
Sean update.
Like dan Vote.
***
Still Flashback
Sean melangkahkan kaki kecilnya dengan girang melewati gang-gang yang sering ia lalui. Sean tersenyum semakin lebar saat dirinya mulai dekat dengan tempat yang ia tuju.
Mata Sean memencar sambil memegang kaca toko di depannya. Matanya berputar mencari seseorang. Senyum Sean mengembang saat gadis kecil dengan gaun pinknya serta bando pink yang ia gunakan.
Gadis kecil itu seakan sadar dan bertatapan langsung dengan mata Sean. Valerie tersenyum lebar, lalu melangkah ke luar dari tokonya.
Vale yang memang kesusahan membuka pintu toko yang berat, harus selalu dibantu oleh Papanya.
"Hallo." Sapa papa Vale. Sean membalas senyum pada papa Vale. Papanya kembali masuk ke dalam toko dan membiarkan kedua anak kecil tersebut berada di luar.
"Kakak, mau ngapain hari ini? Mau main bareng Vale tidak?" tanya Vale antusias. Sean tersenyum senang, ingin rasanya ia bermain seperti anak-anak lainnya, namun dia tidak bisa, ada kewajiban lain yang harus ia lakukan.
"Tidak bisa, aku harus bekerja." jawab Sean dengan wajah sedih.
"Bekerja? Tapi kakakkan masih kecil." ujar Vale heran dengan wajah menggemaskannya.
"Tapi ini sudah kewajibanku." ujar Sean lagi. Vale tampak mengerutkan dagunya sambil berpikir.
__ADS_1
"Yaudah Vale temanin kakak kerja ya?" tanya Vale semangat. Sean menggeleng cepat sambil menggoyangkan tangan kecilnya.
"Tidak boleh. Pekerjaanku kotor kamu tidak akan bisa ikut." ujar Sean.
"Tapi Vale mau bantu. Sebentar Vale bilang Papa-Mama." Vale mengetuk pintu kaca tokonya, mengisyaratkan Papanya untuk membuka pintu itu.
Papanya datang dan membukakan pintu itu. "Papa, Vale mau bantuin Kakak kerja bolehkan?" tanya Vale antusias sambil mencengkram kuat kemeja Papanya.
"Kerja? Memangnya kamu bisa?" tanya Papanya.
"Tentu saja Vale bisa Papa." jawab Vale yakin. Papanya tersenyum geli, lalu mengangguk pelan.
"Baiklah, pulanglah untuk makan siang, mengerti?"
"Mengerti Papa." Vale merentangkan tangannya mengisyaratkan agar Papanya yang tinggi itu memeluk tubuhnya.
"I love you Papa." ujar Vale.
"Love you too Sweety."
Setelah Papanya menurunkan tubuhnya, Vale melangkah ke arah Sean dengan raut bangga.
"Vale dibolehkan kak. Ayo pergi sekarang!" ujar Vale semangat dan memimpin jalan seakan dia seorang bos. Sean masih terdiam di tempat dan tersenyum melihatnya tingkah gadis kecil itu.
Gadis kecil yang terlihat seperti preman.
__ADS_1
Semenjak hari itu, Sean selalu ditemani oleh Valerie setiap harinya. Vale akan berjoget ria menampilkan kegemasannya agar orang-orang memberikan uang pada mereka.
Sean juga sering sekali diberikan roti dan diajak makan oleh Papa-Mama Vale. Hingga akhirnya, keadaan Ibu Seanpun sudah pulih dan membaik. Ibunya kembali bekerja seperti dulu.
Namun, kejadian itu merubah segalanya. Ibunya yang baru dua hari mulai bekerja mengais rejeki, ditabrak oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab.
Sean kesusahan mencari uang untuk menolong ibunya yang sekarat di Rumah sakit.
Sean memutuskan untuk pergi menuju toko Valerie, karena hanya keluarga itu yang dekat dengannya.
Namun hasilnya nihil, keluarga Valerie tidak ada di toko hari itu, sedangkan ibunya harus segera diberi tindakan. Sean kecil hanya bisa menangis kebingungan di depan ruangan ibunya.
Hingga, seorang pria dewasa muncul tiba-tiba di depannya, mengaku sebagai ayah kandungnya dan mengatakan akan menyembuhkan ibunya.
Sean senang, tentu saja dia senang dan gembira. Ibunya akan selamat dan ayahnya yang selama ini tidak ia ketahui, datang kepadanya. Ayahnya kaya raya dan hidupnya seakan berputar 180° dari hidup miskinnya di jalanan dengan waktu sehari.
Sejak hari itu, Sean tinggal di rumah Ayahnya dan tak pernah menemui Vale lagi.
Sean berusaha pergi ke toko itu dengan supir ayahnya, namun toko itu telah tutup dan tidak pernah di buka kembali.
Sean mencari Vale tanpa menyerah, hingga ia beranjak remaja saat umurnya menginjak 14 tahun dan menguasai penuh Komputer dibantu oleh team bayarannya. Sean akhirnya menemui gadis itu, di Negara yang berbeda dengannya, berada sangat jauh darinya.
Sean hanya dapat bersembunyi dan melihatnya dari jauh. Itu semua dilakukan untuk Valerie, hingga waktunya tiba dan dia akan menemui langsung gadis itu.
Flashback Off
__ADS_1
Bersambung....