminya


"Oh ya anak kita dimana ?" Tanya Rio


"Anak kita masih di ruangan yang berbeda,kata dokter nanti jika sudah siap maka anak kita akan dibawa ke ruangan ini. Dokter bilang aku harus istirahat dulu dan memulihkan tenagaku baru nanti anak kita akan dibawa satu ruangan dengan aku di sini " ucap Naura


"Oh begitu yah, tapi nanti aku ingin melihat anakku. Apa dia tampan sepertiku ?" tanya Rio pada Naura


" Anak kita sama sekali tidak tampan" ucapnya pada Rio


Rio langsung merasa sedih "Kenapa anakku tidak tampan sepertiku bukankah ada aku adalah pria yang tampan dan kau juga wanita yang cantik seharusnya anakku itu terlihat tampan. Kenapa anakku jadi tidak tampan, jangan-jangan dokter itu sudah menukar anakku dengan anak orang lain karena itu sangat mustahil jika anak tidak mirip denganku" ucap Rio .Suster yang berada di sana merasa ketakutan pasalnya mereka sama sekali tidak menukar anak Rio.

__ADS_1


"Oh ya ampun, dasar Teh celup kapan kau akan waras . Aku belum selesai bicara dan kau sudah memotongnya begitu saja, anak kita itu perempuan tentu saja dia tidak tampan. Tetapi dia sangat cantik kai ini ada-ada saja" Ucap Nayla kesal


"Benarkah anakku sangat cantik ?" tanya Rio dengan mata berbinar


"iya bayiku sangat cantik dan sangat mirip denganku dan juga denganmu nanti kau bisa melihatnya"


"Aku ingin cepat-cepat melihatnya" ucap Rio dengan sangat semangat


"Apa kau mau melihatnya sekarang, aku juga mau ikut " Rengek Naura


"Baiklah kita melihat anak kita sekarang " ajak Rio. Rio pun kemudian mencari kursi roda untuk Naura dan dengan segera pergi untuk melihat bayinya.


Tak lama mereka pun sampai di ruangan bayi Naura dan juga Rio. Mereka berdua sangat takjub melihat bayi mungil yang sedang tertidur lelap itu, bayi itu terlihat sangat cantik. Akhirnya harapan Rio terwujud, impiannya untuk hidup bersama anak dan istrinya tercapai. Ia merasa sangat bahagia dengan kehidupannya sekarang.


Meskipun pada awalnya Rio sangat khawatir dengan Naura yang melahirkan karena ia takut kejadian seperti Nayla menimpa pada Naura , jika itu sampai terjadi mungkin Rio tidak akan sanggup untuk menghadapinya. Bahkan ia tidak akan sekuat Raihan melihat istrinya yang tidak berdaya dan tidak sadarkan diri.


"Namun dia sangat bersyukur karena ternyata kelahiran bayinya bersama Naura lahir dengan lancar dan selamat. Naura sehat bayinya pun juga sangat sehat Rio tak berhenti bersyukur untuk semuanya yang ia dapatkan hari ini

__ADS_1


Setelah mendapat kabar tentang Naura yang melahirkan Reyhan dan juga Rayan berniat mengunjungi Naura di Rumah Sakit. Dan tentu saja bersama dengan Nara dan juga Nayla.


Mereka semua antusias melihat bayi mungil dan cantik itu. Mereka semua tidak menyangka jika teh celup itu akan mempunyai bayi yang sangat cantik. Mereka pikir Jika bayi Rio akan terlahir menjadi laki-laki yang tampan seperti Rio.


Namun nyatanya bayi itu terlahir cantik seperti Naura. Keysa Alan dan Agam pun menjenguk Naura ke rumah sakit. Mereka juga penasaran ingin melihat bayi mungil milik Rio. Agam sebenarnya malas ikut karena tidak ingin bertemu dengan Rio yang menurutnya itu adalah makhluk yang aneh . Apalagi setelah tahu jika Rio adalah mantan kekasih ibu sambungnya Agam semakin takut saja jika nanti Keysa akan kembali menyukai Rio, begitulah pemikiran bocah bongsor itu.


Kini Keysa dan keluarga barunya sudah berada di Rumah Sakit, Keysa menimang bayi mungil itu. Keysa juga sangat menyukai bayi Rio yang sangat lucu dan juga sangat cantik itu.


"Alan lihat bayi ini sangat cantik... "ucap Keysa, Alan langsung mengambil alih bayi mungil itu dari Keysa.


"Kemarikan sayang bayinya, kau tidak boleh menggendongnya Lama-lama" ucap Alan karena kandungan Keysa yang juga semakin besar saja. Keysa pun langsung memberikan bayi itu pada Alan. Agam pun yang merasa penasaran melihat bayi mungil itu dari dekat. Karena ia juga sebenarnya sudah tidak sabar untuk melihat kelahiran adiknya.


"Bayinya sangat cantk dan juga lucu " ucap Agam


"Tentu saja karena itu bibit unggul " ucap Rio dengan bangga. Agam pun mengangguk saat mendengarnya, sepertinya teh celup itu tidak usah di khawatirkan pikirnya karena terlihat sangat mencintai anak dan istrinya. Terbukti jika teh celup itu tidak mau jauh dari Naura dan terus menatapnya dengan penuh cinta.


"Semoga anakmu tidak menuruni sifat aneh darimu....iya kan bayi mungil" ucap Agam dengan mengejek pada Rio namun tersenyum saat melihat bayi Rio.

__ADS_1


"Dasar bocah bongsor menyebalkan, aku sumpahi kau punya jodoh yang absurd.... " ucap Rio


Maaf atas keterlambatan up nya karena kemarin ada saudara aku yang meninggal, jadi aku slow update 🙏🙏🙏


__ADS_2