The Reincarnator

The Reincarnator
bab 79 : selamat ulang tahun


__ADS_3

"ice lock," kata katia yang ketika itu sedang memerangkap beberapa orc menggunakan rantai yang terbuat dari es, "kumara, roxy, sekarang," kata katia yang ketika itu masih menahan pergerakan mereka menggunakan elemen es.


"baik, fox blast," kata kumara yang ketika itu menembak setengah dari orc yang telah ditangkap oleh katia, sedangkan untuk roxy dia juga telah selesai menebas kepala dari setiap orc yang telah mereka tangkap.


"akhirnya selesai," kata katia yang ketika itu telah melihat dan memastikan untuk mengecek 2 kali monster yang mereka bunuh, jika mereka telah benar-benar mati, dan setelah pengecekan tidak ada satupun monster yang masih hidup.


"terima kasih untuk kerja kerasnya, kalian bisa naik ke punggungku untuk kembali jika kalian lelah," kata kumara yang ketika itu menawarkan kepada mereka untuk digendong kembali menuju guild yang ketka itu mereka terima tawarannya.


"ngomong-ngomong menurut kalian, berapa banyak kelompok yang telah menyelesaikan misi, ?" tanya katia kepada roxy dan kumara.


"ada kemungkinan jika sudah ada lebih dari 10 kelompok yang telah menyelesaikan misi mereka," kata roxy kepada mereka.


"kita beruntung kita mendapatkan misi untuk membasmi orc ini, jadi kurang lebih kita akan mendapatkan nilai 80," kata katia yang ketika itu kumara dengan cepat berlari untuk melapor kembali ke guild untuk memberitahukan mengenai keberhasilan misi mereka, sampai mereka bertemu dengan kelompok yang familiar.


"ren, kau juga baru menyelesaikan misimu, ?" tanya katia yang ketika itu melihat ren dan lou yang penuh dnegan luka.


"ya, kami beruntung kami bisa mengalahkannya," kata ren yang sedikit lega karena dia telah menyelesaikan misi rank B.


"jadi berapa total misi kalian, ?" tanya katia.


"kami menyelesaikan 2 misi rank C dan 1 misi rank B," kata ren yang melihat ke arah katia, "lalu, bagaimana dengan kalian, ?" tanya ren yang melihat ke arah katia dan kelompoknya.


"kami telah menyelesaikan 3 misi rank B, jadi kami cukup yankin kami bisa mendapatkan nilai yang cukup tinggi," kata katia kepada ren, dia sendiri sudah cukup berpengalaman dalam bidang ini, jadi dia tahu seperti apa batasnya, terlebih lagi saat ini mereka sedang melakukan ujian karena itu dia tidak bisa mengambil keputusan untuk mengambil misi yang sulit, lalu mereka pun terus berjalan menuju guild untuk memberikan laporannya kepada resepsionis dan kembali ke akademi untuk memberikan hasil mereka kepada profesor sophia.


"baiklah, kerja bagus, kalian boleh pergi," kata profesor sophia yang ketika itu telah membaca hasil laporan mereka, dan mereka pun keluar dari kantor guru dan peegi ke asrama mereka masing-masing untuk beristirahat.


Lalu beberapa hari setelah itu para guru telah menyelesaikan penilaian mereka dan menaruh hasil dari nilai mereka di papan pengumuman.




Kazuto Yuki.

__ADS_1


nilai : 95




Karnatia Elinstein, Kumara, Roxy.


nilai : 87




Astra Winddum, Jack Darkuss, Ark.


nilai : 82




"hei, kazuto," kata ren yang ketika itu berada di samping kazuto, dan menaruh lengannya di sekitar lehernya.


"oh, ren, bagaimana kabarmu, ?" tanya kazuto yang ketika itu katia datang bersama dengan kumara.


"lumayan, jadi kau berhasil dengan misi yang sulit itu, ?" tanya ren yang ketika itu mengingat jika dia sendiri yang memberikan misi rank A yang sulit itu.


"ya, aku cukup sulit untuk mencarinya tapi aku berhasil," kata kazuto kepada ren.


