The Reincarnator

The Reincarnator
bab 78 : misi selesai


__ADS_3

'apa yang kau cari itu tidak bisa dilihat tapi dirasakan,' pikir kazuto yang ketika itu sedang bertiduran di tenda memikirkan apa yang dikatakan oleh pria yang di temui di danau.


'apa itu berarti jika bunga itu berada di tempat yang tidak bisa dijangkau oleh mata,' pikir kazuto yang memikirkan arti dari ucapannya, dan terpengaruh dengan perkataan terakhir jika dia harus merasakannya, yang berarti jika untuk bisa menemukan bunga itu dia harus bisa merasakannya dan bukan melihatnya.


lalu di pagi hari kazuto bangun dan mengaktifkan mode hijaunya untuk merasakan dimana letak bunga itu, sama seperti ketika dia mencoba merasakan kristal hitam di gua kerajaan beastman, kali ini dia juga mencoba untuk merasakan letak tanaman yang dia cari, tapi karena ini merupakan pertama kalinya dia mencoba untuk merasakannya, dia tidak tahu harus pergi kemana karena dia merasakan begitu banyak hal dari modenya itu, sehingga dia memutuskan untuk mencarinya satu-satu.


"pertama yang ini," kata kazuto yang melihat ke tanah dan mulai menggali sesuatu yang dia rasakan tapi ketika dia sampai dia malah menemukan sebuah batu sihir, sesuatu yang cukup berharga tapi bukan benda yang dicari kazuto, dia pun keluar dari lubang yang dia buat dan menutup kembali lubang itu, dan pergi untuk mencari yang lain.


setelah beberapa waktu akhirnya dan beberapa menggali kazuto akhirnya mendapatkan apa yang dia cari selama ini, "akhirnya aku dapat," teriak bahagia kazuto, karena berhasil mendapatkan bunga yang dengan putus asa dia cari selama beberapa hari.


lalu dia pun kembali ke perkemahan untuk beristirahat dan ketika hari ke-6 dia pergi lagi untuk mencari tanaman itu karena masih tinggal 1 hari sebelum dia kembali, apalagi karena kazuto sudah mengingat seperti apa perasaan yang dia rasakan ketika merasakan bunga itu, maka kali ini penggalian yang dia lakukan akan menjadi lebih mudah, dan pada hari itu dia berhasil mendapatkan sebanyak 4 bunga dan menunggu hari berikutnya dimana ketika itu dia telah bersiap untuk kembali ke akademi.


"hm, ini tidak terduga," kata resepsionis guild yang melihat 5 tanaman yang dibawa kazuto, kebanyakan dari para petulang yang mengambil misi ini kembali dengan tangan kosong karena itu meskipun misi ini hanya mencari tanaman obat misi ini telah menjadi misi rank A, karena kesulitan petualang dalam menemukan habitat untuk tanaman ini.


"jadi bagaimana, ?" tanya kazuto kepada resepsionis guild tersebut.


"oh maaf, selamat anda telah menyelesaikan misi rank A," kata resepsionis tersebut yang memberikan upah berupa koin emas dan sebuah kertas yang berisi nilai kepada kazuto.


"berikan ini kepada wali kelasmu," kata resepsionis itu kepada kazuto yamg dia angguki.

__ADS_1


"ngomong-ngomong bagaimana dengan mereka, ?" tanya kazuto yang mengacu pada ren dan yang lain.


"mereka telah kembali beberapa waktu yang lalu, dan sekarang mereka sedang menjalankan misi ketiga mereka," kata resepsionis yang setelah itu kazuto tidak melanjutkan untuk menanyakan apapun dan pergi menuju akademi untuk memberikan hasilnya kepada profesor.


"profesor," kata kazuto yang ketika itu berada di ruang guru dan memberikan hasil ujiannya kepada profesor sophia.


"kerja bagus kazuto, kau boleh pergi," kata profesor sophia kepada kazuto yang ketika itu mengangguk dan pergi meninggalkan ruang guru.


"profesor sophia, bagaimana dengan hasil muridmu, ?" tanya profesor yang ketika itu memakai kacamata, dia memiliki rambut hitam dengan mata kuning, dan memakai pakaian jas hitam dan jubah seorang profesor.


"dia mendapatkan nilai yang baik profesor albert, coba kau lihat," kata profesor sophia yang menunjukkan nilai ujian praktek kazuto.


