The Reincarnator

The Reincarnator
bab 85 : mode baru


__ADS_3

Ketika itu kazuto bersiap jika saja serigala yang sepertinya telah mendapatkan tambahan kekuatan itu menyerang tapi ketika itu dia dikejutkan dengan pukulan yang dia dapatkan di perutnya dalam waktu yang singkat, dia mendapatkan pukulan yang telak di perut tanpa mendapatkan kesempatan untuk bertahan.


Lalu di saat itu serigala itu berniat untuk melontarkan kazuto ke dinding tapi sebelum dia melakukan itu pram bertindak lebih cepat dan membuka portal untuk kazuto masuk.


"ugh.." kata kazuto yang ketika itu memegang perutnya karena kesakitan, saat ini dia tidak lagi mengaktifkan kekuatan mode biru karena dia harus menyimpan sihirnya sebanyak mungkin untuk membunuh monster ini.


"kau tidak apa-apa, ?" tanya pram yang ketika itu melihat ke arah kazuto, dan dalam sekejap monster serigala itu berlari ke arah mereka tapi pram menggunakan portalnya dan meneleportasikan monster itu beberapa meter di luar gudang, berharap jika dengan itu akan memberi mereka waktu untuk bersiap.


'sial, seharusnya kita membunuhnya tadi' pikir pram yang menyesal karena tidak membunuh monster itu sebelumnya ketika dia ada kesempatan, dan sekarang tidak hanya monster itu telah menjadi lebih kuat tapi malah membuat kazuto terluka cukup parah.


"senior.. pram, aku masih kuat," kata kazuto yang ketika itu terlihat masih belum menyerah, meskipun lawannya telah menjadi lebih kuat, tapi api di matanya tidak terlihat memadam sedikit pun.


pram yang melihat itu merasa malu karena memikirkan hal yang tidak-tidak dan harusnya dia memikirkan tentang bagaimana mereka akan menghadapi monster itu, "baiklah, ayo kazuto," kata pram yang ketika itu tersenyum begitupula dengan kazuto yang cuma mengatakan baik sambil mengaktifkan mode birunya, karena jika dibandingkan dengan kecepatannya, kekuatannya tidak terlalu hebat, karena itu meskipun kazuto telah beberapa kali terkena pukulan monster itu dia masih baik-baik saja.

__ADS_1


"dia datang kazuto, bersiaplah," kata pram yang melihat monster itu yang berlari ke arah mereka dengan sangat cepat, lalu kazuto sendiri juga langsung melesat ke arah monster itu dan melakukan pertarungan dimana kazuto dimana mereka saling mneyerang, sedangkan pram sendiri melakukan semua yang dia bisa untuk mengurangi serangan monster itu yang setiap kali mendekati tubuh kazuto.


lalu ketika itu kazuto mengambil langkah mundur dan bersiaplah mengeluarkan sihirnya, " blue mode secret technique : heaven slash," kata kazuto yang ketika itu membuat tebasan besar di tubuh serigala itu yang membuatnya berteriak kesakitan sebelum mencakar tubuh kazuto dan menendangnya dengan sangat keras menghancurkan dinding gudang dan melontarkannya keluar dari tempat itu.


monster itu lalu mengeluarkan suara yang keras dan berlari ke arah pram yang ketika itu menutup telinganya karena suara serigala itu, "sial, tidak akan aku biarkan," kata pram yang ketika iti membuat portal kecil di bawah kaki monster serigala itu dan menutupnya membuat tidak bisa mendekat.


"tahan, aku tidak akan membiarkanmu" kata pram yang ketika itu menahan monster serigala itu dengan seluruh kekuatannya, tapi ketika itu monster itu melakukan sesuatu yang tidak terduga sekali lagi, dia memotong kedua kakinya, dan menggunakan tangannya untuk melompat ke arah pram berniat untuk mencakarnya.


