
Pagi hari telah tiba dan saat ini kazuto dan kumara telah siap untuk pergi ke dalam gua dimana mereka akan menambang kristal tersebut, dia ingat dengan apa yang dikatakan oleh penjahit itu sebelum dia kemari, jika kristal yang mereka cari memiliki berbagai macam warna, jika dia menemukan kristal merah maka mereka dapat msmbuat benang berwarna merah, jika itu biru maka benang biru bisa dibuat.
'kalau begitu, aku harus mencari kristal dengan warna hitam, putih, dan merah untuk seragam kumara,' pikir kazuto yang lalu setelah beberapa menit mereka telah sampai bersama kumara di depan pintu masuk gua, dan menemukan sesuatu yang menarik perhatiannya.
"hm ini kan," kata kazuto yang mengambil kristal berwarna biru yang merupakan kristal yang mereka cari, 'mungkin bukan warna yang kami butuhkan untuk seragam tapi kumara juga membutuhkan baju untuk sehari-harinya' pikir kazuto uang ketika itu masuk ke dalam gua dan melihat berbagai macam kristal di dalam gua tersebut.
"wah master coba lihat," kata kumara yang ketika itu melihat kristal merah dengan jumlah yang banyak.
"kumara kau ambil kristal itu," kata kazuto yang lalu kumara mengggunakan cakarnya dan memotong kristal merah tersebut dan memasukkannya ke tas.
"baiklah tinggal warna hitam dan putih," kata kazuto yang saat itu telah mendapatkan 2 buah kristal dan tinggal mencari kristal dan mencari kristal putih dan hitam.
Dan setelah 2 jam mencari mereka cuma dapat menemukan kristal putih dan beberapa kristal lain yang ditaruh kazuto di tasnya.
"master, aku rasa kita bisa menemukannya jika kita masuk lebih dalam," saran kumara kepada kazuto karena selama 2 jam mereka telah mencari di lapisan atas dan saat ini mereka harus mencari di lapisan tengah yang mana ada kemungkinan untuk bertemu dengan monster.
mereka pun turun ke lapisan tengah dimana ketika itu ruangan di lapisan tengah benar-benar besar dan ketika itu mereka melihat beberapa batu sihir dan bukan kristal warna yang mereka cari.
__ADS_1
lalu ketika itu mereka mendengar suara dari dalam gua di lapisan tengah, kazuto lalu mengambil pedangnya sedangkan untuk kumara dia bersiap, lalu ketika itu terlihat suatu sosok monster dengan bulu abu-abu dengan 4 kaki dan itu tidak hanya 1 melainkan puluhan dari mereka yang mengepung mereka.
"kumara bersiaplah," kata kazuto yang lalu ketika dia berlari ke arah sekawan monster dengan kumara dibelakangnya memberikan dukungan, lalu kazuto pun menebas monster yang ada di depan dan tidak memperdulikan dengan monster yang ada di belakangnya karena kumara menembaki mereka dengan bola api, lalu setelah itu mereka pun terus berjalan sampai mereka menemukan kristal warna yang lain walaupun bukan yang dia cari tapi dia akan tetap mengambilnya karena dia ingin kumara memiliki beberapa set pakaian.
tapi semakin dalam mereka masuk ke dalam gua, kazuto dan kumara bertemu dengan lebih banyak monster yang lebih kuat dan berbahaya dari lapisan atas, sehingga kazuto langsung mengaktifkan blue modenya dan membunuh setiap monster yang mengarah ke mereka.
setelah itu mereka pun beristirahat di lapisan tengah, sambil memakan bekal dan membicarakan beberapa hal.
"master, jika kristal yang kita cari berada di lapisan bawah, lebih baik kita kembali saja," kata kumara yang meminta masternya untuk tidak terllau memaksakan diri.
'memang benar jika kristal yang kita cari hanya tinggal yang hitam dan jika di lapisan tengah tidak ada, maka aku takut jika kita harus ke lapisan bawah, tapi kumara mengatakan jika itu tidak masalah, lagipula kami sendiri sudah benar-benar kelelahan karena jumlah monster di laisan tengah yang begitu banyak' pikir kazuto yang lalu ketika itu melihat kristal warna yang mereka dapatkan dan saat ini mereka memiliki sebanyak 11 warna, yaitu merah, kuning, hijau, putih, ungu, jingga, coklat, biru muda, biru tua, merah muda, dan abu-abu, dan saat ini mereka tinggal warna hitam.
"kumara kita kembali," kata kazuto kepada kumara yang ketika itu dia langsung angguki dan mereka pun segera kembali ke lapisan atas dimana mereka terus berjalan sampai di suatu jalan buntu.
"disini ya," kata kazuto yang ketika itu memastikan sesuatu dan melapisi dirinya dengan sedikit sihir hijau, "aku berhasil menemukannya," kata kazuto.
"master, ada apa, ?" tanya kumara kepada kazuto.
__ADS_1
"kumara mundur dulu," kata kazuto yang ketika itu kumara mundur beberapa meter dari sana bersama dengan kazuto.
"ayo kita lakukan," kata kazuto yang lalu mengaktifkan green modenya dan mengeluarkan panahnya, "green mode : nature arrow," kata kazuto yang menembakkan panahnya dan mengenai tembok gua yang dia sentuh dan menghancurkannya dengan mudah yang ketika itu dari ledakan terlihat semacam kristal berwarna yang merpuakan kristal yang mereka cari selama 2 jalm ini.
"kristal hitam, bagaimana master tahu, ?" tanya kumara kepada kazuto.
"sebelumnya aku berpikir karena awalnya kristal ini terbuat dari konsentrasi sihir di area ini, maka ada kemungkinan jika aku dapat mendeteksinya," kata kazuto yang membuat kumara mengingat ketika masternya menggunakan mode hijau meskipun tifak ada monster.
"jadi anda menggunakan green mode sebelumnya untuk mencari keberadaan kristal ini, ?" tanya kumara.
"ya, setiap warna dari kristal ini mengeluarkan perasaan yang berbeda ketika aku mencoba merasakannya, dan ketika itu aku merasakan sesuatu di lapisan pertama yang mengarah ke tempat ini," kata kazuto yang menunjuk ke arah dinding yang dia hancurkan dan beruntungnya mereka menemukan kristal hitam ini di lapisan atas.
"apa anda juga bisa merasakan sesuatu yang lain di lapisan ini master, ?" tanya kumara kepada kazuto.
"ya, aku bisa merasakan beberapa kristal yang kita ambil sebelumnya, ada satu keping kristal merah yang cukup besar berada disini," kata kazuto yang memegang tembok yang letaknya beberapa meter dari tembok yang berisi kristal warna berwarna hitam.
"lalu disini, ada keping kristal putih disini," kata kazuto yang memegang lantai dan menunjukkan kepingan kristal putih yang mereka tidak temukan sebelumnya di lapisan atas.
__ADS_1
"wah, kemampuan master memang hebat," kata kumara yang takjub dengan kemampuan masternya, jika dengan mode itu maka siapapun tidak akan mampu untuk terlepas dari pngawasan masternya, bahkan jika dia adalah penyusup yang bersembunyi di balik kerumunan.
"baiklah, kita ambil kristal hitamnya dan kembali penginapan," kata kazuto yang lalu kumara mengambil potongan kristal yang sempat jatuh di tanah dan menaruhnya di tas, lalu setelah itu mereka keluar dari gua dan kembali ke penginapan.