
'daerah penuh sihir ya, apa mungkin di tempat itu,' pikir kazuto yang segera mengambil beberapa perlengkapannya dan menaiki kereta kuda untuk pergi menuju hutan yang memiliki kemungkinan besar bunga itu bisa tumbuh.
'jujur saja, aku masih sedikit takut untuk pergi kesana, tapi aku tidak berpikir jika ada tempat lain selain tempat itu yang bisa menumbuhkan bunga yang kucari selain disana,' pikir kazuto, yang lalu setelah 2 hari dia telah sampai di tempat tujuan yaitu hutan mistis.
"tempat ini benar-benar membuat orang tenang," kata kazuto yang ketika itu masuk sedikit lebih jauh menuju hutan ke tempat dimana mereka melakukan perkemahan.
'waktuku cuma tinggal seminggu sampai aku bisa menemukan bunga itu,' pikir kazuto yang telah memasang tenda dan melihat sekitar sambil mengaktifkan mode hijaunya, mencoba untuk mencari tempat dimana konsentrasi sihirnya paling banyak.
'ada banyak tempat, aku rasa aku harus melihatnya satu-satu besok,' pikir kazuto yang ketika itu memutuskan untuk beristirahat lebih awal dan bersiap untuk mencari bunga itu sampai ketemu.
"baiklah ayo kita mulai," kata kazuto yang memulai mengaktifkan mode hijaunya dan pergi menuju tempat yang pernah dia kunjungi sebelumnya, yaitu taman bunga.
"lebih baik aku mulai mencarinya," kata kazuto yang ketika itu mulai melihat satu demi satu bunga yang berada di taman, tapi tetap saja itu cukup sulit untuk menemukan 1 jenis bunga yang berada di antara ratusan atau bahkan ribuan bunga.
karena tidak mendapatkan hasil, kazuto pergi kembali ke perkemahannya, dan beristirahat untuk melanjutkannya besok pagi, lalu seperti di hari sebelumnya kazuto mengaktifkan mode hiajunya dan mulai mencari area dsngan konsentrasi sihir yang besar.
'karena taman bunga telah selesai, aku rasa aku perlu melihat tempat itu,' pikir kazuto yang ketika itu memutuskan untuk pergi menuju gua tempat mereka bertarung melawan oni, sebelumnya dia telah memeriksa tempat ini menggunakan mode hijaunya dan dia tidak bisa merasakan energi sihir makhluk hidup di tempat itu.
"tapi tetap saja, perasaan terakhir ketika datang ke tempat ini masih terasa," kata kazuto yang ketika itu masuk lebih dalam ke gua, dan menghindari tempar ritual pembuatan monster itu karena aroma busuk yang telah mencapai hidungnya, kazuto lalu mencari ke setiap sudut gua dan dia tidak bisa menemukan apapun kecuali batu sihir.
"hah, aku rasa misi ini bukan rank A tanpa alasan," gumam kazuto yang mulai lelah karena telah 2 hari dia mencari di area yang terkonstrasi dengan sihir, dan sejauh ini dia tidak membuat kemajuan sama sekali.
__ADS_1
karena telah sore kazuto memutuskan untuk kembali ke perkemahan untuk beristirahat dan melanjutkan pencariannya di hari selanjutnya.
di hari selanjutnya kazuto sekali lagi mencari area yang mungkin memiliki bunga tersebut, lalu dia pun pergi dan melihat-lihat area yang memiliki kemungkinan bunga itu bisa tumbuh, dia juga telah memastikan untuk melihat di tempat yang tidak terjamah oleh cahaya karena ada beberapa tanaman yang tumbuh di tempat itu.
"hah, masih tidak ada," kata kazuto yang merasa jika semua ini benar-benar sia-sia, dia telah mencari bunga itu selama 3 hari berturut-turut, dan sampai sekarang dia tidak bisa menemukan 1 tangkai pun.
di pagi hari selanjutnya kazuto memutuskan untuk tidak melakukan pencarian tanaman itu dan pergi menuju danau untuk memancing dan menenangkan diri.