"t-tunggu ini," kata profesor albert yang ketika itu terkejut dengan nilai kazuto, padahal jika dibandingkan nilai praktek kelompok yang lain untuk bisa mendekati nilai 80 saja mereka harus mati-matian untuk bertarung melawan monster, tapi dia berhasil mendapatkan nilai yang sangat baik, tanpa harus bertarung melawan monster dan hanya mengandalkan kemampuan dan pengalamannya saja.


"dalam laporan, pada hari ke-4 di minggu pertama dia menyelesaikan misi rank B mengatarkan barang di kerajaan beastman, lalu di hari 5 sampai hari ke-3 minggu kedua dia menyelesaikan misi rank A di kerajaan beastman yaitu menambang batu warna sekaligus kembali ke kerajaan dalam waktu itu, lalu di hari ke-4 sampai hari ke-5 minggu ketiga, dia menyelesaikan misi rank A, yaitu mendapatkan tanaman langka yang gagal diselesaikan oleh banyak petualang," kata profesor sophia yang membaca isi laporan mengenai misi yang dilakukan kazuto.


"dan total dari keselurah nilainya adalah 95, itu adalah nilai tertinggi sejauh ini," kata profesor albert yang duduk di kursinya sambil melihat hasil milik kazuto yang lebih tinggi dengan hasil dari tim yang menempati tempat kedua dan ketiga.


"benar, jika aku tidak salah, tim yang mendapatkan tempat pertama sebelumnya adalah mereka, tim itu kan, ?" tanya profesor sophia kepada profesor albert yang menganggukan kepalanya.

__ADS_1


"tim astra, jack, dan ark, sebelumnya mereka menempati tempat pertama dengan perolehan 82 poin dengan menyelesaikan 1 misi rank C dan 2 misi rank B," kata profesor albert.


"lalu di urutan kedua yang mendapatkan nilai sebanyak 80 adalah tim eliana, drake, dan luther, mereka juga menyelesaikan 2 misi rank C dan 1 misi rank B," kata profesor sophia.


"dan untuk berpikir jika 2 tim itu bisa dikalahkan oleh 1 orang, itu benar-benar tidak terduga," kata profesor albert yang masih tidak percaya dengan pencapain kazuto, begitu pula dengan profesor sophia yang satu pendapat mengenai muridnya.


sedangkan kazuto saat ini sedang berada di kamarnya sambil beristirahat karena ujiannya telah selesai, dan memutuskan untuk menunggu yang lain sambil melakulan beberapa hal yang biasa dia lakukan selama beberapa hari kedepan karena saat ini ujiannya telah selesai.


"ha.. ha.. lou apa kau siap, ?" tanya ren yang ketika itu memiliki beberapa luka di tubuhnya yang ketika itu sedang menghadapi ogre terakhir


"ya, ha.. Jangan khawatir," kata lou yang ketika itu benar-benar lelah karena telah bertarung sepanjang hari melawan monster ogre.


"elise lakukan sekarang," teriak ren yang ketika itu elise mengucapkan mantranya dan mengaktifkan sihir yang ketika itu meningkatkan kemampuan ren dan lou, "ayo, ini serangan terakhir," kata ren yang ketika itu berlari dengan menfumpulkan sisa sihir yang dia miliki di tangannya.


begitu pula dengan lou yang ketika itu tubuhnya dialiri oleh listrik dan dia pun segera berlari menyusul ren untuk melancarkan serangan mereka, 'kumpulkan sisa sihirku di tinjuku dan ubah mereka menjadi petir,' pikir lou yang ketika itu tinju kanannya telah dipenuhi dengan petir, "terima ini," teriak lou yang ketika itu berada di depan orc bersama dengan ren yamg juga telah bersiap untuk melancarkan serangan.


"REGULUS.."


"ELECTRO.."

__ADS_1


"fist," teriak mereka berdua yang ketika itu memukul orc terakhir dengan sisa sihir mereka dan membuatnya terpental beberapa meter, dan membunuhnya.


"ha.. ha.. misi selesai," kata ren yang ketika itu terjatuh dan duduk di tanah bersama dengan lou yang ketika itu tergeletak di tanah dengan melihat ke arah langit, sedangkan untuk elise, dia membantu ren dan lou untuk menyembuhkan diri, dan setelah beberapa jam mereka beristirahat mereka kembali ke guild.


__ADS_2