TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI

TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI
Bab 58


__ADS_3

Sejak kejadian kemarin malam Reyhan sama sekali tidak mau keluar dari kamarnya. Entah apa yang Reyhan lakukan di dalam kamarnya, apa ia sedang semedi atau sedang meratapi nasibnya yang kurang beruntung itu. Sudah patah hati terpojok pula, reputasinya sebagai pria keren terasa lenyap gara-gara anak ayam.


Padahal pak Sam dan Rayan sudah menghiburnya dan berjanji tidak akan menceritakan tentang pencarian kudanil betina sesuai usul dari si tweety, cukup mereka saja yang tahu tentang masalah ini. Namun itu belum cukup untuk menghiburnya.


Nara juga merasa bersalah pada Reyhan. Ia tidak tahu jika Reyhan begitu sangat menginginkan menunggangi kudanil betina hingga ia merasa terpuruk seperti itu. Ya, itulah yang ada dalam pikiran si anak ayam. Jika Reyhan merasa terpuruk karena ingin menikah dan ehem-ehem bersama pasangannya. Dasar ayam gila memang, pikirannya tidak pernah sama dengan manusia normal pada umumnya.


*


*


*


Nara keluar dari kamarnya dan hendak pergi ke kamar Reyhan untuk menghiburnya dan akan membantu mencarikan pasangan untuk Reyhan, agar Reyhan tidak bersedih lagi. Begitu mulia hati anak ayam ini karena akan membantu Reyhan mencari pasangan agar gagang sapunya mempunyai sarang. Sekali lagi begitulah yang ada dalam pemikiran anak ayam gila satu ini. Pemikirannya selalu di luar jalur normal dan menyimpang dari jalur yang seharusnya.


tok


tok


tok


Nara mencoba mengetuk pintu kamar Reyhan, berharap Reyhan tidak mengurung diri lagi. Namun sepertinya Reyhan tidak mau membuka pintunya. Nara mencoba mengetuk pintunya lagi dan Reyhan tetap tidak mau membukanya.


Rayan yang baru pulang dari kantor melihat istrinya sedang berada di depan kamar sepupunya. Rayan pun langsung menghampirinya dan mencari tahu apa yang akan dia lakukan di sana pada Reyhan.


"Nara... "panggil Rayan, mendengar namanya di panggil suami tampannya Nara pun langsung menoleh pada Rayan.

__ADS_1


"Rayan.... " Rayan langsung melihat ke arah pintu kamar Reyhan yang tertutup rapat. Sepertinya Reyhan belum mau keluar dari kamarnya.


"Rayan, sepertinya Reyhan masih marah padaku gara-gara kemarin aku bercerita tentang kita" ucap Nara sedih


"Reyhan pasti sedih karena itu, tapi bukan sedih sesuai versi pemikiranmu tweety. Dia sedih karena gadis yang ia sukai tidak bisa ia miliki bukan karena ia ingin mencari sarang gagang sapu yang berlebel halal "gumam Rayan dalam hati


"Ayo bantu aku membujuknya... " ucap Nara ,Rayan pun mengangguk setuju. Rayan juga merasa kasihan pada sepupunya ini, tapi Rayan juga tidak bisa berbuat apa-apa. Masalahnya gadis yang Reyhan sukai adalah istri tercintanya.


Rayan tidak rela jika Nara menjadi milik Reyhan, enak saja itu tidak boleh terjadi pikir Rayan.


"Bagaimana kalau kita mengajaknya pergi berlibur, supaya Reyhan tida bersedih lagi " usul Nara


"Sepertinya boleh juga, aku juga ingin berlibur " gumam Rayan dalam hati dan mengangguk setuju apa yang di ucapkan oleh Nara.


"Baiklah kalau begitu kita akan liburan, mumpung uang di atm ku banyak. Sayang sekali jangan di sia-sia kan karena mereka tidak akan bertelur di sana. Nanti kau dan Reyhan akan aku traktir "ucapnya dengan senang


"Ahhh ya ampun Rayan, aku sudah bilang jangan senyum-senyum seperti itu kau kelihatan sangat tampan. Aku takut jantungku meledak saking senangnya" gombal si tweety


"Selain genit dan mata keranjang kau juga sangat pintar menggombal" gumam Rayan sambil tertawa. Rayan merasa sangat bahagia dan juga sangat mencintai istrinya ini. Walaupun terlihat tidak normal dan juga tidak waras, namun bila berada di dekatnya membuat Rayan sangat bahagia.


"Astaga, kau malah tertawa lagi. Nanti kalau aku pingsan kau harus menangkapku ya ,supaya aku bisa bersandar di dada bidangmu. Aaaarrgghhh ya ampun-ya ampun aku jadi malu sendiri membayangkannya" ucap Nara malu-malu ayam sambil menutup matanya. Membuat tawa Rayan semakin pecah saja.


"Kalau ingin di peluk olehku kau tinggal memeluku saja dan aku akan mendekapmu sayang... " gumam Rayan dalam hati


Karena sudah tidak bisa menahan gemas kepada anak ayam ini. Rayan langsung menggendong Nara ala bridal style dan membawanya ke kamar.

__ADS_1


"Rayan, kau membuatmu terkejut... " ucap Nara dan melingkarkan tangan mungilnya di leher Rayan. Namun Rayan hanya memandangnya sambil tersenyum dan berjalan meninggalkan kamar Reyhan karena sejak tadi mereka bicara di depan kamar Reyhan. Untung saja kudanil itu sedang tertidur dengan nyenyak di dalam sana jadi tidak mendengar apa yang di bicarakan oleh Rayan dan Nara.


"Kau mau membawaku kemana? "tanya Nara


"Kita main kuda-kudaan... "ucap Rayan


"Oh astaga.....suami gilaku ternyata ketagihan main kuda-kudaan"ucap Nara yang merasa takut akan sakit lagi


Kini mereka sudah sampai di kamarnya dan Rayan menidurkan Nara perlahan di ranjang king size nya.


"Mainnya nanti saja ya, aku masih sakit Rayan. Karena pisang tandukmu itu ternyata sangat buas" ucap Nara


"Tidak.... " ucap Rayan dan langsung membungkam bibir kecil dan cerewet itu dengan bibirnya. Dan terjadilah ehem-ehem di kamar Rayan sore itu.


*


*


.*


*


Ya ampun....mimin rajin banget ya udah up tiga kali 😆😆


Like sama gifynya sumbangin dong 💃💃

__ADS_1


Jangan lupa follow ya akun author ya 😊


__ADS_2