"hah, untung saja aku membawa alat ini," kata kazuto yang ketika itu mendapatkan tarikan dari umpannya, ini mungkin merupakan yang ke-10 dia mendapatkan ikan, jujur saja ini cukup menenangkan karena dibandingkan dengan menangkap bunga itu, setidaknya dia bisa mendapatkan sesuatu di tempat ini.
"hoh~, aku tidak tahu jika ada orang yang memancing disini apa aku boleh untuk bergabung," kata seorang pria dengan badan yang besar yang meminta izin kepada kazuto untuk duduk di sebelahnya untuk memancing bersama, dia memakai pakaian seniman bela diri yang sedikit mirip dengan yang dipakai oleh ren ketika mereka pertama bertemu, dia memiliki rambut putih panjang yang sedikit acak dengan senyuman di wajahnya.
"ngomong-ngomong apa yang kau lakukan disini, ?" tanyanya yang ketika itu mulai memancing.
"aku mencari sesuatu, tapi sampai sekarang aku tidak bisa menemukannya, karena itu aku berada disini untuk menenangkan diri," kata kazuto yang ketika itu mendapatkan tarikan lagi, lalu dia pun menariknya dan mendapatkan ikan yang cukup besar.
"hm, tangkapan yang bagus," puji pria itu yang melirik tangkapan yang didapatkan oleh kazuto.
"terima kasih," jawabnya yang ketika itu melihat jika pria disampingnya, kailnya juga ikut bergerak lalu dia pun menariknya dan tertangkap ikan yang jauh lebih kecil daripada milik kazuto, sehingga ketika itu dia memutuskan untuk melepaskannya kembali ke danau.
"ngomong-ngomong jika aku boleh bertanya, barang apa yang ingin kau cari sampai kau datang ke hutan ini, ?" tanya pria itu yang tidak melirik kazuto melainkan danau.
__ADS_1
"sebuah tanaman langka, katanya tanaman itu tumbuh di daerah yang terkonsentrasi dengan sihir," kata kazuto yang membuat pria itu mengalihkan pandangannya ke kazuto.
"jadi begitu, apa maksudmu tanaman ini, ?" tanyanya yang menunjukkan bunga yang ada di genggaman tangannya yang ketika itu membuat kazuto terkejut karena bunga yang dia cari ada di tangan pria di sampingnya.
"tunggu, bagaimana anda bisa mendapatkannya, ?" tanya bali kazuto, selama 3 hari ini dia telah mencari di setiap sudut hutan ini, tapi sampai saat ini dia tidak menemukan apapun, tapi pria yang berada di sampingnya ini memegang satu dan menunjukkannya padanya.
"jadi benar, ini yang kau cari," kata pria itu yang ketika itu menaruh kembali bunga itu di kantong bajunya.
"ya, tapi paman bagaimana anda menemukan bunga itu, ?" tanya kazuto yang ketika merasakan tarikan dari kail pancingnya.
"oi, umpanmu dimakan," katanya yang ketika itu kazuto langsung menarik tangkapannya dan lagi-lagi dia mendapatkan ikan yang besar dan terlihat sangat segar.
"kau mendapatkan tangkapan yang bagus," kata pria itu yang ketika itu mendapatkan sebuah ide, "bagaimana kalau begini nak," kata pria tersebut yang berencana membuat penawaran dengan kazuto.
"bagaimana jika kau memberikanku semua ikan itu, dan sebagai gantinya aku akan memberimu petunjuk mengenai bagaimana cara untuk mendapatkan bunga ini," kata pria itu kepada kazuto.
'itu tawaran yang bagus, lagipula aku juga tidak mungkin bisa menghabiskan semua ini,' pikir kazuto yang melihat tumpukan ikan yang dia dapatkan, lagipula alasan kenapa dia memancing adalah karena dia ingin menghilangkan stress akibat pencariannya yang membuahkan hasil.
"saya terima tawaran anda, jadi apa petunjuknya," kata kazuto kepada pria itu.
"apa yang kau cari tidak bisa kau lihat, tapi kau rasakan," kata pria itu yang mengambil ikan tangkapan kazuto dan pergi sambil melambaikan tangannya, meninggalkan kazuto yang memikirkan arti dari apa yang dikatakan pria itu.
__ADS_1