The Reincarnator

The Reincarnator
bab 41 : kakak


__ADS_3

"apa, ?" tanya kazuto yang tidak mengerti dengan maksud perkataan lousse.


"kau adalah adikku, Cassian von hexion, pangeran kerajaan hexion, serta anak dari raja dan ratu negeri ini," kata lousse yang membuat kazuto membelalak.


"maaf tapi yang mulia, aku ini bukan adikmu," kata kazuto yang mencoba menyangkal karena sepanjang hidupnya dia tidak pernah memiliki hubungan apapun dengan keluarga kerajaan, dan untuk berpikir jika saat ini setelah dia kehilangan keluarga malah kebenaran terungkap.


"tidak, aku memiliki bukti jika kau adalah adikku," kata lousse yang memcoba membangunkan kazuto dari ilusinya.


"apa karena rambut hitam dan mata biruku yang mirip dengan ratu, aku tahu jika kami memiliki ciri-ciri yang sama tapi anda tidak bisa membuat prasangka hanya karena itu," kata kazuto yang mulai panik, tidak ingin menerima kebenaran jika keluarganya selama ini bukanlah keluarganya yang asli, dan keluarganya yang asli mengetahui identitasnya tapi menyembunyikannya sampai sekarang.


"bukan itu," kata lousse yang mendekat ke kazuto dan meraih tangannya menggunakan tangannya, lalu mengaktifkan sihirnya yang memunculkan simbol kerajaan mereka di tangan lousse dan kazuto, "ini buktiku, hanya mereka yang memiliki darah keluarga kerajaan yang dapat menggunakan sihir ini," kata lousse yang melemparkan bukti tepat di wajah kazuto yang ketika itu tidak percaya.


"aku tahu jika pikiranmu sedang panik dan ingin menanyakan berbagai hal dan aku akan dengan senang menjawab semuanya," kata lousse yang waktu itu membuat kazuto tenang karena panik tidak akan menghasilkan apapun, dan karena tangan lousse yang gemetar dan terasa jika akan segera meneteskan air mata jika selangkah saja salah, lalu kazuto pun menuruti kata lousse dan mereka pun di tempat duduk di taman.


sedangkan di semak-semak terdapat 2 orang yang mengawasi mereka tanpa diketahui oleh lousse dan kazuto.


"sepertinya mereka mulai bicara," kata pram yang senang dan lega, jujur saja dia tidak tahu bagaimana kazuto akan bereaksi setelah berita kematian keluarganya meskipun kazuto telah berhasil melewatinya tapi tetap saja pram tidak bisa membayangkan dengan bagaimana reaksi kazuto terhadap kebenaran yang terus lousse sembunyikan.


"ya, aku hanya berharap jika lousse berhasil," kata kepala sekolah.

__ADS_1


"jadi.. apa pertanyaanmu, ?" tanya lousse.


"mungkin yang pertama adalah kapan kau mengetahui jika aku adalah adikmu, ?" tanya kazuto yang penasaran dengan awal lousse mengetahui jika dirinya adalah adiknya.


"ketika pertama kali kita bertemu, aku menggunakan mata octagramku untuk melihat jiwamu dan ketika itu mataku terbelalak ketika melihat jiwamu, itu adalah jiwa yang kurindukan sejak lama tapi tidak peduli seberapa keras aku mencarinya tapi aku tidak menemukannya, itu adalah jiwa adikku, yaitu kau cassian," kata lousse yang mengucapkan nama asli kazuto.


"jadi karena itu kau memintaku untuk memanggilmu sebagai kakak," kata kazuto yang mendapatkan anggukan dari lousse.


"jadi siapa saja yang mengetahui ini, ?" tanya kazuto, yang ingin tahu secara pasti mengenai berapa banyak orang yang mengetahui kebenarannya.


