The Geeky Girl

The Geeky Girl
Part 40


__ADS_3

Beberapa hari kemudian, telapak tangan Xixi sudah pulih seperti sebelumnya dan dia bisa melakukan banyak hal seperti biasanya dengan tangan kanannya.


"Haahh, akhirnya aku bisa merasakan kembali telapak tanganku yang sempat kaku ini." Ucap Xixi.


"Bukankah itu bagus, kau tidak perlu lagi merekam semua materi yang dosen katakan." Ucap Lulu yang ikut senang.


"Kau benar."


tap tap tap


Seorang mahasiswa datang mendekati meja Xixi dan memberikan sepucuk surat padanya.


"Ini.... dari siapa?" Tanya Xixi pada mahasiswa itu.


"Aku tidak tahu, aku menemukan itu di luar lokerku. Saat aku baca itu di tujukan untukmu." Ucap mahasiswa itu.


"Baiklah, terima kasih."


"Iya."


Setelah mahasiswa itu pergi, Xixi membuka surat yang tidak tahu siapa pengirimnya itu.


"Xixi jika kau memang ingin aku berhenti untuk mengganggumu dan hubunganmu dengan kak Leon, datang ke gudang kampus lama yang sudah tidak terpakai."


Lulu yang ikut membaca surat itu tahu jika yang menulis surat itu adalah Rachel. Sekarang ini nama Rachel di dalam kampus tidak sebaik dulu, karena itu banyak orang yang menghindarinya.


"Hanya ingin mengundangku ke gudang lama, dia sampai harus meletakan surat ini di bawah loker milik orang lain. Rachel, kau ini benar-benar sudah mempunyai nilai yang buruk di mata mahasiswa." Ucap Xixi.


Sreeet


Xixi dan Lulu terkejut melihat surat yang ada di tangan Xixi tiba-tiba di ambil oleh orang lain.


"Siapa yang menulis ini untuk mu?" Tanya Leon, orang yang merebut surat dari tangan Xixi.


"Siapa lagi kalau bukan wanita yang sudah sangat terobsesi dan ingin menikah denganmu di kampus ini." Ucap Lulu.


"Biar aku yang datang kesana untuk menemui wanita itu. Aku benar-benar sudah muak dengan tingkahnya."


"Tidak perlu, ini urusan antara dua wanita."


"Tidak, aku tidak mau lagi melihatmu terluka. Aku yakin dia pasti sudah membayar orang untuk menyakitimu disana."


"Kalau begitu, kita pakai caraku."


Leon dan Lulu mendekati Xixi bersamaan, lalu Xixi membisikan sebuah rencana untuk membuat Rachel tidak bisa lagi berkutik.


"Baiklah kita pakai cara itu, selagi itu tidak berbahaya untukmu."

__ADS_1


"Tentu saja, kau hanya harus menunggu sampai dia menyuruh orang-orang yang dia bayar untuk menyerangku, dan sebelum mereka menyerang, kau dan beberapa mahasiswa juga dosen langsung masuk ke dalam." Ucap Xixi pelan.


Leon dan Lulu mengangguk secara bersamaan.


Xixi keluar dari kelas dan berjalan menuju gudang lama kampus yang berada di belakang gedung universitas itu. Sementara Leon pergi meminta teman-temannya untuk ikut bersama dengannya, dan Lulu pergi menemui dosen dengan membawa surat yang Rachel tulis untuk Xixi, agar dosen mau ikut dengannya.


Setelah sampai di depan gudang lama, Xixi menendang beberapa batu yang ada di depannya ke arah pintu gudang.


Bang!


Bang!


Bang!


Suara batu yang membentur pintu cukup keras, dan berhasil membuat Rachel yang geram keluar dari dalam gudang.


"Dasar wanita j*lang rendahan!"


Xixi tersenyum, tentu saja itu karena melihat Rachel yang bodoh keluar dari dalam persembunyiannya, walaupun dia keluar seorang diri.


"Kau bersusah payah mengundangku kesini, tapi kau tidak mau mneyambutku. Benar-benar seperti dua anak dari keluarga Gabriel yang suka bermain petak umpet."


"Diam kau!"


Tanpa bicara lagi, Rachel masuk ke dalam gudang lama itu. Melihat Rachel sudah masuk, Xixi pun berjalan dengan pelan masuk ke dalam gudang.


Dari jauh semua mahasiswa yang Leon kumpulkan dan dosen yang Lulu bawa melihat Xixi masuk ke dalam gudang lama itu.


Praaang!


Tak lama setelah Xixi masuk, terdengar suara ribut dari dalam. Leon yang tidak tahan berjalan dengan cepat ke arah gudang itu bersama dengan yang lainnya.


"Kau dasar wanita tidak tahu diri! Jangan karena kau anak orang kaya, kau jadi bisa merebut kak Leon dariku. Lihatlah, apakah hari ini kau masih bisa menggoda kak Leon, setelah tubuhmu aku jadikan cacat!"


