
"Maaf, senior tapi aku tidak berniat melakukan pertarungan resmi dengan anda," kata kazuto kepada senior yang ada di depannya, jujur saja dia tidak menyangka jika setelah istirahat pelajaran pertama dimulai dia mendapatkan tantangan dari kakak kelas.
Itu mungkin karena keberhasilannya dalam memimpin timnya dan mendapatkan tempat pertama dalam ujian khusus di akademi cinder.
'Jadi dia senior eudora,' pikir kazuto yang ketika itu saling berhadapan dengan eudora.
"Apa kau yakin jika kau berniat untuk tidak menerima tantanganku," kata eudora kepada kazuto.
"Saya yakin, lagipula bukannya senior seharusnya bertarung dengan senior saya," kata kazuto yang tidak mengerti dengan alasan kenapa eudora yang merupakan salah satu 5 terkuat di akademi ini mau melakukan pertarungan dengannya.
Lagipula dia tahu seberapa pentingnya status itu di akademi ini, dan eudora sendiri merupakan salah satu dari 5 terkuat dia akademi ini, sehingga dalam pikiran kazuto, terlintas pemikiran yang membuatnya berpikir mengenai apa yang membuat senior eudora sampai memutudkan datang hanya untuk melawan kazuto.
"Kazuto yuki, murid kelas 1 akademi hexion, merupakan murid rekomendasi khusus yang mendapatkan surat langsung dari kepala sekolah, memiliki bakat dalam bidang akademi ataupun atletik, dia memiliki makhluk pemanggil yang merupakan hal yang langka bisa dimiliki oleh penyihir manusia, dia telah berhasil mendapatkan kursi ke-4 dewan elit setelah dia mengalahkan kursi ke-4 sebelumnya, lalu memiliki hubungan yang sangat baik dengan putri kerajaan hexion, yaitu lousse shuya hexion bersama dengan keluarga kerajaan," kata eudora yang mengatakan semua prestasi yang dimiliki oleh kazuto, ditambah yang membuatnya terkejut adalah kata-kata terakhir yang dikatakan oleh eudora.
'Apa jangan-jangan dia tahu hubunganku dengan kak lousse,' pikir kazuto yang melihat ke arah eudora.
"Setelah aku mendengar semua itu, tentu aku menjadi tertarik dengan murid ini, apa kau tahu apa maksudku," kata eudora kepada kazuto.
"Maaf senior, tapi saya tetap menolaknya," kata kazuto yang ketika itu berniat untuk pergi dan kembali ke kelasnya.
__ADS_1
'saat ini kami sedang dalam keadaan dimana kami tidak boleh mengambil tindakan yang bodoh, karena hal itu mungkin saja akan mengakibatkan pencorengan nama baik untuk akademi kami, dan sampai aku tahu dengan jelas tujuannya yang asli, maka aku tak boleh mengambil tindakan yang ceroboh,' pikir kazuto yang ketika itu berniat untuk kembali ke kelasnya, sampai ketika itu dia mendengar kata-kata yang membuatnya membalikkan badannya.
"Bagaimana kalau aku memberikan sesuatu jika kau bersedia untuk bertarung melawanku," kata eudora kepada kazuto, walaupun kazuto yakin jika tidak ada satu hal yang bisa dia berikan yang membuatnya bisa tertarik, tapi dia tetap melihatnya.
Lalu ketika itu eudora berjalan pelan ke arah kazuto dan membisikkan sesuatu yang membuat kazuto membelalakkan matanya yang ketika itu membuat raut wajahnya menjadi keras, seakan dia ingin tahu mengenai apa yang sebenarnya terjadi.
"B-bagaimana, bagaimana kau memiliki benda itu, ?" Tanya kazuto kepada eudora yang cuma tersenyum.
"Eh, maaf tapi aku tidak berniat untuk memberitahukanmu, lagipula aku tidak akan memberitahukan itu jika kau tidak setuju untuk bertarung melawanku," kata eudora yang mendekat dan menatap langsung wajah kazuto.
"Baik, aku terima tantanganmu," kata kazuto, meskipun yang lain telah memintanya untuk tidak melakukan pertarungan melawannya, tapi kali ini kazuto tidak bisa membiarkan benda itu berada di tangan orang lain.