"ngomong-ngomong kau mencarinya dimana, ?" tanya ren yang penasaran, dia, lou, dan elise telah mencari itu di minggu pertama, tapi sampai hari ke-5 mereka tidak mendapatkan sedikit pun petunjuk mengenai tanaman itu, dan pada akhirnya mereka menyerah dan mencari misi yang lain karena mereka telah menghabiskan terlalu banyak waktu untuk mencari bunga itu tapi tidak mendapatkan hasil apapun.


"resepsionis itu mengatakan jika satu-satunya petunjuk kita bisa menemukannya adalah jika bunga itu berada di area yang terkonsentrasi dengan sihir, sehingga itu membuatku memutuskan untuk mencarinya di hutan itu," kata kazuto yang membuat ren menjadi paham dengan tempat kazuto pergi walaupun tempat itu berbahaya tapi tidak salah jika itu adalah tempat yang tepat dan memiliki kemungkinan yang tinggi untuk tanaman itu tumbuh.

__ADS_1


"kau pergi ke hutan mistis ya, ?" tanya ren yang mendapatkan konfirmasi dengan anggukannya.


"astaga, ternyata benar jika kau mengambil misi itu," kata katia yang ketika itu bergabung dengan kazuto dan ren.


"katia, selamat untuk tempat ke-2," kata kazuto yang memberikan selamat kepada katia karena tidak hanya mendapatkan prestasi yang baik, tapi karena telah memutuskan untuk membuat pilihan untuk tidak mengambil misi yang terlalu sulit dan terlalu lama untuk dia kerjakan.


"ya, terima kasih," kata katia.


"nanti pulang sekolah datang ke kamarku sendirian, ok," kata kazuto dengan suara yang pelan di telinga katia.


"y-ya," jawab katia dengan wajah sedikit memerah karena undangan mendadak kazuto.


"tapi ngomong-ngomong dimana kumara, ?" tanya ren yang tidak melihat sosok kumara dari tadi.


"dia tadi berkumpul bersama dengan teman-temannya, mungkin saat ini dia sedang di kantin," kata kazuto.


"jadi begitu," kata ren yang lalu seperti biasa mereka melakukan aktivitas mereka seperti biasa lalu ketika pulang sekolah kazuto membawa katia msnuju kamarnya.


"selamat ulang tahun," kata kazuto yang menyerahkan sebuah hadiah kepada katia yang ketika itu terkejut karena dia tidak menyangka jika kazuto masih mengingat ulang tahunnya setelah betapa sibuknya mereka.


"t-terima kasih," kata katia yang ketika itu memegang kado pemberian kazuto dan membukanya atas perintahnya.


"ini kan," kata katia yang terkejut dengan apa yang dia lihat.


"beberapa minggu yang lalu, aku meminta penjahit untuk membuatkan baju ini, untung saja tepat waktu," kata kazuto yang sedikit malu karena dia tidak terlalu hebat dalam melakukan ini, dia hanya berharap jika katia tidak kecewa.


"aku suka, terima kasih," kata katia yang tersenyum sambil memegang pakaian pemberian kazuto, "apa boleh aku pakai, ?" tanya katia kepada kazuto yang segera dia angguki.


"bagaimana, apa sesuai dengan ukuranmu, ?" tanya kazuto kepada katia.


"ya, baju ini sangat sempurna dan nyaman ketika dipakai," kata katia yang awalnya bahagia tapi wajahnya tiba-tiba menjadi penasaran karena suatu hal dan memutuskan untuk menanyakan ini pada kazuto.


"kazuto, bagaimana kau tahu ukuranku, ?" tanya katia yang sepertinya tidak mengingat apapun di ingatannya jika dia pernah memberitahu kazuto mengenai ukuran tubuhnya.

__ADS_1


"oh, ketika itu aku pergi ke kediaman elinstein untuk menanyakan ukuran bajumu, lalu ibumu.. Sedikit terlalu banyak mengatakan beberapa hal yang tidak dperlukan," kata kazuto dengan wajah sedikit memerah.


"ahh, jadi begitu," kata katia yang lalu menghabiskan waktunya di kamar kazuto dengan memakan makanan buatanya dan ditambah dengan kue khusus yang kazuto pesan di hari terakhir ujian.


__ADS_2