The Reincarnator

The Reincarnator
bab 59 : teman baru


__ADS_3

"jadi aku harus mencoba untuk tidak terlalu dekat dengan kumara, itu yang kau maksud kan ren," kata kazuto yang mendapatkan anggukan darinya.


"benar, saat ini chris masih belum mengetahui jika kau adalah kontraktor dari kumara, ngomong-ngomong apa yang tadi kau lakukan, ?" tanya ren.


"hm, apa maksudmu," kata kazuto yang ingin konfirmasi dari ren.


"tadi, ketika kau keluar dari kelas, kumara berniat untuk mengikuti kita dengan sedikit berdiri tapi entah kenapa dia kembali duduk," kata katia yang melihat kumara di kelas tadi bersikap aneh seolah menyuruhnya untuk tetap tinggal sementara.


"hm, aku dan kumara dapat berkomunikasi secara batin, sehingga ketika aku berkata dalam pikiranku dia dapat mendengarnya," kata kazuto.


"oh, benar-benar kemampuan yang bagus," kata katia, "jadi dengan itu kalian dapat berkomunikasi tanpa sepengetahuan kami, ?" tanya katia yang mendapatkan konfirmasi anggukan dari kazuto dan kumara.


"ya, sebelumnya kami juga menggunakan kemampuan ini untuk membantuku mengerjakan kertas ujian masuk akademi ini," kata kumara.


"AAAPPPAA," teriak katia dan ren yang lalu kazuto mulai menjelaskan mengenai bagaimana dia membantu kurama dalam mengerjakan ujian itu.


"jadi begitu, kau beruntung sekali kumara, kazuto adalah murid terpintar seangkatan kita loh, jika kau mendapatkan kunci jawaban darinya kau tidak akan gagal dari ujian tulis apapun, aku jadi ingin menjadi makhluk sihirnya," kata ren yang merasa tidak adil, jika dia harus belajar dan mendapatkan nilai rata-rata sedangkan orang lain hanya duduk dan menyesap madu.


"ya, master tidak memberikan jawaban untuk semua pertanyaan padaku, dia cuma memberikan jawaban agar aku dapat nilai rata-rata," kata kumara.


"heh, kazuto, kenapa, ?" tanya ren yang ketika itu mendapatkan tinju di kepala oleh katia.


"dasar bodoh, itu akan membuat orang-orang curiga, jika kumara mendapatkan nilai sempurna," kata katia yang tidak mengerti bagaimana ren yang tadi mengatakan hal yang pintar kali ini mengatakan hal yang bodoh, mungkin cuma topik yang berhubungan dengan bangsawan yang membuatnya pintar.


"benar, lagipula para guru yang paling tahu jika kumara baru saja mempelajari bahasa manusia dan jika menurut kalian, apakah itu masuk jika dia bisa mengerti semua pelajaran itu dan mendapatkan nilai sempurna, padahal dia baru saja mengerti bahasa yang kita gunakan," kata kazuto yang membuat mereka diam karena mereka sudah tahu jawabannya.

__ADS_1


"maaf membuat kalian repot karena kehadiranku," kata kumara yang merasa tidak enak karena dirinya sekarang masternya di target.


Seharusnya tugas dari makhluk kontrak adalah untuk membantu atau menjadi bagian kekuatan dari kontraktornya, tapi kumara saat ini malah menjadi masalah yang membuat masternya harus menyembunyikan keberadaannya.


"kau tidak perlu khawatir, jika kita sampai ketahuan maka aku akan melakukan itu," kata kazuto kepada kumara yang hanya menundukkan kepala karena masternya bersedia untuk bertindak sejauh itu demi dirinya.


"apa kau yakin kazuto, jika begitu kau akan berhadapan dengan keluarga valis loh," kata ren yang membuat kazuto tidak khawatir, karena jika memang mereka berencena untuk menargetnya karena kumara, maka dia akan meminta raja untuk mengumumkan identitasnya sebagai pangeran cassian, dia memang tidak ingin untuk orang lain mengetahui identitasnya dan membuatnya dikenal sebagai pangeran yang kembali dari kematian setelah 13 tahun, tapi jika untuk melindungi teman-temannya maka itu tidak masalah jika mereka tahu.


