
"anda bilang barang, untuk siapa ?" tanya penjaga itu kepada kazuto.
"ya, ini untuk yang mulia putri reah," kata kazuto yang ketika itu membuat para penjaga menurunkan penjagannya dan membiarkan kazuto untuk masuk.
"silakan masuk," kata penjaga itu yang membiarkan kazuto masuk dengan barang yang mau dia antarkan lalu ketika itu diantarkan oleh seorang pelayan yang menyuruh kazuto untuk duduk sambil menunggu tuan putri.
'dengan ini satu misi sudah selesai, selanjutnya misi apa yang akan kuambil ya,' pikir kazuto yang berpikir mengenai misi yang akan dia lakukan selanjutnya, sampai suara orang masuk ke dalam ruangan.
"apa anda telah menunggu lama," katanya yang ketika itu memasuki ruangan.
"tidak, saya juga baru sampai putri reah," kata kazuto.
"jujur saja, aku tidak menyangka jika aku akan bertemu denganmu lagi, apa mungkin ini takdir, ?" tanya reah yang ketika itu duduk dan menatap wajah kazuto.
"ya, ini cuma kebetulan," kata kazuto, jujur saja dia hanya ingin menyelesaikan misi ini untuk ujiannya, dan mengingat jika dia pernah bertemu dengan putri reah maka dia merasa jika ini adalah tugas yang sempurna untuknya.
"baiklah, kalau begitu, aku ambil barangnya dan ini bayarannya," kata reah yang memberikan beberapa koin emas kepada kazuto.
"terima kasih," kata kazuto.
"ngomong-ngomong bukannya kau mengatakan jika kau adalah murid akademi, tapi kenapa kau melakukan misi yang kuberikan pada guild petualang, aku yakin jika saat ini akademi tidak sedang berlibur," kata reah.
"ya, saat ini kami sedang melakukan ujian khusus, dimana kami harus melakukan beberapa misi untuk mendapatkan nilai, semakin tinggi rank misinya maka nilai yang kami dapatkan juga akan semakin tinggi," kata kazuto kepada reah yang akhirnya mengerti tentang alasan kenapa kazuto yang mengirimkan barang itu.
__ADS_1
"jadi begitu, tapi bukannya itu cukup berbahaya, apalagi jika kau melakukannya sendirian, ?" tanya reah kepada kazuto, tentu dia tahu tentang seberapa kuatnya kazuto dari pertemuannya ketika dia membantu bell membunuh para ogre, tapi dia sendiri tidak yakin jika murid lain akan memiliki tingkat kekuatan yang sama dengan yang dimiliki kazuto.
"oh, untuk yang lain mereka melakukannya dengan berkelompok, aku saja yang melakukan misi ini sendiri," kata kazuto yang ketika itu menjelaskan mengenai situasinya kepada reah jika saat ini dia menempati kursi dewan elit di akademinya, dan sudah menjadi tradisi untuk mereka yang berada di kursi ini untuk melakukan ujian yang lebih sulit.
"jadi begitu kalau begitu, bagaimana kalau ini, ?" tanya reah yang ketika itu memberikan semacam lembaran kepada kazuto, yang berisi suatu pekerjaan untuk mengumpulkan batu warna bersama dengan tim penjelajah mereka.
"aku berniat untuk meminta kepada guild untuk mencari petualang untuk membantu tapi karena kau disini aku rasa itu tidak diperlukan," kata reah kepada kazuto.
'hm, jujur saja ini cukup bagus dengan begini aku bisa menyelesaikan 2 misi dalam 1 perjalanan, terlebih lagi..' pikir kazuto yang ketika itu melihat jika misi ini berada pada rank A, yang berarti ini akan sangat menguntungkannya.
"jadi apa kau menerimanya, ?" tanya putri reah kepada kazuto.
"baik, saya terima," kata kazuto yang memutuskan untuk menyelesaikan misi ini.
lalu di pagi setelah sarapan kazuto segera pergi untuk menemui orang yang akan melakukan pertambangan dengannya.
"apa kau adalah orang yang akan membantu kami untuk bertambang, ?" tanya seorang pria dengan telinga anjing berwarna yang melihat ke arah kazuto.
