
Pagi ini Rayan sudah terlihat sangat tampan seperti biasa, ia ada meeting penting pagi ini untuk itu ia segera bersiap di bantu oleh Nara. Sebagai istri yang baik tentu Nara selalu membantu menyiapkan keperluan Rayan. Meskipun sebenarnya Nara merasa aneh, karena Rayan setiap hari pergi ke kantor. Memangnya apa yang selalu Rayan lakukan di sana.
Sangat aneh bukan jika seorang yang depresi pergi bekerja, namun pikiran anehnya ia tepis lagi justru karena Rayan depresi ia selalu bersikap aneh.
"Rayan nanti aku juga mau pergi bersama Nayla ya, kami mau jalan-jalan. Boleh kan? "tanya Nara, Rayan hanya mengangguk dan Nara pun senang saat Rayan menyetujuinya .
Cup
Nara mencium pipi Rayan "terima kasih ya... "ucap Nara dengan sangat bahagia. Rayan merasa bahagia mendapat kecupan pagi dari istri kecilnya. Dan Rayan pun membalas Nara dengan kecupan di bibir mungilnya.
"Rayan... pagi-pagi begini kau sudah membuat hatiku seperti taman bunga saja " ucap Nara Rayan pun tertawa mendengarnya.
Tapi kepergian Nara nanti tidak akan lepas dari pengawasan Rayan. Rayan tidak mau terjadi sesuatu lagi pada istrinya. Dia akan menyuruh orang untuk menjaganya dan akan meminta pak Sam untuk membantunya.
*
*
*
Setelah sarapan pagi, Rayan dan Reyhan serta pak Sam. sudah siap berangkat ke kantor. Baru saja Rayan akan berpamitan pada Nara, tiba-tiba seorang pelayan datang memberi tahu Nara jika temannya yang semalam sudah menunggu di depan.
__ADS_1
"Teman nona suda ada di ruang tamu dan sekarang sedang menunggu nona" ucapnya pelayan itu.
" Oh baiklah, nanti aku kesana "jawab Nara
Rayan memberi kode pada pak Sam untuk bicara sebentar untuk meminta pak Sam menyiapkan orang untuk menjaga Nara selama Nara sedang tidak ada dalam pengawasannya. Rayan khawatir kejadian seperti kemarin terulang lagi. Pak Sam yang mengerti pun langsung mengikuti Rayan ke ruang kerjanya sebentar.
Sedangkan Nara pergi menghampiri Nayla di ikuti Reyhan dari belakangnya. Nayla tersenyum senang saat melihat Reyhan, sedangkan Nara hanya memutar bola mata malas melihat titisan anak ayam itu malu-malu kuda pada Reyhan.
"Kenapa pagi-pagi sekali kau datang kemari, bukan kah kita akan berangkat jam sepuluh nanti " ucap Nara yang duduk berseberangan dengan Nayla.
"Aku datang pagi-pagi kemari karena aku ingin sambil melamar pekerjaan pada tuan tampan ini" ucap Nayla sambil tersenyum sangat manis kepada Reyhan. Membuat si kudanil salah tingkah melihat kuda poni ini.
"Melamar pekerjaan, padaku? "tanya Reyhan sambil menunjuk hidungnya yang mancung itu.
"Memangnya kenapa kau keluar dari pekerjaanmu Nay? " Tanya Nara.
"Masalahnya aku terlalu lama cuti jadi bos memecatku" ucap Nayla sedih, Nara pun menjadi kasihan pada sahabatnya ini.
"Nanti aku lihat dulu di kantor, bagian divisi apa yang sedang kosong "ucap Reyhan yang merasa tidak enak jika menolak permintaan sahabat istri dari sepupunya ini. Apalagi menurut cerita Nara, gadis ini lah yang selalu membantunya sedari dulu.
"Aihh tuan tampan anda tidak perlu repot-repot sampai seperti itu, pekerjaan yang biasa saja untukku karena aku juga tidak punya keahlian" ucap Nayla.
__ADS_1
"Pekerjaan biasa ? contohnya? "tanya Reyhan
"Pekerjaan biasa tapi mulia, jadi ibu rumah tangga misalnya atau jadi ibu dari anak-anak tuan tampan, aku sama sekali tidak keberatan ... Ahh ya ampun membayangkannya membuat jantungku berdebar-debar" ucap Nayla sambil tersenyum-senyum.
Demi plankton yang selalu mencoba mencuri resep craby patty, Nara dan Reyhan ingin mengubur diri dalam-dalam karena merasa malu luar biasa mendengar ucapan kuda poni ini. Yang katanya mau melamar pekerjaan menjadi ibu rumah tangga dan juga ingin menjadi ibu dari anak-anak kudanil ini.
Oh astaga.... kini jantung Reyhan terasa seperti sedang push up di dalam sana. Karena mendengar gombalan si kuda poni yang mau menjadi ibu dari anak-anaknya. Seketika pikiran Reyhan pun jadi berkelana tentang proses pembuatan anak.
"Aihhh, jadi kau ingin melamar kudanil ini menjadi suamimu?" tanya Nara
"Apa.... kudanil? "
"Ishhh kau ini... pria setampan dan sekeren ini kau bilang kudanil. Dasar anak ayam... " ucap Nayla
"Astaga.... "Reyhan mendadak lemas setelah mendengar lamaran pekerjaan kuda poni ini.
*
*
*
__ADS_1
Makasih yang udah ngasih vote sama hadiahnya ππ
Nihh satu bab lagi buat pengantar tidur ππjangan lupa likenya sam komennya ya β€β€β€