TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI

TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI
Bab 142


__ADS_3

"Aku sangat membencimu Keysa... " gumam seseorang dari kejauhan sana yang sedang melihat ke arah Keysa dan juga Agam yang sedang bercanda dengan anaknya.


"Siapa yang kau lihat sayang ?" tanya pria di samping Amara, ya.... orang yang sedang melihat ke arah Keysa adalah Amara mantan istri dari Alan. Ibu kandung dari Agam.


"Istri Alan, mantan suamiku " jawab Amara, pria itu pun langsung melihat ke arah pandangan Amara tertuju. Pria itu langsung takjub saat melihat Keysa yang sangat cantik.


"Wowww....." ucap pria itu


"hey.... jaga pandanganmu darinya, atau kau akan kehilangan segalanya " ancam Amara pada pria itu


"jangan marah begitu sayang, di mataku hanya kau yang paling cantik " ucap pria yang usianya di perkirakan seusia dengan Rio itu sambil mencium pipi Amara.


Selama ini Amara mengusir rasa sepinya dengan menjalin hubungan dengan pria yang lebih muda darinya. Karena sebagai wanita normal Amara juga punya hasrat biologis yang harus tersalurkan. Namun sayangnya, ia memilih pria muda sebagai pasangannya dan rela menghabiskan banyak uang demi pria muda kekasihnya itu.


"Sudah, jangan di lihat lagi " ucap pria itu yang sebenarnya juga merasa kagum dengan kecantikan Keysa. Kehamilannya malah membuat Keysa terlihat lebih cantik di mata setiap orang yang memandangnya.


Setela puas berbelanja, Keysa dan Agam pun menuju pulang ke rumah karena Keysa merasa lelah setelah berjalan-jalan tadi. Sejak hamil Keysa memang jadi mudah sekali merasa lelah.


Keysa dan Agam hanya pergi di temani oleh supir tanpa pengawalan lainnya karena mereka berdua sudah terbiasa pergi ke luar tanpa pengawalan para penjaga.


Namun sepertinya kali ini pergi tanpa pengawalan adalah kesalahan yang fatal, karena di tengah jalan mereka mobil yang mereka tumpangi di cegat oleh mobil yang tidak di kenal.


Mereka terkejut karena ada mobil yang menghadang mereka, Agam dan keysa takut jika orang yang ada di dalam mobil itu adalah orang jahat. Apalagi jalanan yang mereka lewati adalah jalanan sepi.


Pintu mobil terlihat terbuka dan keluarlah Amara dari dalam mobil itu bersama seorang pria dan di ikuti oleh dua pria lainnya yang tidak Keysa dan Agam kenal.

__ADS_1


"Mom.... ada aku yang akan menjagamu Mom jangan takut " ucap Agam pada Keysa, Keysa hanya mengangguk dan tersenyum pada Agam karena ia juga merasa bingung harus berbicara apa.


Supir Keysa dan Agam pun keluar dari mobil dan hendak bertanya ada keperluan apa mereka karena keselamatan dari istri dan anak Tuannya ada di tangannya sekarang.


"Maaf Nyonya, ada perlu apa ?" tanya supir itu


"Suruh wanita itu keluar....!!!" hardik Amara pada supir itu. Tanpa aba-aba kedua pria itu langsung menghantam kepala supir itu hingga pingsan. Agam pun terkejut dan langsung keluar dari mobil itu, ia bermaksud bicara dengan ibunya untuk tidak melukai keysa.


"Mom...."panggil Agam, namun mungkin karena pertemuan terakhirnya dengan Agam yang berakhir kecewa membuat Amara tidak menggubris Agam


" Suruh wanita itu keluar Agam, aku ingin memberinya pelajaran " ucap Amara dengan penuh tekanan pada Agam


"Tidak Mom, kau tidak boleh melukainya " ucap Agam


"Kenapa ? kenapa aku tidak boleh melukainya, justru aku ingin wanita itu terluka kalau bisa dia lenyap saja sekalian...!!! " teriak Amara


"Kau Agam.... minggirlah!!!


"Tidak...!!! aku akan melindungi Mommyku " ucap Agam. Keysa yang melihat perseteruan antara Agam dan Amara membuat Keysa khawatir. Dari tadi ia terus mencoba menghubungi Alan namun panggilannya tidak diangkat dari tadi, membuat Keysa semakin cemas saja


"Aku Mommymu Agam, aku Mommymu.... bukan wanita itu...!!! teriak Amara tidak terima


"Mom.... please" ucap Agam


Namun sepertinya Amara sudah tidak perduli lagi pada Agam karena merasa kecewa dan sakit hati padanya. Hingga Amara maju dan langsung menuju ke mobil yang di naiki oleh Keysa, Agam takut jika Amara berbuat kasar pada Keysa apalagi Kesya sedang mengandung adiknya.

__ADS_1


Namun Amara memberi isyarat pada kekasihnya untuk menghalangi Agm yang kan menolong Keysa. Untungnya Agam sedikit menguasai bela diri hingga bisa dengan mudah melawan kekasih ibunya.


Amara yang sudah tahu keahlian anaknya tentu dengan sengaja membawa orang yang mempunyai keahlian yang lebih dari Agam hingga mereka bisa dengan mudah melumpuhkan Agam.


Keysa semakin panik di buatnya dan dengan segera ia keluar dari mobilnya dan ingin menghampiri Agam yang terluka.


Keysa sangat marah pada Amara, bagaimana bisa seorang ibu dengan tega membuat anaknya terluka demi meluapkan kemarahannya padanya. Sungguh sangat jahat pikir Keysa.


"Kemari kau wanita perebut suami orang, dasar wanita tidak berguna. Aku sangat membencimu...!! "ucap Amara dengan sangat marah.


Amara pun langsung menampar Keysa, hingga pipi mulusnya itu lebam dan sudut bibirnya berdarah karena begitu kuatnya pukulan Amara pada Keysa.


"Mom....!!! jangan melukainya....!!! teriak Agam yang kini wajahnya juga penuh luka. Ia khawatir ibu kandungnya akan melukai ibu sambungnya.


"Kau sangat takut wanita ini terluka Agam, kau tahu ketakutanmu membuatku semakin semangat untuk melukainya " ucap Amara tersenyum jahat pada Keysa.


"Alan.... tolong aku" gumam Keysa dalam hati.


*


*


*


Ya ampun Amara jahat banget sihh 😑😑 belum tahu aja kalau babang Alan nanti marah kaya banteng ngamuk 😤

__ADS_1


Votenya yang kenceng dong biar Alan bisa cepet datang berkat bantuan vote dari kalian 😆😆


__ADS_2