
"Baju sihir anda bilang, bukannya itu adalah baju yang biasa digunakan oleh para penyihir dan dilapisi oleh beberapa mantra yang di aplikakasikan di pakaian tersebut," kata ren.
"jika itu aku memiliki 1 di rumah," kata ren.
"bukan yang itu, tapi baju khusus yang terbuat dari benang sihir," kata kepala sekolah.
"benang sihir, aku tak pernah mendengarnya," kata katia yang tidak tahu apapun mengenai benang ini, meskipun katia tidak terlali peduli dengan penampilan tapi dia adalah seorang perempuan jadi setidaknya dia seharusnya tahu mengenai beberapa hal ini.
"itu karena benang itu tidak terlalu populer di kalangan bangsawan, tidak hanya cara pembuatan benangnya yang melelehkan tapi juga dibutuhkan kristal sihir khusus untuk bisa membuatnya," kata kepala sekolah, "tapi itu adalah baju paling cocok untuk kumara, baju itu akan menyesuaikan perubahan kumara karena baju tersebut terbuat dari kain yang dibuat dari sihir miliknya," jelas kepala sekolah.
"jadi bagaimana kami bisa membuat baju itu, ?" tanya kazuto yang ingin membuat baju untuk dipakai oleh kumara.
"hm, kau bisa pergi ke toko baju di pinggir kota untuk memesan baju khusus itu," kata kepala sekolah yang lalu kazuto dan yang lain bergegas menuju daerah pinngir kota untuk membuat baju milik kumara.
"apa ini tempatnya, ?" tanya kazuto yang berada di depan toko baju yang berada di pinggir kota.
"aku rasa iya, cuma ini satu-satunya toko baju di pinggir kota," kata katia.
"kalau begitu, apa yang kalian tunggu, ayo kita masuk," kata ren yang langsung membuka puntu toko, "permisi, apa ada orang disini," sapa ren kepada pemilik toko tersebut.
"ya, selamat datang," kata pemilik toko tersebut.
__ADS_1
"maaf, tapi kami memiliki permintaan untuk membuat pakaian khusus, apa anda bisa melakukan itu, ?" tanya kazuto yang langsung mengambil alih pembicaraan.
"tentu saya bisa, ngomong-ngomong apa anda orang yang butuh untuk saya buatkan baju sihirnya, ?" tanya pemilik toko tersebut.
"bukan aku tapi dia," kata kazuto yang menunjuk ke arah kumara.
"hm, jadi nona, apa anda adalah sejenis beastman, ?" tanya pemilik toko tersebut, biasanya baju ini adalah baju yang biasa digunakan untuk kaum beastman karena beberapa dari mereka adalah tipe demi human yang dapat berubah menjadi wujud binatang mereka, karena itu mereka membutuhkan baju ini karena jika mereka tidak menggunakannya maka ketika mereka kembali ke wujud manusia, mereka akan telanjang tanpa mengenakan 1 pun helai pakaian.
"maaf nyonya, tapi saya makhluk kontrak rubah," jawab kumara.
"jadi begitu, kalau begitu saya ingin meminta maaf," kata pemilik toko tersebut.
"kenapa, ?" tanya ren.
"bahan apa anda yang kurang, ?" tanya kazuto.
"kami kekurangan kristal warna, yang merupakan bahan yang digunakan untuk membuat benang sihir," kata pemilik toko tersebut.
"jadi begitu, apa anda tahu dimana tempat saya bisa mendapatkan kristal itu, ?" tanya kazuto yang berniat untuk mencari kristal sihir itu, karena dia tidak bisa menunggu untuk setiap kali kumara berniat untuk berubah dia harus melepaskan pakaiannya, jika tidak baju apapun yang dia pakai akan hancur, 'tapi setelah kupikir-pikir baju yang hancur itu adalah milik katia,' pikir kazuto yang berniat untuk membalas katia setelah dia mendapatkan kristal sihir itu.
"hm, tempat itu berada di dalam gua di dekat pegunungan kerajaan beastman, bahkan jika berkuda sendirian anda membutuhkan 3 setengah hari untuk bisa sampai kesana, tapi sebelum kalian masuk ke dalam gua kalian harus mendapatkan izin dari kerajaan beastman untuk melakukan penambangan kristal sihir, karena pegunungan itu adalah daerah kekuasaan mereka," kata pemilik toko itu.
