
"reah, apa kau baik-baik saja, ?" tanya seseorang yang ketika itu muncul dari kerumunan dan memeluk reah sambil menangis.
"aku tidak apa-apa, ibu," kata reah yang membalas pelukan hangat ibunya sedangkan kazuto hanya melangkah mundur karena tidak ingin mengganggu momen mereka.
Tapi ketika itu dia merasakan kepalanya disentuh oleh sebuah tangan, lalu dia melihat ke arah orang yang menyentuh kepalanya yang tidak lain dia adalah raja hexion yang tersenyum kepada putranya begitu pula dengan ratu, sedangkan kazuto sendiri hanya membalasnya dengan senyuman bahagia.
"bell, apa kau tidak apa-apa, ?" tanya ratu kerajaan beastman kepada bell yang ketika itu kembali sendirian.
"saya tidak apa-apa, saya beruntung bisa selamat, tapi pasukan yang lain," kata bell yang menggigit bibirnya karena ketidakberdayaannya seluruh pasukannya dmusnakan.
"sudahlah, yang penting kau selamat, dan meskipun kau terluka kau tetap melindungi reah, kami berterima kasih kepadamu," kata ratu beastman yang memberikan pujian dan rasa terima kasih kepada bell yang hanya tersenyum.
"jika anda ingin berterima kasih, maka berterima kasihlah kepada mereka berdua, jika bukan karena bantuan mereka, maka sudah pasti jika saya akan mati," kata bell yang mengacuh pada 2 orang yang mendapatkan perhatian dari raja dan ratu kerajaan hexion.
"aku ingin mengucapkan terima kasihku kepada kalian karena telah melindungi putriku, kerajaan beastman akan selamanya berhutang budi pada kalian," kata ratu yang menundukkan kepalanya kepada kazuto dan kumara yang ketika itu mencoba meminta ratu untuk berdiri dan tidak menundukkan kepala kepada mereka, lalu mulai menjelaskan mengenai perjanjian yang mereka buat mengenai izin untuk pergi menambang batu untuk membuat benang sihir.
"jadi begitu, kalau begitu kalian mendapatkan izin untuk menambang di gua itu seumur hidup sebagai hadiah karena telah menyelamatkan putri saya," kata ratu yang lalu memanggil seorang pelayan untuk mengambil sesuatu dan memberikannya kepada mereka yaitu sebuah token kepada kazuto dan kumara jika mereka dapat memasuki kerajaan ini sesuka hati mereka.
"terima kasih, ratu," kata kazuto dan kumara yang berterima kasih kepada ratu beastman karena dengan ini mereka dapat mengambil kristal itu sesuka mereka.
"ngomong-ngomong tadi aku melihat jika kalian terlihat cukup dekat dengannya, apa kalian memiliki suatu hubungan dengan anak ini, raja dan ratu hexion, ?" tanya ratu beastman kepada orang tua kazuto.
"ya, bagaimana cara menjelaskannnya ya.." kata ratu lumina yang ketika itu masih memikirkan alasan kenapa mereka dan kazuto bisa sangat dekat, tentu dia ingin mengatakan jika kazuto adalah anaknya tapi karena dia meminta agar identitasnya disembunyikan, maka sebagai orang tua dia hanya dapat setuju.
__ADS_1
"dia adalah anak yang menyelamatkan putri kami, dan menjadi salah satu orang terdekat putri kami, karena itu kami menjadi cukup terkejut dengan kedatangannya di kerajaan ini," kata raja hexion yang membantu istrinya menjawab pertanyaan yang diajukan oleh ratu beastman.
"jadi begitu, tapi sikap yang kalian tunjukkan terlihat seperti sikap ratu beastman dan putri reah, sebuah sikap yang terlihat seperti sikap orang tua terhadap anaknya," kata salah seorang wanita yang ketika itu bergabung dengan obrolan mereka.
"tidak terlihat seperti itu ratu rebecca, kami sudah cukup lama mengenal kazuto dan selama beberapa waktu itu kami jadi sudah cukup sayang padanya," kata ratu lumina kepada ratu rebecca.
"apa itu benar yang mulia raja hector, ?" tanya ratu rebecca kepada ayah kazuto.
"itu benar," katanya.
