The Geeky Girl

The Geeky Girl
Part 85


__ADS_3

Braaaak!!


"Bodoh! Bagaimana kerja kalian semua? Mencaritahu siapa direktur W. Group saja tidan bisa! Untuk apa aku membayar kalian, kalau harus aku sendiri yang turun tangan!" Seru tuan muda Davidson pada orang-orang yang di perintahkan untuk mencari tahu tentang Xixi.


"Ma.... Maafkan kami tuan muda." ucap salah seorang yang diperintahkan oleh tuan muda Davidson.


"Pergi kalian semua! Kalian benar-benar tidak berguna."


Semua orang-orang itu lalu segera meninggalkan ruang kerja tuan muda Davidson, sebelum dia semakin marah.


Tuan muda Davidson yang penasaran namum tidak berhasil mendapatkan informasi tentang Xixi menjadi semakin marah, karena memiliki anak buah yang tidak bisa bekerja dengan baik.


"Sepertinya memang aku harus pergi sendiri ke perusahaan W. Group itu." Ucap tuan muda Davidson.


Selama ini tidak ada wanita yang bisa lari genggaman seorang tuan muda Davidson, dan kali ini dia yakin jika direktur W. Group pun akan dia dapatkan.


Di kota A, tuan muda Davidson yang baru saja membuka cabang, tentu harus memiliki banyak koneksi. Dan dua bulan ini dia telah meninjau perusahaan mana saja yang patut berdiri dengan perusahaan cabangnya disana, dan perusahaan yang di pimpin oleh Xixi masuk ke dalam jejeran perusahaan yang di lirik oleh tuan muda Davidson itu.


"Aku harus menarik perusahaan W. Group itu, agar aku bisa dengan mudah mengembangkan perusahaanku di kota ini." Ucap tuan muda Davidson.


Tuan muda Davidson tidak tahu jika direktur perusahaan W. Gruop adalah putri bungsu dari keluarga William, yang tidak bisa dia sentuh.


Tuan muda Davidson keluar dari ruang kerjanya "Ikut aku untuk bertemu dengan direktur perusahaan W. Group." Ucap tuan muda Davidson pada sekertarisnya.


"Tapi tuan muda, kita belum membuat janji dengan direktur perusahaan itu."


"Tidak perlu, aku tidak percaya dia berani mengusirku jika aku datang tanpa membuat janji terlebih dulu."


Dengan percaya diri tuan muda Davidson berjalan keluar dari perusahaannya untuk menemui direktur W. Group.


...----------------...


"Heh, kalian ini masih tidak mengerti juga. Aku ingin tahu bagaimana kalian akan bermain denganku." Ucap Xixi yang sedang melihat layar komputernya.


Sejak kemarin orang-orang dari keluarga Davidson terus mencoba membobol sistem keamanan berisi identitas Xixi yang sebenarnya.


Selama Xixi belum bisa membuat perusahaan yang dia pimpin menjadi salah satu perusahaan yang hebat di negara K, dan membuat perusahaan-perusahaan di luar negeri mengakuinya, maka selama itu Xixi tidak akan membeberkan identitasnya.

__ADS_1


Meskipun banyak orang yang tahu jika perusahan itu di akuisisi oleh perusahaan keluarga William, tapi berkat desas desus yang di sebarkan di media sosial, mereka tidak tahu siapa pemilik asli perusahaan itu.


"Baiklah, kalian yang memintanya. Aku akan mengirimkan foto yang bagus pada kalian, karena kalian sudah bekerja begitu keras selama beberapa hari ini." Ucap Xixi lagi.


Xixi lalu mengetik keyboard komputernya dengan cepat, mengambil beberapa foto hot tuan muda Davidson dengan beberapa artis, dan kliennya kepada orang-orang yang ingin tahu identitas Xixi.


Tak


Satu sentuhan akhir membuat beberapa foto terkirim pada orang-orang suruhan keluarga Davidson itu.


"Oh tidak, aku salah menekan. Jika begini bukan hanya mereka saja yang bisa melihat bagaimana aksi tuan muda Davidson di atas ranjang dengan para wanita itu, tetapi beberapa media yang pernah berhubungan dengan mereka pun akan ikut melihatnya." Ucap Xixi dengan nada pura-pura terkejut.


Xixi memang sengaja melakukannya, karena dia ingin membuat tuan muda Davidson malu di depan publik.


"Ini hadiah kecil dariku."


Xixi menyenderkan tubuhnya, dia memikirkan apa yang di katakan oleh Leon tadi malam.


