TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI

TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI
Bab 75


__ADS_3

Prang.....


Keysa membanting baranga yang ada di kamar hotelnya, Rio yang baru selesai mandi melihat Keysa dengan tampilannya yang kacau. "Kenapa lagi dia... "gumam Rio tanpa mempedulikan Keysa yang sedang menangis frustrasi di dekat barang-barang yang ia hancurkan.


Rio berjalan melewatinya tanpa ada niat bertanya apa yang terjadi pada Keysa. Kemudian Rio menyiapkan pakaiannya dan memakainya di hadapan Keysa. Sikap Rio membuktikan jika ia sedang merasa sendirian tanpa menganggap ada Keysa berada di ruangan yang sama di sana. Dan hal itu membuat Keysa semakin meradang.


"Rio... " panggil Keysa namun Rio tidak menyahutnya dan memakai pakaiannya sampai selesai. Keysa semakin kesal dengan tingkah Rio, biasanya Rio selalu khawatir jika melihatnya seperti ini. Jangankan seperti ini, bahkan Rio tidak akan pernah membiarkan air matanya menetes. Rio sangat perhatian padanya tapi kini, dia bahkan tidak bertanya kenapa Keysa menangis. Ada apa sebenarnya dengan Rio, pikir Keysa.


"Rio...!! "panggil Keysa dengan menaikan volume suaranya.


Rio berdecak mendengar suara Keysa, kenapa suara itu terdengar menyebalkan sekarang. "Ada apa dan jangan berteriak aku tidak tuli... "jawab Rio dengan kesal.


"Dari tadi aku memanggilmu tapi kau hanya diam saja.."jawab Keysa


"Lalu aku harus apa? harus mendekatimu dan membujukmu begitu ?"


"Rio.... "


"Sudahlah key, aku bosan melihatmu begitu. Sampai kapan kau akan terus begitu...? "tanya Rio dengan sangat kesal


"Rio, kenapa kau jadi berubah begini padaku? kemana cintamu yang dulu, cinta yang selalu kau berikan padaku sepenuh hati " ucap Keysa dengan sangat sedih


"Kemana cintaku? entahlah aku juga tidak tahu bukankah kau juga tidak membutuhkannya? "ucap Rio sinis


"Aku tidak percaya kau bicara seperti itu padaku sekarang?"Keysa menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Mulai sekarang biasakanlah, karena aku akan selalu seperti ini padamu " ucap Rio kemudian ia pergi meninggalkan Keysa di kamar sendirian. Keysa hanya berdiri mematung tanpa bisa berkata apa-apa lagi.


Tangis Keysa semakin kencang saja saat Rio pergi, kenapa sekarang semua orang yang mencintainya meninggalkannya.

__ADS_1


"Aarrrrkkkhhh..... " teriak Keysa


"Semua ini gara-gara kau Nara....!!! lihatlah aku akan membalasmu...!!! "


*


*


*


Nara dan Rayan sedang makan malam romantis, Rayan merasa bahagia namun berbeda dengan Nara yang terlihat tidak suka. Rayan menyadari jika istrinya terlihat tidak senang kemudian ia pun bertanya.


"Ada apa? kenapa kau terlihat tidak senang? "tanya Rayan.


"Aku tidak suka makanannya " jawab Nara


"Tidak suka, kenapa kau tidak bilang jika kau tidak menyukainya? "tanya Rayan


"Makanannya sangat enak, tapi kenapa sangat sedikit aku ini sangat lapar. Bahkan sekarang aku bisa menghabiskan nasi padang dengan porsi jumbo tapi kau malah memberiku makanan sedikit seperti ini" protes Nara.


"A-pa, nasi padang ?" tanya Rayan yang menggaruk keningnya merasa aneh dengan permintaan istrinya itu.


"Iya, aku mau makan nasi padang pasti sangat enak" ucap Nara. Rayan lupa jika istrinya makhluk ajaib yang hanya suka hal sederhana namun terasa sangat istimewa baginya.


"Baiklah kita akan pergi makan nasi padang yang kau mau, kau mau porsi jumbo? akan aku belikan "ucap Rayan


"Benarkah...?"tanya Nara senang


"Benar, kita pergi sekarang "ajak Rayan

__ADS_1


"Baiklah ayo...." ajak Nara semangat


Apalagi yang membuat Rayan bahagia selain melihat istrinya bahagia. Apapun akan Rayan berikan untuk Nara.


Nara langsung menggandeng tangan Rayan dengan erat


"Kenapa? "tanya Rayan merasa bingung dengan tingkah Nara.


"Aku lupa jika sekarang kau sudah sembuh, itu artinya aku harus menjagamu dengan sangat ketat" ucap Nara.


"Menjagaku dari apa, aku bisa menjaga diriku sendiri "ucap Rayan.


"Aiihh... tentu saja menjagamu dari pandangan wanita-wanita cantik di luar sana" ucap Nara. Rayan malah tertawa mendengarnya ada-ada saja pikir Rayan.


"Kenapa harus mencari wanita cantik jika istriku ini sangat cantik " ucap Rayan sambil menarik pinggang kecil Nara, Nara tersipu malu-malu ayam pada Rayan semakin membuat Rayan gemas saja.


"Benarkah aku sangat cantik di matamu?" tanya Nara sambil memainkan. kancing kemeja yang di pakai oleh Rayan sambil menunduk dan menahan senyumnya.


"Kau sangat cantik dan aku sangat mencintaimu " ucap Rayan dna mengecup kening Nara dengan mesra.


"Ya ampuuunn..... aku terhura Rayan kau sangat-sangat romantis " ucap Nara


"Terharu.... dasar anak ayam bodoh" ucap Rayan sambil memeluk tubuh kecil itu. Demi apa pun Rayan sangat bahagia sekarang.


*


*


*

__ADS_1


Udah up tiga bab nihh, mimin Rajin kan 😆 kalian juga harus rajin like dan komen jangan lupa giftnya 💃😍


__ADS_2