"ya, aku orangnya," kata kazuto kepadanya.
"baiklah kalau begitu, tujuan kita adalah untuk mencari kristal merah, biru, ungu, hitam dan putih, untuk di lapisan kita dapat menemukan 3 kristal yang lain, tapi untuk kristal sisanya, kita harus pergi menuju lapisan tengah, bocah meskipun sang putri meromendasikan dirimu tapi aku ingin mendengar pendapatmu, apa kau bisa melakukan ini, ?" tanyanya kepada kazuto.
"ya, aku bisa," kata kazuto kepadanya yang ketika itu hanyam mengangguk dan mengatakan kepada yang lain untuk bersiap memasuki gua dan setelah beberapa jam mereka telah berhasil menambang beberapa kg kristal warna.
__ADS_1
"kapten, kami mendapatkan sebanyak 10 kg kristal merah, 12.5 kg kristal biru, dan 12 kg kristal ungu," kata salah satu penambang yang memberikan detail mengenai kristal yang mereka dapatkan.
"bagus, selanjutnya kita akan mengambil kristal putih dan hitam yang berada di lapisan bawah, jadi beristirahatlah," katanya yang ketika itu duduk sambil memakan bekalnya.
"kapten, apa di lapisan atas krital hitam dan putih tidak bisa ditemukan, ?" tanya kazuto yang ketika itu duduk di sebelahnya.
"itu bukannya tidak bisa, hanya saja untuk bisa menemukan kristal itu sangat sulit, jika asal menambang dimana saja, maka bisa saja itu membutuhkan waktu berhari-hari untuk menemukannya, tapi jika kita ke lapisan tengah, maka peluang kita untuk menemukan kristal yang kita cari juga akan meningkat, karena ruang yang berada di lapisan tengah bisa berkali-kali lebih besar, daripada lapisan atas," kata kapten itu yang memakan bekalnya dan membaginya dengan kazuto.
"jadi jika anda menemukan kedua kristal itu disini, apa anda akan tetap pergi ke lapisan tengah, ?" tanya kazuto kepada kapten.
"tentu saja tidak, meski begini aku adalah kapten, yang berarti jika saat ini aku memegang beban untuk melindungi nyawa mereka," katanya kepada kazuto.
"kalau begitu tunggu sebentar," kata kazuto yang ketika itu berdiri dari tempat duduknya dan menutup matanya.
"hei apa yang kau lakukan, ?" tanya kapten yang ketika itu tidak dijawab oleh kazuto dan ketika itu dia melihat jika tubuh kazuto saat ini telah dialiri oleh sihir hijau.
"aku menemukannya," kata kazuto yang ketika itu berjalan ke dalam gua yang membuat penambang yang lain khususnya kaptennya menjadi penasaran dengan apa yang dilakukan oleh kazuto.
Kazuto pun terus berjalan sampai dia berhenti beberapa meter dari dari sebuah jalan yang terlihat buntu, ketika itu yang lain melihat dengan tertarik mengenai apa yang akan dilakukan oleh kazuto, lalu ketika itu dia memuncul sebuah busur yang ketika itu dia tarik dan memuncul sebauh panah hijau, "green mode : nature arrow," kata kazuto yang ketika itu menembakkan panah ke dinding tersebut membuatnya hancur dan memunculkan sesuatu yang bersinar dari balik debu.
"tunggu itu kan," kata para penambang yang tidak percaya dengan apa yang telah dilakukan oleh kazuto, dia baru saja menembak sebuah dinding yang menyembunyikan kristal putih, sesuatu yang sangat sulit ditemukan oleh para penambang di lapisan atas berhasil ditemukan oleh kazuto dalam sekali coba.
Dan tidak hanya itu setelah dia selesai, dia berlari ke arah yang lain dan ketika itu dia sekali lagi menembakkan panahnya yang ketika itu tsrlihat sebuah kristal berwarna hitam yang tersembunyi di balik dinding yanh dihancurkan kazuto.
__ADS_1
Setelah selesai kazuto berbalik ke arah penambang dan mengatakan ini sambil tersenyum, "dengan ini kita tidak perlu ke lapisan tengah kan," kata kazuto kepada mereka.