"Kau ingin membuatku cacat?"


"Benar. Semuanya keluar! Kalian bisa melakukan apa pun pada wanita rendahan ini, tapi ingat untuk membuatnya cacat dan tidak mati." Ucap Rachel pada lebih dari 7 orang laki-laki yang sudah ada di dalam gudang lama itu.


"Nona tenang saja, kami akan baik-baik melayaninya." Ucap salah seorang laki-laki itu.


Semua laki-laki bersiap untuk maju mendekati Xixi, tapi....


Braaak!


Pintu gudang terbuka lebar akibat tendangan kaki Leon yang kuat.


Rachel dan semua laki-laki yang ada di dalam gudang terkejut melihat Leon, para mahasiswa dan juga dosen sudah berdiri mengelilingi gudang lama itu.

__ADS_1


"Xixi s*alan! Kau menjebak ku. Kau sudah merencakan ini semua, dasar wanita rendahan!"


Rachel berlari ke arah Xixi bermaksud akan mencekiknya.


Semua yang melihat itu terkejut, selama ini dia melihat Rachel selalu baik dan ramah. Bahkan suaranya juga lembut, tapi sekarang mereka seperti sedang melihat seorang wanita gila ingin membunuh Xixi.


Buugh!


Xixi menendang perut Rachel dengan kuat sebelum Rachel lebih dekat dan benar-benar mencekiknya.


Rachel tersungkur di atas lantai setelah mendapat tendangan pada perutnya dari Xixi.


Setelah itu Rachel dan semua laki-laki yang Rachel bayar di tangkap dan di bawa ke kantor polisi, karena sudah terbukti ingin melakukan kejahatan pada Xixi.


Tuan William yang mendapat kabar tentang apa yang terjadi pada Xixi dari mata-mata yang dia letakan di kampus untuk menjaga Xixi, langsung membatalkan semua kerjasama dengan perusahaan milik keluarga Scott, dan mengumumkan siapapun yang bekerjasama dengan perusahaan mereka, akan masuk daftar hitam di perusahaan keluarga William.


Dengan adanya pengumumam dari tuan William langsung, semua perusahaan yang bekerjasama dengan perusahaan keluarga Scott terpaksa membatalkan kerjasama mereka.


Para pengusaha itu memilih lebih baik rugi membayar pinalti pada perusahaan keluarga Scott, dari pada masuk daftar hitam perusahaan keluarga William yang sudah mendunia dan terkenal di berbagai aspek itu.


Dengan ini keluarga Scott mengalami kehancuran akibat ulah dari putri tersayang mereka yang selalu menyakiti bahkan mencoba membuat putrinya cacat.


Kabar tentang kehancuran perusahaan keluarga Scott cepat menyebar, di tambah beberapa mahasiswa yang datang ke gudang lama itu merekam apa yang Rachel lakukan pada Xixi, dan menyebarkannya di media sosial, sehingga video itu menjadi trending di media sosial saat ini.


"Cih, dasar wanita bermuka dua. Sudah di peringatkan untuk tidak macam-macam, tapi tidak mau mendengar. Kan membuat keluarganya ikut hancur bersamanya." Ucap Lulu yang melihat dua berita terpanas di ponselnya.


"Kenapa Lulu?" Tanya Xixi yang tidak mengerti.


"Lihatlah, keluarga Rachel hancur. Semua pengusaha membatalkan kerjasama dengan perusahaan milik keluarganya, tidak lama setelah Rachel dan orang-orang itu di bawa ke kantor polisi."


Xixi melihat berita itu dengn seksama.


"Aku rasa... direktur William yang sudah membuat semua pengusaha melakukan pembatalan kerjasama dengan perusahaan keluarga Scott itu."


"Maksudmu... Paman William?" Tanya Leon.


Xixi mengangguk "Ayah meletakan beberapa mata-mata untuk melindungiku setelah kejadian terakhir itu, makanya aku berkata padamu kalau tidak akan terjadi apa-apa padaku."


"Tapi tetap saja sayang, kita tidak tahu apa yang akan terjadi."


Lulu memutar kedua bola matanya mendengar panggilan sayang dari mulut Leon pada Xixi.


"Sudahlah, ayo kita pulang. Dengan adanya kejadian ini, semua kelas di bubarkan. Para dosen khawatir jika akan ada wartawan yang menyerbu kesini." Ucap Lulu.


"Benar, ayo pulang." Ucap Xixi.


"Aku ingin membawa mu ke suatu tempat." Bisik Leon pada Xixi.

__ADS_1


Xixi menatap Leon dengan bingung, tapi Leon tidak menanggapi.


Sampai di tempat parkir kampus, Leon dan Xixi berpisah dengan Lulu untuk naik mobil mereka masing-masing, kecuali Leon yang akan membawa Xixi pergi bersamanya.


__ADS_2