
Keysa dan Alan terkejut dengan keputusan Agam yang menyetujui pernikahan mereka. Terutama Alan, biasanya jika ada yang berusaha mendekati sang Dady ia akan menjadi penghalang di garda terdepan. Karena ia sangat tidak inginmempunyai ibu sambung . Kedatangannya Agam kali ini pun Alan kira akan membuat kekacauan atau pun menolak terang-terangan pernikahan Dadynya seperti yang sudah-sudah. Namun yang terjadi malah sebaliknya, itu yang membuat Alan bingung.
Tadinya Alan meminta Agam datang karena jika Agam yang menolak maka Alan tidak perlu repot-repot mengungkapkan penolakan, begitu pikirnya. Apalagi gadis yang Di kenalkan dengan Alan adalah Keysa, gadis galak dan pemarah. Sudah pasti jika ia menikah dengan Keysa pasti akan sering bertengkar dengannya atau pun dengan Agam.
Lain dengan Papanya Keysa yang merasa sangat bahagia karena penerimaan dari perkenalan ini. Ia merasa jika masa depan putrinya mulai terlihat. Karena Indra yakin jika Alan adalah pria baik yang mampu membahagiakan Keysa.
"Jadi Nak Agam setuju jika putri saya jadi ibu sambung Nak Agam....? "tanya Indra. Alan dan Keysa langsung menatapa bocah bongsor itu. Namun yang di tatap malah tersenyum senang.
"Iya, aku mau... Siapa yang tidak mau punya calon Mommy secantik Tante Keysa.... "jawab Agam.
"Dasar bocah tuyul, kenapa dia setuju aku menjadi ibu sambungnya. Apa dia tidak takut jika aku akan menjadi ibi tiri yang kejam" gumam Keysa dalam hati.
"Apa yang sedang di pikirkan oleh anak ini" Alan terus berpikir sebenarnya apa yang di rencanakan oleh Agam.
"Oh syukurlah, aku sangat senang mendengarnya" ucap Indra
"Aku juga senang jika Tante cantik ini jadi Mommyku" jawab Agam tersenyum melihat ke arah Keysa.
"Baiklah kalau begitu, Nak Agam bagaimana kalau kita memberi waktu untuk Dadymu dan Tante Keysa untuk bicara" ucap Indra.
"Baiklah, ayo calon Opa" ajak Agam pada Indra yang membuat Indra terbahak karena di sebut calon Opa oleh bocah bongsor ini. Ia jadi merasa sudah tua, karena tiba-tiba mendapat cucu yang sudah besar.
Setelah Alan dan Indra menjauh, kini tinggalah Keysa dan Alan di sana duduk berdua dan saling berhadapan. "Jadi.....?"tanya Alan
"Aku menolak pernikahan ini " ucap Keysa
__ADS_1
"Aku juga tidak mau menikah dengan gadis galak sepertimu, bagaimana nasib aku dan Agam nantinya" jawab Alan sambil bergidik membuat Keysa kesal.
"Hey aku ini ini bukan hantu, kenapa harus memasang ekspresi seperti itu dasar tidak sopan" kesal Keysa.
"Kau memang gadis menakutkan, apa kau tidak menyadarinya " ucap Alan.
"Kau.... "
"Aku tidak menerima penolakan Dad.... !!! teriak Agam.
"Oh astaga anak itu... " gumam Alan sambil melihat Agam yang duduknya berjarak agak jauh dari Alan dan juga Keysa. Alan dan Keysa melihat Indra dan Agam yang terlihat akrab. Jarang sekali Agam bersikap seperti itu pada orang lain. Keysa juga melihat rona bahagia di wajah Papanya dan terlihat bahagia bercengkerama dengan Agam.
"Kau lihat mereka.....? "tanya Alan, Keysa menghembuskan nafas kasar.
"Iya.... " jawab Keysa
"Lalu....? "
"Kita jalani saja dulu...." ucap Alan yang seolah tidak rela kehilangan senyum Agam sambil menatapnya.
"Aku tidak mau...." ucap Keysa
"Kenapa, apa karena aku seorang duda yang mempunyai anak ? "tanya Alan
"Bukan.... bukan itu" jawab Keysa yang kini tiba-tiba menunduk. Singa betina kini mendadak terlihat seperti anak kucing yang tidak berdaya.
__ADS_1
"Dia ini kenapa? "gumam Alan
"Dengarkan aku Alan, aku bukan gadis sempurna. Aku cacat.....Aku tidak pantas untuk siapa pun. Jadi katakan pada Papa dan juga Agam jika kita tidak bisa melanjutkan hubungan ini" ucap Keysa bersedih.
"Aku tahu masalahmu, Papamu sudah menceritakannya" jawab Alan
"Lalu, memangnya kau tidak merasa..... "
"Tidak, setiap orang mempunyai masa lalu begitu pun denganku. Semua orang pernah jatuh dalam kesalahan. Dan setiap orang punya kesempatan. Lupakan masalah itu, yang terpenting bagiku adalah kebahagiaan Agam" ucap Alan.
Keysa terlihat berpikir lagi, ia memang ingin menikah tapi bukan pernikahan aneh seperti ini pikir Keysa. Menikah hanya untuk membahagiakan orang lain. Tapi bukankah selama ini hidupnya sudah banyak menyakiti orang lain. Tidak Ada salahnya jika ia bersikap baik bukan, Keysa Sudah berjanji pada dirinya sendiri untuk merubah hidupnya menjadi lebih baik.
"Kau tidak perlu memikirkan tentang masa lalumu, jika itu masalahmu. Anggap saja aku menikah dengan janda.... eits salah tapi gadis rasa janda.... " ucap Alan tersenyum jahil.
"Oh astaga.....ternyata mulutmu itu memang sangat menyebalkan" kesal Keysa.
"Tapi aku sangat tampan.... " jawab Alan.
"Oh ya ampun, bagaimana aku bisa hidup dengan ayah dan anak yang ahhh.....aku tidak bisa membayangkannya" ucap Keysa, namun Alan malah tertawa.
"Demi Agam aku akan menikahi gadis galak ini" gumam Alan.
*
*
__ADS_1
*
Minta dukungannya dong 😙😙😙