
8Hari pertama menjadi pengantin membuat Reyhan merasa berbunga-bunga. Senyum manis terus mengembang di bibirnya.
Bagaimana tidak bahagia, hal yang selalu ia bayangkan kini menjadi kenyataan. Mengasah gagang sapu miliknya adalah khayalan Reyhan akhir-akhir ini. Apalagi di asah dengan wanita yang sangat ia cintai. Lengkap sudah kebahagiaannya.
Reyhan baru saja selesai mandi, ia melihat ke arah tempat tidur dan melihat istrinya masih tertidur mungkin karena Nayla sangat kelelahan melayani Reyhan yang terus-terusan menggempurnya.
Reyhan pun menghampiri Nayla dan duduk di sampingnya, di lihatnya wajah cantik yang masih memejamkan matanya. Reyhan membelai lembut pipinya dan mencium sekilas bibir mungilnya.
Nayla mulai menggeliat dan membuka matanya sedikit demi sedikit, matanya menyesuaikan dengan cahaya lampu di kamar itu. Kemudian matanya beradu dengan pandangan suaminya yang sedang melihat ke arahnya sambil tersenyum.
"Kak Rey.... " panggil Nayla dengan suara khas bangun tidurnya.
"Kau sudah bangun? tidurmu nyenyak sekali Nay" ucap Reyhan.
"Itu karena aku merasa sangat lelah dan juga tubuhku sakit semua.... " ucap Nayla.
"Maafkan aku ya, aku terlalu bersemangat padamu" ucap Reyhan.
"Tidak apa-apa aku juga senang" ucap Nayla tersenyum dan mencoba untuk bangun. Melihat istrinya kesusahan Reyhan pun membantu Nayla.
"Aku sudah menyiapkan air untukmu, kau mau mandi sekarang?" tanya Reyhan.
"Iya boleh, aku mau mandi sekarang saja" jawab Nayla.
Reyhan langsung menggendong Nayla ke kamar mandi dan mendudukannya di sana. "Kak Rey padahal kau tidak perlu menggendongku, aku bisa berjalan sendiri" ucap Nayla yang merasa malu dengan perhatian Reyhan.
"Tidak apa-apa sayang, kau pasti sakit karena perbuatanku semalam. Sudah tugasku untuk menjagamu" Jawab Reyhan.
__ADS_1
"Ya ampun Kak Rey, kau memang sangat romantis. Aku jadi semakin mencintaimu saja" ucap Nara
"Jangan menggodaku gadis kecil, aku takut kau tidak bisa berjalan nanti..." ucap Reyhan
"Aiiihhh.... Kak Rey ini"
*
*
*
Di kamar yang satunya Rayan dan Nayla pun baru selesai mandi, semalaman mereka menghabiskan waktu dengan bercinta. Ahhh betapa bahagianya sekarang hidup mereka berdua. Hidup bersama dengan orang yang di cintai dan buah hati mereka kini juga sudah tumbuh di rahim nara membuat hidupnya semakin lebih sempurna.
Mereka berdua memutuskan untuk sarapan bersama, Rayan dan Nara sudah sampai duluan begitu pun tuan Sanjaya dan juga Nyonya Delia. Orang tua dari Nayla sudah pulang duluan mereka tidak mau menginap di hotel karena merasa tidak biasa jadi semalam mereka memutuskan untuk pulang ke rumah mereka saja.
Nayla tidak bisa berjalan dengan cepat karena merasakan sakit luar biasa di bagian intinya. Ia berjalan perlahan dan di gandeng oleh Reyhan. Nara yang melihat sahabatnya seperti kesusahan berjalan pun bertanya pada Reyhan.
"Rey.... apa yang kau lakukan pada Nayla sampai ia berjalan seperti penguin begitu? "tanya Nara pada Reyhan.
"Aku melakukan apa yang selalu suamimu lakukan padamu... "jawab Reyhan.
"Oh astaga.... Kak Ray ternyata kudanil itu sangat ganas aku takut Nayla tidak berjalan nanti karena ulahnya" bisik Nara pada Rayan.
"Aku mendengarmu tweety.... kau berbisik keras sekali sampai semua orang bisa mendengarnya" ucap Reyhan. Semua orang tertawa merasa aneh dengan sikap tweety ini, Rayan mencium pipinya karena gemas dengan tingkah istrinya itu. Tuan Sanjaya dan Nyonya Delia merasa sangat bahagia dengan kehidupan Rayan dan Reyhan sekarang
Dari kejauhan seseorang menatap mereka dengan tatapan Nanar. Kesedihan dan penyesalan yang begitu besar tengah ia rasakan kini.
__ADS_1
"Harusnya kau menikah denganku Rayan, seharusnya akulah yang berada di sampingmu bukan gadis itu. Aku sangat membencinya, aku benar-benar membenci gadis sial*n itu. Gadis itu sudah merebut semua yang menjadi milikku. Kau harus ku singkirkan. Lihat saja Nara, kau akan aku menerima akibatnya karena kau sudah berani menghancurkan hidupku" gumam Keysa.
*
*
*
Setelah selesai sarapan mereka berencana untuk meninggalkan hotel. Mereka akan menghabiskan waktu di rumah saja karena mereka masih merasa. sangat lelah. Tuan Sanjaya dan Nyonya Delia sudah pulang duluan sedangkan Rayan dan Reyhan sedang mengambil mobil mereka dulu.
Nara dan Nayla menunggu para suaminya, dari kejauhan Keysa sedang melihat Nara. Pikiran jahat seketika muncul dalam pikirannya. Ia ingin sekali menyimgkirkan Nara bagaimana pun caranya.
Rayan tidak kembali padanya tidak apa-apa, yang terpenting Keysa bisa menyingkirkan Nara. Keysa sangat ingin melihat Nara terluka.
Keysa melihat Nara dan Nayla berjalan untuk menghampiri Rayan dan Reyhan. Seketika ide gila muncul dalam pikirannya. Posisi Rayan dan Nara agak berjauhan. Dan posisi Keysa kini sedang berada di dalam mobil. Dengan senyum jahat ia langsung menncapkan gas nya dan dengan segera mendekati Nara dengan mobilnya.
Posisi Keysa akan sangat menguntungkan karena di depannya adalah jalan keluar menuju jalan raya jadi dia akan mudah untuk melarikan diri. Dengan cepat ia mendekati Nara dengan mobilnya.
Rayan melihat ada sebuah mobil yang mengarah pada Nara. Rayan panik posisinya tidak memungkinkan untuk menyelamatkan Nara. Rayan pun berteriak memanggil istrinya berharap Nara bisa menghindar.
"Nara......!!!
*
*
*
__ADS_1
Mimin kasih adegan tegang biar ga di anggap ceritanya lurus-lurus aja 😐😌😌 kasih like nya dong, nanti mimin up lagi 😚😚