
3 hari telah berlalu semenjak kazuto dan kumara telah kembali ke kerajaan dan sejak waktu itu mereka setiap hari pergi ke tempat penjahit untuk membuat benang sihir untuk bahan baju kumara dan pulang dengan keadaan sihirnya telah benar-benar kuras dan harus digendong setiap kali oleh kazuto.
"baiklah, bagaimana menurut kalian," kata penjahit yang ketika itu terlihat tidak mendapatkan tidur yang cukup yang terlihat dari kantung matanya yang menghitam.
"benar-benar cocok dan terasa sangat nyaman," kata kumara yang mencoba baju sihir untuk pertama kali dan perasaan ketika memakainya benar-benar berbeda dengan ketika memakai pakaian biasa.
"mungkin kau tidak tahu, tapi coba kau lihat ini," kata penjahit itu yang mendekat ke arah kumara dengan sebuah gunting di tangan dan memotong sedikit lengan baju kumara.
"t-tunggu, kenapa anda melakukan ini," kata kumara yang melihat baju barunya baru saja dirusak.
"sudahlah sayang, coba kau alirkan sihirmu pada bagian baju yang robek itu, kau akan mengerti," kata penjahit itu yang lalu segera dituruti oleh kumara dan ketika itu bajunya sedikit demi sedikit menutup dirinya sendiri dan terlihat seperti baru.
"wow, apa yang terjadi, bagaimana bisa bajuku kembali seperti semula, ?" tanya kumara.
"hehe, itu adalah kelebihan dari baju ini, jika baju ini hancur atau pun rusak maka baju ini akan kembali seperti semula dengan menyerap sihir di sekitarnya, dalam kasusmu kau menaruh sihirmu sendiri dalam baju itu untuk mempercepat proses perbaikannya," kata penjahit tersebut yang melihat karyanya dengam bangga.
"ngomong-ngomong bagaimana dengan barang yang kuminta, ?" tanya kazuto.
"jangan khawatir, seminggu lagi akan selesai," kata penjahit itu kepada kazuto.
"hm, baiklah," kata kazuto yang puas, walaupun hampir telat asalkan jadi itu tidak masalah.
"master, apa kita akan kembali ke akademi, ?" tanya kumara.
"ya, besok adalah batas waktu yang diberikan oleh kepala sekolah, bahkan sekarang aku rasa lebih baik kita kembali ke rumah leon, dan menyiapkan barang-barang yang akan kita bawa ke asrama," kata kazuto kepada kumara, 'setelah dipikir-pikir, bagaimana keadaan senior bahal ya,' pikir kazuto yang mengingat dengan pertarungan mereka dan kekalahan bahal di tangannya.
'jika aku tidak salah, kak lousse pernah mengatakan jika seorang dewan elit kalah dalam sebuah pertarungan maka untuk sementara posisi mereka akan goyah, apa hal yang sama juga terjadi padanya ya,' pikir kazuto yang lalu ketika itu berjalan kembali ke rumah dan mempersiapkan dirinya untuk pergi ke akademi bersama dengan kumara.
__ADS_1
lalu ketika dia berada di akademi banyak orang yang berbisik-bisik tentang dirinya, tapi dia menghiraukannya karena mungkin mereka berbisik-bisik mengenai dirinya yang mengalahkan senior bahal, dia pun segera sampai di kamarnya dan dia membuka pintu kamarnya yang ketika itu tidak terkunci dan lalu terlihat beberapa orang yang memberikan kejutan kepada kazuto.
"selamat datang, kazuto dan kumara," kata mereka, yang berisi katia, ren, 3 teman kumara, serta arthur, lousse dan pram yang ketika itu berada di ruangan kazuto.
"a-apa, tunggu ada apa ini, ?" tanya kazuto yang terkejut dengan kenapa mereka ada disini.
"ya, kami melakukan ini merayakan kedatangan kalian serta promosimu kazuto," kata ren yang ketika itu dia yakin jika kazuto masih belum menyadarinya.
"ya, terima kasih, tapi promosi kalian bilang, promisi apa, ?" tanya kazuto kepada mereka.
"promosi menjadi salah satu 10 dewan elit kursi ke-4, sekali lagi selamat ya," kata lousse kepada kazuto yang ketika itu benar-benar terkejut karena dia mendapatkan promosi ketika dia tidak melakukan apapun.
