TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI

TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI
Bab 48


__ADS_3

Hari ini Reyhan berniat untuk pergi ke kantornya Rio untuk menanyakan apa ia ada sangkut pautnya dengan orang yang menyerang Nara. Karena orang yang menyerang Nara sangat sulit diketahui karena di dalam toilet tidak ada cctv dan juga Nara juga tidak tahu siapa yang menyerangnya karena orang itu datang dengan tiba-tiba dan menyerangnya dari belakang.


Sangat sulit pikir Reyhan, sebenarnya Reyhan sangat curiga jika semua ini adalah perbuatan dari Rio dan Keysa. Hanya saja tidak ada bukti kuat untuk menghukum mereka berdua.


Brukk


Reyhan masuk ke ruangan Rio tanpa permisi dan tanpa mengetuk pintu, karena menurutnya itu sama sekali tidak penting. Rio sebenarnya tidak terkejut dengan kedatangan Reyhan karena sudah pasti pria yang berstatus sepupu dari Rayan itu pasti akan mencarinya dan juga Keysa, karena gadis kecil kesayangan mereka terluka


Namun Rio tidak sebodoh yang mereka pikir, Rio tentu saja tidak akan meninggalkan jejak di sana. Dan dia juga Keysa mempunyai alibi yang kuat, karena mereka berdua tidak berada di sana saat Nara terluka.


"Apa kau tidak punya sopan santun, jika masuk ke dalam ruangan orang? "tanya Rio tanpa menoleh ke arah Reyhan dan masih berkutat pada laptpnya tanpa mempedulikan Reyhan di sana.


"Sudahlah jangan banyak basa-basi, kau tahu pasti kedatanganku kemari untuk apa "jawab Reyhan sambil duduk di sofa yang ada di ruangan Rio. Rio mengangkat satu alisnya sambil melihat ke arah Reyhan.


"Apa maksudmu aku tahu tentang kedatanganmu kemari, aku bukan cenayang yang mampu membaca pikiran orang" ucap Rio dengan tenang.


"Aktingmu bagus sekali... "ejek Reyhan


"Jangan bertele-tele, katakan apa maksudmu aku sedang banyak pekerjaan" ucap Rio dengan kesal.


"Aku tahu kau dan kekasihmu itu adalah dalang di balik orang yang sudah menyerang tweeetyku... "ucap Reyhan


"Tweetymu.... "Rio berdecih


"Siapa dia aku tidak tahu" ucap Rio mengangkat bahunya acuh.


"Nara.... istri dari Rayan" ucap Reyhan

__ADS_1


"Kenapa kau mengklaim gadis yang menjadi istri sepupumu sebagai.... Tweetymu" ucap Rio penuh penekanan dengan nada mengejek


*


*


*


Hari ini Nara sudah di perbolehkan pulang, itu juga karena Nara yang terus memaksa ingin pulang karena merasa tidak betah tinggal di rumah sakit.


Sudah dua hari ini Rayan juga tidak pergi ke kantornya dan menemani Nara. Perlakuan Rayan yang lembut membuat hati anak ayam ini berbunga-bunga. Bahkan makan saja Nara di suapi oleh Rayan, karena tangan Nara masih terluka. Rayan juga merasa tidak tega melihatnya, biarlah sekarang ia merawat Nara karena dulu Nara juga yang merawat Rayan.


Dan untuk mandi Rayan juga merasa tidak keberatan jika ia ingin di mandikan. Namun anak ayam ini masih malu-malu untuk di mandikan oleh Rayan. Padahal Rayan tahu jika istrinya yang mesum dan mata keranjang ini tidak akan menolak jika di mandikan oleh Rayan.


Sore ini Nara tengah tidur di kamarnya yang yang sangat nyaman, bagaimana tidak nyaman jika ia tidur dalam pelukan Rayan yang hangat.


Nara mulai menggerakan tubuhnya dan mulai membuka matanya. Ternyata tidur di rumah itu memang jauh lebih nyaman di bandingkan dengan di rumah sakit. Rayan pun membuka matanya dan sama-sama terbangun. Pandangan mereka bertemu saat itu.


"Kenapa wajahmu semakin hari semakin tampan sihh...?" tanya Nara. Rayan hanya membelai wajah cantik Nara.


Karena ingin ke kamar mandi Nara pumn menggeser tubuhnya, "kemana? "tanya Rayan


"Aku mau ke kamar mandi dulu "jawab Nara


"Mandi....? "tanya Rayan


"Emmm, sepertinya aku sekalian mandi saja. Lagipula ini sudah sore... "jawab Nara, Rayan pun langsung tersenyum. Otak nakalnya sedang merencanakan sesuatu.

__ADS_1


"Saatnya balas dendam, aku akan memandikannya walaupun ia tidak mau "gumam Rayan dalam hati


"Ayo mandi.... "ucap Rayan


"Apa... ohh t-tidak. Aku mandi sendiri saja Rayan... "ucap Nara terkejut saat Rayan mengajak mandi.


"Ayo mandi...."ajak Rayan lagi


"T-tidak...." ucap Nara


"Aduhh kenapa Rayan tiba-tiba mengajakku mandi, aku tidak mau aku malu " gumam Nara dalam hati


"Aku tidak akan menyerah tweety, kau harus aku mandikan" gumam Rayan dalam hati .


Rayan pun bangun dan hendak menuntun Nara, namun wajah Nara semakin pucat saja takut di mandikan oleh Rayan.


"Ayo.... " ajak Rayan lagi


"Oh tidak ferguso, jika aku yang di mandikan Rayan akan sangat bahaya. Karena Rayan pasti melihat pabrik susu orisinil miliku.... " gumam Nara yang terdengar jelas oleh Rayan.


"Bukan saja akan melihatnya tapi aku akan menyentuhnya".gumam Rayan dalam hati sambil tersenyum nakal"


Astaga bahkan Rayan pun tidak mengerti, kenapa ia suka sekali balas dendam kepada anak ayam ini. Bahkan otaknya pun mulai mesum karena terpapar virus ayam mata keranjang .


*


*

__ADS_1


*


Kalau dukungannya kenceng nanti malam up lagi 💃💃


__ADS_2