
Ketika semua orang melihat tebasan putih yang keluar dari pedang eudora dan kazuto yang terus menghindarinya dengan menciptakan lingkaran sihir dan terus melompat menggunakan gaya pegas dari lingkaran sihirnya.
Lalu ketika itu semua orang melihat kazuto berdiri di udara menggunakan lingkaran sihirnya, dan mencipatakan 1 lingkaran sihir lagi yang segera dia injak memberikannya sebuah gaya pegas yang membuatnya melesat ke arah eudora yang ketika itu menyiapkan sebuah perisai putih.
"Purple mode : momentum slash," dan dengan itu kazuto melancarkan serangan pedangnya, tapi eudora segera menahan tebasan kazuto menggunakan perisai miliknya.
"Terima ini," kata eudora yang ketika itu menggunakan tangannya yang memegang pedangnya untuk menebas kazuto yang ketika itu tubuhnya masih berdiri di udara.
Kazuto sendiri yang melihat itu segera membuat lingkaran sihir yang membuatnya terlontar ke atas, lalu membuat lingkaran sihir seklai lagi untuk dia pakai sebagai pijakan.
"Jadi seperti itu cara mainmu," kata eudora yang ketika dari dalam armornya memunculkan sebuah sayap, dan terbang ke kazuto dan menghadap ke arahnya, "dua orang bisa memainkannya," kata eudora yang ketika itu mengibaskan pedangnya ke arah kazuto yang langsung di hindari dan langsung melompat ke bawah.
Melihat itu eudora langsung terbang mengejar kazuto, yang ketika itu dia menggunakan pedangnya dan memberikan tebasan berkali-kali kepada kazuto, kazuto sendiri langsung menghindarinya dan membuat beberapa serangan lain kepada eudora tapi dengan mudah eudora berhasil menahannya dan segera melesat ke arah kazuto.
melihat itu kazuto segera membuat lingkaran sihir di kakinya untuk melesatkan dirinya ke bawah, dan ketika itu kazuto berhasil sampai ke bawah dengan dirinya yang ketika itu segera menyiapkan serangan.
"Ayo kita lakukan," kata kazuto yang ketika itu melihat eudora yang melesat lebih cepat ke arah kazuto, lalu dia pun mengaktifkan mode birunya dimana dia mengeluarkan sejumlah sihir biru dengan jumlah yang sangat banyak dari tubuhnya.
"Blue mode secret technique.." kata kazuto yang ketika itu memegang pedangnya dia atas kanan kepalanya.
"Hmph, light penetrate..," kata eudora yang ketika itu menerima tantangan kazuto untuk menyelesaikan semuanya di serangan selanjutnya, ketika itu pedangnya bersinar dengan terang.
Lalu ketika itu mereka berdua saling berdekatan yang pada detik selanjutnya dilancarkan oleh serangan mereka berdua.
"Heaven slash," teriak kazuto.
"Attack," teriak eudora.
__ADS_1
Yang lalu kedua serangan mereka bertabrakan dan menimbulkan ledakan yang terbuat dari serangan mereka berdua membuat semua orang menutup mata mereka karena gelombang kejut serangan itu.
Ketika itu tidak ada satupun yang tahu mengenai apa yang terjadi, atau bagaimana dengan keadaan kazuto dan eudora yang ketika itu masih ada di arena, tapi karena debu dan asap mereka tidak dapat melihat apa yang terjadi.
Ketika itu debu dan asap sedikit demi sedikit mulai menghilang dan terlihat 2 sosok petarung yang ketika itu punggung mereka saling berhadapan.
Lalu disaat itu, dalam momen itu kazuto terjatuh di lantai tidak sadarkan diri yang membuat orang yang menonton mengalihkan pandangannya ke arah eudora yang ketika itu melihat jika salah satu dari sayapnya telah terpotong, tapi dia tetap sadar.
"Pemenang dari pertarungan ini eudora," dan dengan pengumuman dari wasit, pertarungan berakhir dengan eudora yang dinyatakan sebagai pemenang.
Kazuto sendiri yang tidak sadar segera dibawa oleh para profesor menuju ruang farmasi untuk segera diobati.