"Bagus, 1 minggu lagi kita akan melakukan pertarungan resmi, baiklah aku pergi dulu, sudah waktunya kelas selanjutnya, dah," kata eudora yang pergi melambaikan tangannya kepada kazuto.
"Ada masalah apa kazuto, sampai menyuruh kami cepat kami, ?" Tanya arthur yang ketika itu segera datang setelah dia mendapatkan panggilan dari kumara untuk datang ke tempat biasa mereoa.
"Aku langsung ke intinya, aku menerima tantangan untuk melakukan pertarung resmi," kata kazuto yang membuat keempat orang itu terbebelalak.
"Dengan siapa dan bagaimana responmu terhadap tantangannya, ?" Tanya cyril yang kepada kazuto.
__ADS_1
"Aku menerima tantangannya, dan untuk siapa orangnya, dia adalah senior eudora," kata kazuto yang ketika itu memnuat ketiga kakak kelasnya terkejut karena lawannya adalah salah satu dari 5 terkuat.
"Kazuto, bukannya aku, tidak. Bukannya kami telah memintamu untuk tidak melakukan oertarungan dengan senior eudora, hei apa kamu dengar, ?" Tanya lena yang ketika itu mencubit-cubit dan melebarkan pipi kazuto, karena bagaimana bisa, setelah mereka susah payah menjelaskan kepada mereka untuk tidak melakukan apapun, salah satu dari mereka malah datang dan memberikan berita heboh ini kepada mereka.
"Maaf, tapi ada sesuatu yang aku harus dapatkan tidak peduli apapun yang terjadi dan benda itu ada di tangan senior eudora," kata kazuto kepada mereka, yang membuat mereka tenang, lalu meminta kazuto untuk menjelaskan kenapa dia tetap menerima tantangan dari eudora meskipun telah mereka peringatkan.
Lalu kazuto mulai menjelaskan mengenai awal mula mereka bertemu dan berbicara, dan ketika itu dia menjelaskan mengenai barang yang akan diberikan kepada kazuto jika dia mau bertarung melawannya.
"Jadi begitu, tapi bagaimana dia bisa mendapatkan barang itu, lalu bagaimana dia bisa mengetahui jika benda itu ada hubungannya denganmu, ?" Tanya arthur kepada kazuto.
"Aku tidak tahu, karena itu aku memutuskan untuk bertarung melawannya," kata kazuto kepada mereka.
"ada kemungkinan besar, jika ini adalah perangkap, lagipula setelah mendengar apa yang kau katakan, aku merasa jika alasan kenapa dia menantangmu adalah karena di antara kita berlima, kau adalah orang yang paling dekat dengan senior lousse," kata cyril kepada kazuto yang ketika itu menganggukan kepalanya.
"aku juga memikirkan hal yang sama, tapi mengingat jika saat ini senior eudora adalah satu dari 5 terkuat di akademi ini, aku tidak yakin jika alasan kenapa dia memutuskan untuk bertarung melawanmu adalah karena dia ingin melakukan sesuatu seperti balas dendam kepada orang yang memiliki hubungan dekat dengan senior lousse," kata lena kepada mereka.
"benar, dia sendiri telah terikat dengan aturan akademi ini, sehingga dia pasti memiliki alasan untuk bertarung melawanmu," kata cyril kepada kazuto.
'memang benar, dari awal aku merasa ada sesuatu yang tidak wajar dengan alasan kenapa senior eudora memutuskan untuk bertarung melawanku, terlebih lagi apa dia juga memiliki hubungan dengannya,' pikir kazuto mengenai hal yang baru saja terjadi.
__ADS_1
"Tapi meski begitu, kau telah menerima tantangannya, jadi aku harap dapat mengalahkannya," kata lena yang menyemangati kazuto, karena lawan yang dia lawan kali ini berbeda dengan ketika dia melawan bahal, tapi dia adalah orang yang mewakili akademi 2 tahun yang lalu, dalam turnamen 4 akademi.
Ada kemungkinan juga, jika eudora memiliki kemampuan yang bisa dibandingkan dengan putri iblis akademi hexion, mengingat jika di masa lalu mereka pernah berseteru, sehingga hal ini akan menjadi sebuah tantangan dengan level yang berbeda untuk kazuto.