TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI

TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI
Bab 141


__ADS_3

Semua bahagia mendengar Nayla sudah sadar, satu per satu orang-orang mulai berdatangan menjenguk Nayla. Mulai dari orang tua Nayla, Rayan dan Nara, Rio dan Naura juga Keysa dan juga keluarga barunya. Mereka semua bahagia melihat Nayla dan keadaan Nayla pun mulai membaik.


Baby Rafasya juga sudah bisa merasakan pangkuan hangat ibunya yang baru ia rasakan setelah sebulan lebih ia di lahirkan ke dunia. Senyuman kudanil pun selalu menghiasi bibirnya sekarang, hidupnya terasa sangat lengkap sekarang karena istrinya sudah mulai sembuh. Dan hari ini Nayla sudah bisa pulang ke rumah namun masih tetap dalam perawatan


Dengan perasaan suka cita Reyhan menjemput Nayla ke Rumah Sakit. Hatinya merasa sangat berbunga-bunga seperti saat pertama kali ia jatuh cinta. Oh tidak.... mudah-mudahan pikiran kudanil itu tidak menjalar kemana-mana karena istrinya akan pulang ke rumah. Semoga saja otaknya bersih dari pikiran tentang kikuk-kikuk, mengingat selama sebulan lebih ia puasa dari kegiatan yang menyenangkan itu. Bahkan untuk bersolo karier pun ia tidak pernah melakukannya karena pikirannya saat itu hanya tertuju tentang keadaan Nayla saja.


Saat sampai di Rumah Sakit Reyhan berpapasan dengan Rio yang memang akan kontrol dengan Naura. Teh celup itu memang suami siaga, ia tidak pernah melewatkan moment saat akan memeriksa bayinya. Apalagi saat kegiatan menengok bayi, ia tidak pernah mau melewatkannya dan tentu saja itu adalah kegiatan yang sangat di sukainya.


"Hai Kak Rey.... " sapa Naura


"Sayangku, jangan menyapanya begitu aku cemburu.... " ucap teh celup menyebalkan


"Aku hanya menyapanya saja, kenapa Kak Rio cemburu? "tanya Naura yang hanya merasa apa yang di lakukannya memang tidak salah pikirnya. Bukankah menyapa orang yang di kenal itu perlu.


"Suaramu sangat lembut saat menyapanya, aku jadi cemburu. Hanya aku yang boleh mendengar suara merdumu itu sayang" ucap Rio, Naura hanya memutar bola mata malas saat mendengar penjelasan dari suami anehnya.


Sedangkan Reyhan, tangannya terasa gatal saat mendengar ucapan Rio. Ingin sekali Reyhan memukul kepala Rio dengan sangat keras dan meminta dokter untuk memeriksanya apa otaknya ada pada tempatnya atau tidak.


"Memangnya aku harus berteriak saat menyapa orang kau ini aneh sekali... " kesal Naura


"Suamimu ini bukan aneh tapi gila.... " ucap Reyhan


"Aku memang tergila-gila pada istriku... " Rio berkata dengan bangga


"Aku juga.... " ucap kudanil itu tidak mau kalah


"Dasar teh gila.... " ucap Reyhan meninggalkan Rio dan Naura

__ADS_1


"Dasar kudanil jelek.... " balas Rio


*


*


*


Setelah sampai di kamar Nayla, Reyhan melihat istrinya sedang di bantu bersiap-siap oleh perawat di sana.


Senyum mengembang di bibirnya, hari ini wajah Nayla terlihat cantik dan tidak pucat seperti biasanya. Sekarang tampilannya terlihat lebih segar, meskipun untuk berjalan Nayla masih harus di bantu dengan kursi roda karena kakinya masih agak kaku jika ia berrjalan.


"Hallo sayangku, apa kau sudah siap?" tanya Reyhan.


"Sebentar lagi Kak Rey... " jawab Nayla


"Baiklah aku akan sabar menunggu sayang, apa pun untukmu " ucap Reyhan


"Benarkah, Oh ya ampun aku jadi semakin mencintaimu " ucap Reyhan da mencium kening Nayla.


"Aku juga.... " Perawat yang ada di sana hanya menggelengkan pelan kepalanya sambil tersenyum. Tapi ia merasa pasangan ini sangat manis, pantas saja saat itu ia melihat Reyhan sangat terpukul dengan keadaan Nayla. Karena memang ia adalah pria yang sangat mencintai istrinya. Dan ia sangat kagum melihatnya.


*


*


*

__ADS_1


Di sebuah pusat perbelanjaan besar di kota itu terlihat keysa sedang berbelanja di temani oleh Agam, karena siang ini Alan sedang sibuk. Untuk itu saat Agam pulang sekolah, Agam lah yang bertugas menjaga ibu sambung kesayangannya apalagi kini ibu sambungnya sedang mengadung calon adiknya. Ia harus menjadi anak dan kakak yang siaga, bocah bongsor ini bersikap sok keren dalam menjaga ibu sambungnya hingga Keysa tidak bisa menahan senyumnya yang cantik itu.


"Mom, kau akan membeli apa?" tanya Agam


"Aku ingin mencari pakaian untuk ibu hamil karena pakaian yang ada di rumah sudah mulai sempit dan membuatku kurang nyaman" jawab Keysa


"Aku akan membantumu memilihkannya Mom... " ucap Agam


"Tentu, dan kau harus memilih yang cantik. Karena aku imgin terlihat cantik walaupum aku sedang hamil " ucap Keysa


"Semua pakaian yang kau pakai akan terlihat sangat cantik saat di pakai Mommy cantik sepertimu" ucap Agam


"Oh rupanya bocah bongsor ini sudah pandai menggombal, apa sekarang kau sudah punya pacar ?" goda Keysa


Wajah Agam langsung berubah merah saat di tanya masalah pacar oleh Keysa. Hingga Keysa di buat tertawa oleh tingkah bocah bongsor ini.


"Oh ya ampun, wajahmu sangat lucu jika sedang malu-malu " goda Keysa lagi


"Mom.... " Agam merajuk namun tawa Keysa malah makin kencang saja. Namun Agam juga merasa senang saat melihat Keysa yang sekarang selalu terlihat tertawa.


Tanpa mereka sadari ada seseorang yang sedang mengepalkan tangannya melihat ke arah mereka berdua,


"Aku sangat membencimu Keysa.... " gumamnya


*


*

__ADS_1


*


Hari senin waktunya vote ya 💃💃💃


__ADS_2