"Sebenarnya rencana apa yang Leon punya, yang bisa membuat tuan muda Davidson itu tidak akan berani mengganggu ku?" Gumam Xixi.


"Iya."


Sekretaris Ana masuk ke dalam ruang kerja Xixi, dia berdiri tepat di depan meja kerja Xixi.


"Ada apa sekretaris ana?" tanya Sisi


"Direktur, resepsionis memberitahu jika di bawah ada direktur dari di grup dia bilang jika direbut itu ingin bertemu dengan anda."


"direktur D. Group, maksudnya adalah tuan muda Davidson?"


"benar direktur."


"katakan pada resepsionis, aku tidak memiliki Janji temu dengan orang dari D. group."


"tapi Direktur, yang datang ini adalah Direktur utama dari di grup tersebut."


"aku tidak peduli. Jika dia ingin bertemu denganku maka dia harus membuat janji dulu, itu adalah aturan yang telah aku tetapkan di perusahaan ini.

__ADS_1


"Baik, saya mengerti. saya akan mengatakannya pada resepsionis di bawah."


"Iya."


Sekretaris Ana lalu keluar dari ruang kerja Xixi untuk memberitahukan kepada resepsionis yang ada di lobby, supaya mereka mengatakan kepada tuan muda Davidson untuk membuat janji terlebih dahulu, sebelum datang ke perusahaan untuk menemui Direktur mereka."


"Tuan muda Davidson, apa kau pikir jika kau ingin bertemu denganku, maka kau bisa kapan saja datang kesini? Sungguh konyol." Ucap Xixi pelan.


Xixi lalu melihat tuan muda Davidson yang berada di lantai bawah pada layar komputernua, dia ingin melihat bagaimana reaksi dari tuan muda Davidson yang ditolak oleh Xixi itu.


"Seorang tuan muda yang selalu mendapatkan apa yang dia inginkan, ternyata di tolak oleh orang yang belum pernah dia lihat sebelumnya. Bukankah ini sangat menyenangkan?" Ucap Xixi yang melihat bagaimana reaksi tuan muda Davidson, saat mengetahui jika Xixi menolak untuk bertemu dengannnya di lobi perusahaan.


Sementara Xixi terlihat begitu senang di dalam ruang kerjanya. Di ruang lobby perusahaan, tuan muda Davidson merasa sangat marah.


"Katakan pada direktur kalian, jika aku yang datang ke sini. Tidak mungkin jika direktur kalian menolakku." Ucap tuan muda Davidson pada resepsionis perusahaan xixi.


"Maaf tuan, ini merupakan peraturan dari perusahaan kami. Anda harus membuat janji terlebih dulu dengan direktur. Jika anda ingin bertemu dengan beliau." Ucap resepsionis.


"Kau..."


"Tuan muda, mohon tahan diri anda. Di sini banyak orang yang melihat, itu tidak baik untuk reputasi anda dan perusahaan kita. Lebih baik kita membuat janji terlebih dahulu dengan direktur ini." Ucap sekretaris tuan muda Davidson, yang mencoba menahan tuan mudanya yang mulai emosi.


Tuan muda Davidson mengepalkan tangannya, menahan kemarahan yang tidak bisa dia luapkan.


"Baiklah, kau urus semuanya. Aku tidak percaya, aku tidak bisa melihat wanita sombong di balik perusahaan ini." Ucap tuan muda Davidson dengan kesal.


"Baik tuan muda."


Tuan muda Davidson berbalik dan berjalan keluar dari gedung perusahaan Xixi dengan kesal. Dia benar-benar tidak percaya, jika dia di tolak oleh seorang wanita. Dan itu adalah pertama kali dia mengalaminya.


"Dasar wanita tidak tahu diri, sudah bagus aku sendiri yang datang kesini untuk bertemu denganmu, tapi kau malah menolakku. Lihat saja aku akan membuatmu bertekuk lutut di depanku."


Tuan muda Davidson menatap orang-orang yang berlalu lalang di depannya, orang-orang itu melihat ke arahnya dengan tatapan yang aneh, selain itu mereka juga berbisik-bisik, saat melewati dirinya.


"Ada apa dengan orang-orang itu, apa mereka tidak pernah melihat laki-laki tampan sedang kesal?" Gumam tuan muda Davidson.


Tuan muda Davidson masuk ke dalam nobilnya, dia tidak memperdulikan tatapan orang-orang itu padanya. Karena dia pikir jika orang-orang itu hanya heran, melihatnya yang sedang kesal di depan gedung perusahaan W. Group saat itu.

__ADS_1


__ADS_2