"tunggu dulu kak lousse, sejak kapan aku menjadi anggota 10 dewan elit, dan bukannya tempat ke-4 itu adalah tempat senior bahal," kata kazuto kepada lousse.
"ya, 2 minggu yang lalu bahal mengundurkan diri sebagai anggota dewan elit karena dia memiliki pekerjaan di luar sekolah," kata pram kepada kazuto yang menjelaskan mengenai situasi bahal kepada kazuto.
" jadi maksud anda, ?" tanya kazuto.
"tunggu dulu, apa, bukannya aku bilang jika dia tidak perlu untuk keluar dari akademi," kata kazuto yang mengingat dengan taruhan mereka, apakah itu berarti jika bahal keluar sekolah adalah karena salahnya.
"tidak, dia keluar bukan karena itu, dia merasa jika dia telah menemukan penerusnya dan menyerahkan semua pekerjaannya padamu," kata lousse kepada kazuto.
"jadi bagaimana, apa kau akan mengambilnya, kami setidaknya bisa membantu agar kau bisa terbiasa untuk pekerjaan yang biasa dilakukan oleh 10 dewan elit," kata pram kepada kazuto.
"hm, apa ada keuntungan yang bisa kudapat jika aku bergabung, ?" tanya kazuto.
"salah satu keuntungannya adalah jika kau akan memiliki otoritas atas sekolah, kau ingat kan dengan pertemuan pertama kita," kata arthur yang mengingatkan kazuto tentang pertarungannya dengan arthur.
__ADS_1
"ya, ketika itu kita dapat bertarung karena ketua osis khan memberikan kita izin walaupun itu sendiri cuma 5 menit," kata kazuto yang mengingat bagaimana arthur dan dirinya diperbolehkan melakukan duel meskipun tanpa izin oleh khan.
"yup itu benar," kata arthur.
"salah satu keuntungan dari menjadi anggota dewan elit adalah jika kami juga mendapatkan hak untuk membuat ujian khusus," kata pram.
"ujian khusus, ?" tanya ren
"ya, ujian yang akan kalian kerjakan 1 minggu lagi, kami sudah memutuskan temanya di rapat kami sebelumnya dan itu juga sudah disetujui oleh ketua osis dan kepala sekolah," kata lousse.
"jadi ada ujian khusus lagi ya, padahal kami masih belum 1 bulan masuk akademi, apa kami perlu melakukan ini senior, ?" tanya ren.
"maaf ya, tapi ini untuk ujian dungeon yang kalian belum selesaikan itu," kata lousse yang ketika itu mengingat bagaimana buruknya kejadian itu.
"jadi ujian ini adalah ujian praktek, kak lousse, ?" tanya kazuto.
"ya, ini ujian yang akan berlangsung selama 3 minggu," kata lousse yang ketika itu mengelus kepala kazuto lalu pergi dari kamar kazuto bersama dengan pram dan arthur setelah memberikan salam kepadanya.
lalu setelah itu mereka memulai pesta selamat datang kepada kazuto dan kumara serta atas posisi baru kazuto sebagai salah satu 10 dewan elit.
"tapi apa kau pikir dia baik-baik saja, ?" tanya kazuto.
"hm, siapa yang kau maksud kazuto," kata ren.
"chris, karena dia tahu jika sekarang aku adalah kontraktor kumara dan orang yang mengalahkan kakaknya, apa menurutmu dia akan mencoba untuk mengambil kumara lagi, ?" tanyanya.
"aku rasa tidak, dia tahu jika sekarang dia tidak bisa mengalahkanmu, apalagi dengan posisimu sebagai salah satu 10 dewan elit saat ini, dia tidak akan dengan mudah bisa menaruh tangannya pada kumara," kata lou yang ketika itu bergabung dalam pembicaraan mereka.
__ADS_1
"dan kau adalah.." kata kazuto tapi sebelum dia bisa menyelesaikannya lou memotongnya.
" perkenalkan namaku adalah lou shalter, aku adalah adik dari luke shalter, salah satu anggota dewan elit kursi ke-3," kata lou yang mengenalkan dirinya sebagai adik dari orang yang menempati kursi dewan elit.