__ADS_1
"hm, bagaimana ini, ?" tanya kazuto, jujur saja dia ingin agar masalah ini cepat selesai, tapi untuk itu dia harus pergi menuju kerajaan beastman untuk mendapatkan batu itu, 'setelah dipikir-pikir, sebelum mereka kembali untuk melakukan rapat, mereka sempat mengatakan soal kerajaan beastman kan,' pikir kazuto yang mungkin akan meminta bantuan pada ayah dan ibunya.
"lebih baik kita tanyakan dulu ke kepala sekolah," saran katia, dia bisa tahu pikiran kazuto jika dia ingin untuk pergi menuju kerajaan beastman untuk mengambil kristal itu, tapi karena saat ini mereka bukan lagi petualang, dan harusnya mereka belajar di akademi, pergerakan mereka untuk keluar masuk kota menjadi terbatas.
Lalu setelah itu mereka meminta izin kepada pemilik toko itu jika mereka akan menanyakan dulu kepada guru mereka dan segera kembali ke akademi, untuk meminta izin kepada kepala sekolah untuk pergi mengambil batu itu.
"jadi begitu, aku mengerti situasinya, kalau begitu kazuto kau boleh pergi bersama dengan kumara, sedangkan untuk kalian berdua, kalian tetap disini," kata kepala sekolah yang hanya mengizinkan kazuto dan kumara untuk pergi, sedangkan kepala sekolah melarang ren dan katia untuk pergi bersama dengan kazuto.
"tunggu dulu, kepala sekolah kenapa kami tidak diperbolehkan untuk ikut, ?" tanya katia, mereka sudah terlanjut terlibat, akan sia-sia jika mereka tidak ikut.
"itu benar, seharusnya kami juga ikut kan, ?" tanya ren yang juga ikut tidak terima dengan keputusan kepala sekolah.
"itu karena kalian tidak ada sangkut pautnya dengan urusan ini, kumara mendapatkan izin karena masalah ini berhubungan dengan dia, sedangkan kazuto mendapatkan izin karena kumara adalah tanggung jawabnya, meskipun kalian adalah teman mereka tapi itu bukan berarti jika kalian dapat keluar masuk akademi ini begitu saja," kata kepala sekolah yang memberikan poinnya yang membuat mereka tidak dapat berdebat lagi, karena memang jika masalah baju ini adalah masalah kumara, sehingga mereka tidak memiliki kewajiban apapun untuk membantu.
Begitu pula dengan kazuto karena saat ini master dari kumara adalah kazuto, maka kazuto bisa disebut penanggung jawab atau walinya, karena itu masalah ini juga menjadi masalahnya.
"baiklah, karena masalah sudah selesai, kazuto boleh pergi besok pagi bersama dengan kumara, sedangkan kalian berdua silakan kembali ke asrama dan ikuti pelajaran," kata kepala sekolah yang langsung dituruti oleh mereka.
Lalu setelah itu kazuto dan kumara menyiapkan beberapa hal untuk perjalanan mereka menuju kerajaan beastman, kepala sekolah sendiri memberikan izin selama 2 minggu kepada mereka untuk tidak masuk sekolah, jujur saja dia ingin memberikan lebih banyak waktu tapi dia mengatakan kepada kazuto dab kumara jika 3 minggu lagi akan ada ujian prakter untuk anak kelas 1.
"baiklah, apa kau yakin dengan ini, ?" tanya kazuto yang tidak yakin jika dia harus menaiki kumara untuk pergi menuju kerajaan beastman karena lokasinya sendiri cukup jauh, dia berencana untuk menaiki kumara ketika dia mendapatkan ekor keempatnya.
__ADS_1
"ya, lagipula saya lebih cepat dari kuda biasa dan itu akan menghemat lebih banyak waktu jika kita bepergian menggunakan saya," kata kumara kepada kazuto,
"baiklah kalau begitu," kata kazuto yang menyerah dan menaiki kumara, "baik, aku sudah siap," kata kazuto yang lalu kumara mulai berlari ke luar kota dan menuju kerajaan beastman.