Kumara, dan murid dari akademi hexion juga segera pergi dari tempat duduk mereka ke tempat kazuto berada, begitupula dengan rui dan margaret, serta crone dan beberapa murid yang menjadi kenalan kazuto segera pergi untuk melihat kondisinya.
'Hm atap putih, jadi begitu aku kalah ya,' pikir kazuto yang ketika itu baru saja bangu , dia tidak pernah memiliki keinginan untuk menang lebih dari apapun di peetarungan ini, jujur saja dia tahu jika dia tidak akan bisa mengalahkan eudora tapi meskipun begitu dia bahkan tidak bisa untuk memberikan luka padanya, omong kosong macam apa ini.
"Jadi ini rasanya kalah ya," kata kazuto yang ketika itu menarik perhatian orang yang berada di dekatnya.
"Ya," katanya yang lalu lena pergi keluar dan memanggil yang lain, "dia sudah bangun semuanya," kata lena kepada orang yang berada di luar.
"Master kau sudah bangun," kata kumara kepada kazuto yang ketika itu sudah tersadar.
"Bagaimana keadaanmu, ada yang sakit, ?" Tanya margaret.
"Aku tidak apa-apa, tapi ngomong-ngomong bagaimana hasilnya, ?" Tanya kazuto.
"Ketika kau melakukan serangan terakhirmu dan menabrakkannya dengan serangan milik senior eudora terjadi ledakan akibat bentrokan dari sihir kalian berdua," kata cyril.
__ADS_1
"Ketika itu kami tidak dapat melihat apa yang terjadi karena debu dan asap yang memenuhi arena lalu kami melihatmu dan senior eudora saling menghadap terbalik dan setelah itu kau terjatuh tidak sadarkan diri," jelas lena mengenai apa yang terjadi pada pertarungannya.
"Jadi aku kalah tanpa berhasil melukainya ya," kata kazuto.
"Kau berhasil melukainya, nona eudora, anda berhasil memberikan luka padanya," kata seorang murid yang datang menjenguk kazuto yang membuat orang-orang yang melihat ke arahnya.
"Dan kau adalah...?" Tanya arthur.
"Kau bisa memanggilku anne, aku datang untuk membawa pesan dari nona eudora kepada kazuto yuki ketika dia bangun," katanya kepada mereka.
"Apa itu tidak bisa nanti, saat ini kazuto baru saja bangun," kata rui.
"Aku hanya membawakannya pesan yang mungkin akan menarik perhatiannya, karena ini berhubungan dengan alasan kenapa dia setuju untuk bertarung dengan nona eudora," kata anne kepada mereka yang mengetahui alasan kenapa kazuto setuju untuk bertarung melawan eudora karena ada suatu hal yanh penting milik kazuto yang dipegang oleh eudora.
"Jadi begitu, lalu apa pesannya," kata kazuto kepada anne.
"Temui aku besok setelah pulang sekolah di ruanganku, itu adalah katanya," kata anne kepada kazuto.
"Kalau begitu aku akan menemuinya besok," jawab kazuto.
"Saya akan mengatakan itu padanya, kalau begitu sampai jumpa dan semoga lukamu cepat sembuh," kata anne kepada kazuto.
"Ya, terima kasih," kata kazuto kepadanya yang lalu pergi dari ruang farmasi, lalu setelah itu teman-teman kazuto pun dan membiarkan kazuto untuk beristirahat.
Di pagi harinya kazuto berniat untuk pergi ke kelas yang ketika itu ditemani oleh kumara yang khawatir dengan kondisi kazuto, ketika dalam perjalanan mereka mendapatkan beberapa tatapan dari beberapa orang khususnya anak kelas 1, karena tidak tahu kazuto hanya menghiraukannya dan pergi ke kelas untuk pelajaran.
"Apa kazuto yuki ada disini, ?" Tanya seorang murid yang masuk ke kelas kazuto.
__ADS_1
"Itu saya senior," kata kazuto yang mengangkat tangan dan berdiri.
"Kalau begitu ayo pergi," katanya yang lalu membawa kazuto melewati koridor menuju ruangan eudora.