'apa kau bercanda, sepertinya dia tidak berniat untuk mati tanpa membawa kami bersamanya,' pikir pram yang ketika itu berniat untuk menyiapkan portal untuk mundur tapi sebelum dia melakukan itu sebuah tangan yang terbuat dari batu memukul wajah serigala itu dan melemparkannya cukup jauh dari mereka.


ketika itu monster serigala itu bangun dan menyerang kazuto dengan sisa kekuatannya, tapi kazuto dengan mudah menghindarinya, karena saat ini monster itu tidak memiliki kaki lagi, pergerakannya saat ini telah menjadi lambat yang membuat kazuto dengan mudah menyentuh tubuh monster itu dan memasang lingkaran sihir sebelumnya yang dia buat ke tubuh monster itu, lalu setelah itu batu-batu yang ada di sekitar mereka tiba-tiba bergerak dan menutupi tubuh serigala itu, membuat sebuah bola batu yang menahan selueuh tubuhnya.


"sekarang sudah selesai," kata kazuto yang ketika itu menonaktifkan mode barunya dan langsung terkapar di lantai, melihat pemandangan itu pram langsung pergi ke arah kazuto dan melihat kondisinya.

__ADS_1


"sepertinya dia cuma kelelahan," kata pram yang lalu menggendong kazuto di punggungnya dan pergi meninggalkan lapangan itu menuju rumah sakit untuk merawat kazuto sekaligus dirinya.


Dia sendiri juga telah memastikan untuk meminta kepada perawat untuk mengontak sekolah dan memberitahukan mengenai keadaan mereka dan akan menjelaskannya ketika mereka sampai di rumah sakit.


Beberapa hari telah berlalu sejak kejadian itu dan setelah kazuto dan pram mengalahkan monster srigala itu, para ksatria raja yang dipimpin secara langsung oleh sir william datang untuk melihat keadaan gudang yang dilaporkan, dan membunuh serigala yang ketika itu terperangkap di dalam batu itu, sebelum kembali untuk melaporkan semua hal yang merek temukan disana.


"itu adalah laporan yang saya dapat yang mulia," kata william yang memberikan laporan kepada raja hexion mengenai kasus monster.


"begitu ya, kerja bagus william," kata raja hexion dengan nada yang sedikit sedih dengan laporan yang dia dapatkan.


"tidak, saya tidak melakukan apapun, jika bukan karena mereka, maka sudah pasti akan lebih banyak korban," kata william yang mengacuh pada kazuto dan pram yang ketika itu berhasil membunuh dan menangkap salah satu monster serigala itu.


"ya," kata raja yang mengerti, ketika pertama kali dia melihat laporan itu, dia menjadi terkejut, dia tahu jika belakangan ini ada beberapa dari warganya yang menghilang karena laporan dari para ksatria, tapi meski telah melakukan pencarian dan mengirim beberapa kstarianya selama beberapa bulan, mereka masih tidak dapat menemukan apapun, jujur dia senang jika saat ini monster itu telah mati, dan berhasil membalaskan dendam para warga terhadap mereka.

__ADS_1


Tapi yang membuatnya sedikit sedih adalah fakta jika mungkin alasan kenapa monster itu bisa masuk ke dalam kerajaan adalah karena dirinya, sebagai seorang penguasa, dia berperan sebagai orang yang bertanggung jawab untuk nyawa setiap warganya, melihat ini membuatnya sedih karena kelalaiannya telah membuat banyak warga menderita, tentu dia senang dengan fakta jika monster itu telah mati, hanya saja dia merasa malu jika masalahnya diselesaikan oleh anak akademi terlebih lagi jika dia adalah anaknya.


begitu pula dengan ratu yang mendengar laporan yang telah dikatakan oleh william, tentu dia senang dengan fakta mengenai monster yang bersembunyi di kerajaan telah mati, hanya saja dia sedikit sedih dengan anaknya yang terluka parah karena bertarung untuk membunuh dan menangkap monster itu.


__ADS_2