"kalau begitu maaf karena telah membuat kalian tidak nyaman," kata ratu rebecca yang setelah itu memohon diri untuk pergi.
lalu setelah itu sang raja dan ratu beserta kazuto dan kumara berpindah ke ruang lain dimana hanya ada mereka untuk berbicara mengenai bagaimana mereka bisa datang ke kerajaan beastman dan harus mereka katakan jika mereka bangga jika kazuto mau menolong orang yang membutuhkan, walaupun dalam hati mereka, mereka merasa khawatir karena tidak peduli betapa kuatnya kazuto, mereka tetaplah anaknya, mana mungkin ada orang tua yang tega melihat anaknya melawan mara bahaya.
"ya, aku tidak ingin merepotkan kalian, lagipula jika aku terlalu banyak banyak terlibat dengan keluarga kerajaan maka orang-orang akan curiga," kata kazuto.
"itu memang benar, tapi bagi kami itu sedikit tidak nyaman jika mengetahui anak kami tidak mendapatkan cinta dan perhatian yang sama dengan kedua saudarinya," kata ratu yang khawatir jika dibandingkan dengan kedua anak pempuannya, kazuto merupakan yang paling jauh.
"dua, tunggu dulu aku memiliki saudara yang lain, ?" tanya kazuto yang terkejut dengan fakta jika dia memiliki saudara lain selain lousse, tapi yang membuatnya penasaran adalah fakta jika dia tidak mengetahui apapun mengenai saudara perempuannya yang lain, lalu kenapa sampai saat ini dia tidak pernah bertemu atau mendengar rumor apapun mengenai dirinya.
"ya, hanya saja dia berada di kerajaan lain saat ini dan akan kembali tahun depan, saat kau telah menjadi murid kelas 3 maka dia akan memasuki akademi," kata raja hector kepada kazuto.
"kami sering mengiriminya surat, karena disana tidak ada keluarga yang lain untuk menemaninya," kata ratu lumina kepada kazuto yang mengangguk.
__ADS_1
"hm, seperti apa ciri-cirinya, ?" tanya kazuto yang tertarik untuk mengetahui seperti apa sosok adik kandungnya itu.
"dia memiliki rambut ayahmu tapi dengan wajah dan mataku," kata ratu lumina yang menjelaskan mengenai ciri-ciri dari adiknya, dan mereka mengatakan jika dia memilkki ciri-ciri mereka berdua.
"dia juga mewarisi sifatku loh," kata ratu lumine yang menunjuk pada dirinya, senang karena jika meskipun dengan rambut ayahnya dia mewarisi sifatnya.
"aku beruntung jika kazuto tidak seperti itu, jika tidak aku pasti akan mati," gumam raja hector yang ketika tidak didengar oleh istrinya.
"tapi setelah ini apa yang akan kalian lakukan, ?" tanya raja hector kepada kazuto dan kumara.
"setelah kami selesai, kami berniat untuk segera kembali ke akademi, lagipula 2 minggu lagi akan diadakan tes khusus," kata kazuto yang mengingat jika mereka telah menghabiskan 4 hari ketika perjalanan kemari karena dia membantu putri reah dan waktu mereka saat ini tinggal 8 hari untuk mendapatkan kristal itu, karena sisa 2 harinya akan mereka gunakan untuk kembali ke kerajaan hexion.
"jadi begitu, tapi dimana kalian akan tinggal untuk malam ini, ?" tanya ratu lumina hang khawatir dengan anaknya, karena meskipun dia ingin, dia tidak bisa meminta kepada raja dan ratu beastman untuk mengizinkan kazuto tinggal di istana selama beberapa waktu, karena itu akan menarik perhatian yang tidak diperlukan dari orang-orang.
"kami berencana untuk tinggal di penginapan," kata kazuto yang ketika itu melihat beberapa penginapan ketika perjalanan mereka kemari, akan lebih baik jika dia mencari penginapan yang letaknya lebih dekat di daerah gua yang dia cari.
"kalau begitu ambil ini," kata raja hector yang mengeluarkan sekantong yang penuh emas dan memberikannya kepada kazuto.
"tunggu dulu, ini, ?" tanyanya yang menunjuk ke arah kantong berisi emas yang dia oegang.
"anggap saja sebagai bantuan dari kami, gunakan uang itu sebaik mungkin," kata raja hector yang berharap jika dengan itu dia dapat membantu anaknya, walaupun cuma sedikit.
"terima kasih," kata kazuto kepada ayah dan ibunya.
__ADS_1
"sama-sama," kata mereka yang lalu setelah itu kazuto dan kumara keluar dari istana dan mencari seharian sebuah penginapan yang berada di daerah yang paling mendekati gua yang akan mereka masuki besok.