"sejauh ini hanya 5 orang termasuk diriku yang mengetahui identitas aslimu," kata lousse.


ini merupakan hal yang wajar bagi kazuto jika dia menanyakan hal itu karena jika memang mereka menyayanginya maka kenapa mereka tidak mencarinya dan membiarkan dirinya sampai sekarang, apalagi orang yang di depannya ini, dia ingin melihat reaksinya apakah dia berbohong atau tidak, dan jika dia memang berbohong soal menyayanginya maka pada detik itu kazuto akan pergi dan tidak akan mau berurusan lagi dengan lousse atau pun keluarga kerajaan dia hanya akan menyelesaikan studi 3 tahunnya di akademi ini dan pergi merantau, karena itu merupakan keingin terakhir dari mendiang ayahnya.


ketika mendengar itu, awalnya lousse berkeringat dingin karena jawabannya mungkin adalah sesuatu yang akan memperbaiki hubungan mereka sebagai saudara atau yang akan menghancurkannya, tapi ada sesuatu yang mengganjal mulutnya untuk mengatakan sesuatu, itu membuatnya tidak nyaman tapi meski begitu dia tidak berniat untuk tidak mengatakan apa-apa, dia sudah membuang banyak kesempatan dan dia yakin jika ini adalah kesempatan terakhir yang dia miliki, dia pun melihat kazuto sebelum dia menenangkan dirinya dan memperbaiki kompusernya lalu mengatakan ini.


"ya," kata lousse yang memutuskan untuk memberikan jawaban singkat, sesuatu yang membuat kazuto terkejut karena dia akan mengira jika lousse akan setidaknya mengucapkan lebih dari 10 kata, tapi dia hanya mengatakan 1 kata.


"mungkin jawabanku itu pendek tapi aku tidak perlu untuk memperpanjang kata-kataku dengan kata-kata mewah karena pada akhirnya jika semua itu adalah untuk membuktikan jika kami meenyayangimu," kata lousse yang akhirnya mengucapkan kata-kata yang selama ini di pendam dan akhirnya bisa menangis bahagia.

__ADS_1


Kazuto yang melihat itu sudah tahu jika lousse tidak berbohong, ada beberapa hal yang ingin dia tanyakan tapi dia memendamnya sedalam-dalamnya karena saat ini dia ingin agar lousse dapat menenangkan dirinya, jujur untuk menganggap lousse serta raja dan ratu sebagai keluarganya akan sangat sulit, tapi mungkin suatu hari, ya suatu hari nanti dia pasti akan menganggap mereka sebagai sebuah keluarga.


"aku mungkin masih belum bisa menganggapmu sebagai kakak, tapi bisakah kau menunggu sampai hari dimana itu akan terjadi, ?" tanya kazuto kepada lousse.


"itu berarti," kata lousse.


"ya," kata kazuto yang lalu lousse menjadi begitu senang dan berlari lalu memeluk kazuto, kazuto sendiri membiarkan kakaknya untuk memeluknya karena saat ini untuk pertama kalinya dia memeluk adiknya yang telah hilang.


"sepertinya ini berakhir dengan baik ya," kata pram yang lega dengan bagaimana awal dari hubungan mereka.


"ya, meskipun masih ada dinding yang menghalangi mereka, tapi aku yakin jika mereka pasti dapat melewatinya," kata kepala sekolah.


"ngomong-ngomong bagaimana kita memanggil kazuto mulai sekarang, ?" tanya pram.


"hm, aku rasa jika dia akan lebih memilih untuk menyembunyikan identitasnya," kata kepala sekolah kepada pram, karena akan sangat merepotkan untuk kazuto jika dia mengumunkan identitasnya sebagai anak raja dan ratu yang telah menghilang selama 10 tahun lebih.


"saya rasa anda benar," kata pram, orang-orang menganggap jika kazuto adalah seorang rakyat jelata yang berbakat dan hanya itu, tapi jika statusnya diketahui oleh orang-orang maka sudah pasti jika mereka akan memandang kazuto dengan cara yang berbeda, apalagi hal itu akan menimbulkan pertanyaan dari para warga dan bangsawan yaitu kenapa kazuto yang merupakan pangeran kerajaan dan serta pewaris tahta bisa kembali hidup.


"tapi itu tergantung pada kazuto jika dia ingin atau tidak menyembunyikan statusnya," kata kepala sekolah yang berjalan dan pergi meninggalkan kazuto dan lousse untuk menyelesaikan urusan mereka, begitu pula dengan pram yang kembali ke kelasnya karena sama seperti kepala sekolah jika ini merupakan percakapan pribadi yang hanya mereka saja yang tahu, mereka sebagai orang luar tidak pantas untuk mendengar.

__ADS_1


__ADS_2