"ya, jika kazuto yuki yang mendapatkan dukungan dari 2 keluarga bangsawan tidak cukup untuk membuatnya berhenti mengambil kumara dariku, bagaimana dengan cassion von hexion yang merupakan pangeran kerajaan ini," kata kazuto yang berniat menggunakan statusnya sebagai pangeran keluarga kerajaan.


Tentu mereka tahu, jika kazuto adalah anak dari raja dan ratu, tapi mereka ingat jika kazuto memutuskan untuk menyembunyikan identitasnya sampai waktu yang tepat, setidaknya sampai dia telah membuat namanya sendiri sebagai kazuto yuki dan bukan cassian von hexion.


"ya, kalau begitu kita akan sebisa mungkin untuk membantumu," kata ren kepada kazuto jika dia akan membantu kazuto.


"terima kasih," kata kazuto.


Yang lalu setelah itu mereka kembali ke kelas untuk melanjutkan pelajaran mereka dan membuqt gerakan yang membuat mereka dicurigai oleh orang lain.


"kumara, kau kau masih baru disini bagaimana kalau kita pergi untuk berkeliling sekolah," tawar salah satu teman kelasnya.


"etto.." kata kukara yang masih belum tahu dengan apa yang ingin dia lakukqn sampai dia mendengar suara dari pikirannya.


'pergilah, akan lebih baik jika kau memiliki teman di kelas ini,' kata kazuto yang menyuruh kumara untuk menerima tawaran mereka.


"kalau begitu, aku terima tawaran kalian," kata kumara yang lalu pergi bersama teman-tekan barunya, "ngomong-ngomong aku tidak tahu siapa nama kalian, ?" tanya kumara kepada 3 orang yang berjalan bersamanya.

__ADS_1


"hm, namaku adalah lou shalter, senang berkenalan denganmu," kata lou yang tersenyum kepada kumara, dia memliki rambut merah panjang dengan mata amber.


"namaku adalah elise, senang bertemu denganmu," kata elise, dia memiliki rambut kuning pendek dengan mata biru.


"namaku roxy, senang bertemu denganmu," kata roxy, dia memiliki rambut berwarna hijau yang mencapai bahunya dengan mata yang berwarna sama dengan rambutnya.


"namaku adalah kumara, senang bertemu dengan kalian," kata kumara kepada mereka yang lalu mereka pun berkeliling sekolah bersama.


'sepertinya aku tidak perlu untuk ikut campur, nikmati harimu di sekolah ini kumara,' pikir kazuto yang lalu berniat untuk kembali ke asrama sampai katia datang dan menawarkan sesuatu ke kazuto.


"kazuto, apa kau punya waktu, ?" tanya katia kepada kazuto yang mencoba menahan rasa malunya.


"hm, ada apa katia," kata kazuto.


"kau tahu, jika kau punya waktu sore ini, bagaimana kalau kita.." kata katia yang menyentuh-nyentuh jarinya, berharap jika kazuto yang mau mengambil inisiatif.


'hm, kenapa katia terlihat malu, apa jangan-jangan,' pikir kazuto yang menyadari sesuatu jika belakang ini selama 2 minggu ini dia sama sekali tidak pernah menghabiskan waktunya bersama dengan katia, sudah pasti jika sebagai pacar dia benar-benar buruk karena telat menyadarinya, "ahem, katia, apa kau mau menemaniku untuk berjalan-jalan setelah ini," tawar kazuto kepada katia yang langsung bersemangat.


"dengan senang hati," kata katia yang senang dan mereka pun segera pergi dari area sekolah dan pergi untuk menikmati kencan mereka berdua.


sedangkan untuk ren, setelah kelas berakhir dia mengucapkan salam sampai jumpa kepada kazuto dan katia lalu mengatakan jika dia memiliki beberapa urusan dan pergi meninggalkan mereka menuju taman bunga untuk memberitahukan berita ini kepada lousse, walaupun dia yakin jika lousse sudah tahu mengenai hal ini walaupun tidak secara detail.


dia pun dengan segera memasuki taman bunga dan ketika itu dia melihat sosok lousse dengan murid laki-laki dengan rambut kuning yang duduk berhadapan dengan lousse, karena reflek, ren pun bersembungi di balik semak-semak dan menguping pembicaraan mereka.


"jadi apa yang ingin kau bicarakan, bahal, ?" tanya lousse kepada pria yang duduk di berhadapan dengannya.

__ADS_1


__ADS_2