
Setelah beberapa waktu kazuto dan flamina melakukan percakapan, kazuto pun berniat untuk pergi ke suatu tempat, awalnya flamina berniat untuk mengantar kazuto sampai luar perpustakaan tapi kazuto mengatakan jika dia tidak perlu melakukan itu karena hal itu akan membuat orang-orang curiga dengan hubungan mereka jika sampai mereka melihat kazuto dan flamina yang ketika itu sangat akrab.
flamina pun mengerti dan mengucapkan selamat tinggal kepada kakaknya, dan berharap jika nanti kazuto mau sering untuk mengunjunginya, karena kazuto sendiri merupakan salah keluarganya yang membuatnya cukup nyaman ketika dia berada bersamanya.
Ketika itu flamina juga ingat dengan perkataan kakaknya untuk membuat teman, lalu dia pun keluar setelah kakaknya keluar dari perpustakaan untuk lebih bersosiliasi dengan orang-orang di sskitarnya, karena jika dia tidak mencoba untuk melakukan sesuatu maka tidak ada yang berubah.
Setelah kazuto keluar dari perpustakaan dia pergi menuju tempat dimana kazuto dan yang lain telah membuat janji untuk bertemu, lalu dia pun pergi menuju kota sambil bertanya-tanya soal lokasi yang dia cari karena meskipun kazuto telah tinggal disana selama beberapa hari, dia belum pernah sekalipun pergi keluar karena dia masih perlu menyesuaikan diri di sekolah barunya.
'kumara dan sihir alter egonya benar-benar berguna,' pikir kazuto yang ketika itu maaih berjalan melewati kota, mencari tempat dimana mereka akan bertemu.
Sebelumnya, dia pernah bertanya kepada kumara mengenai sihir yang dia gunakan ketika pertarungan melawannya, di pun mengatakan jika itu adalah skill alter ego yang merupakan skill yang dapat membagi pikiran pemiliknya ke tubuh yang lain, perbedaan dari sihir ini dengan sihir klon adslah jika sihir klon mebagi sihir pemiliknya secara dengan jlah klon yang dimiliki.
Sedangkan untuk alter ego, membagi secara acak status yang dimiliki oleh pemilik sihir tersebut, sehingga ketika hal itu mengingatkan kazuto ketika pertarungan pertama mereka.
Kumara sendiri mengatakan jika alasan kenapa dia tidak memunculkan diri adalah karena kazuto adalah orang yang perhatian, sehingga ketika itu dia pasti menyadari jika saja kumara kehilangan beberapa kekuatannya ketika menggunakan sihir itu, yang membuat dia berpikir jika saja kazuto akan mungkin memanfaatkan itu untuk segera menyerang dirinya yang asli, sehingga pilihan terbaik untuknya ketika itu adalah menyembunyikan diri dan beristirahat untuk mengembalikan sihirnya walaupun cuma sedikit.
"aku rasa ini tempatnya," kata kazuto yang berada di pintu masuk kafe yang ketika itu dia melihat 4 sosok yang dia cari yang ketika sedang duduk dan belum memesan apapun.
"kazuto disini," kata arthur yang melambaikan tangannya ke kazuto yang menunjukkan dimana dia berada, lalu dia pun kesana dan duduk di samping mereka.
__ADS_1
"kau telat 30 menit tahu," kata lena kepada kazuto yang meminta maaf karena telah membuat mereka menunggu.
"maaf senior," kata kazuto kepada lena, dia sendiri juga tidak bisa membuat alasan karena alasan kenapa dia datang terlambat adalah karena dia bertemu dengan anggota keluarga kerajaan yang merupakan adiknya, tapi tentu saja dia tidak bisa mengatakan itu sehingga diam dan mendengarkan ceramah lena.
"ayolah lena, bukannya sudah cukup, kazuto sudah mengerti, bagaimana jika kau menenangkan dirimu," kata arthur yangencoba untuk tidak terus memarahi kazuto.
"jika kazuto adalah anak kelas 1 yang lain, maka itu tidak masalah untukku arthur, tapi saat ini kita sedang melakukan program khusus antar para murid dari 4 kerajaan yang berarti jika kita tidak bisa mempermalukan nama dari akademi kita, jadi sikap kazuto saat ini tidak bisa aku terima, karena saat ini dia tidak hanya telat tapi dia juga tidak membuat alasan atau mencoba membela dirinya sendiri," kata lena yang membuat arthur cuma diam karena apa yang dia katakan lena itu benar,
saat ini mereka merupakan murid yang terpilih dari semua murid dari akademi hexion untuk mengikuti program ini, jadi tentu mereka mengerti jika mereka tidak boleh membuat kesalahan dan membuat akademi mereka malu, khususnya arthur, lena, cyril dan kazuto, mereka tentu tahu mengenai konsekuensi dari semua itu dan tanggung jawab yang mereka miliki sebagai kursi dewan elit.
"lena sudah cukup," kata cyril untuk pertama kali.
"dengarkan dulu," kata cyril yang membuat lena diam dan mendengarkan.
"memang benar, jika kazuto telah membuat kesalahan dengan datang terlambat dan itu sudah cukup untuk mendapatkan teguran, tapi tolong lihat dari sisi yang lain, mungkin saja jika kazuto telat, karena suatu alasan yang tidak bisa dia katakan, dan jika dia tidak bisa mengatakan alasannya karena itu merupakan hal yang pribadi maka kita tidak memiliki hak apapun untuk memaksanya, apa kau mengerti lena, ?" tanya cyril kepada lena yang ketika itu merasa buruk karena telah marah kepada kazuto karena alasan semacam itu.
"aku minta maaf senior cyril aku terbawa emosi," kata lena yang ketika itu meminta maaf lalu melihat ke arah kazuto, "maaf kazuto telah marah padamu," kata lena yang ketika itu menunduk dan meminta maaf.
"tidak apa-apa, lagipula aku juga salah karena tidak memberitahukan ini," kata kazuto yang berniat untuk memberitahukan alasan kenapa dia terlambat, walalupun kumara sendiri sedikit khawatir dengan bagaimana kazuto akan mengatakannya.
__ADS_1
'kau tidak perlu khawatir, serahkan saja padaku,' kata kazuto kepada kumara menggunakan telepati.
'baik master, semoga berhasil,' balas kumara kepada kazuto.
"sebenarnya, aku tadi menemui yang mulia putri flamina adele hexion yang merupakan permintaan langsung dari raja dan ratu serta putri lousse untuk memintaku melihatnya," kata kazuto yang membuat yang lain terkejut karena alasan kazuto adalah bertemu dengan yang mulia kerajaan mereka, apalagi itu adalah permintaan langsung dari raja dan ratu.
Mereka tidak terkejut dengan fakta jika kazuto mengenal keluarga kerajaan karena dia memiliki hubungan yang baik dengan lousse di akademi sampai kazuto memanggil lousse dengan sebutan kakak.
"jadi begitu, kalau begitu aku minta maaf karena telah membentakmu," kata lena yang ketika itu langsung meminta maaf karena dia berpukir jika karena saat ini sedang akhir pekan maka mereka dapat melakukan apapun yang mereka mau apalagi ketika pertemuan ini.
"tidak apa-apa, lagipula ini adalah salahku karena tidak memberitahukan apapun mengenai hal ini dan menyembunyikannya," kata kazuto kepada mereka, jujur saja alasan kenapa dia menyembunyikannya adalah karena dia tidak ingin rumor-rumor beredar mengenai dirinya dan keluarganya.
"tapi dimana kalian bertemu, sejauh yang kutahu yang mulia putri flamina jarang menunjukkan dirinya di publik," kata cyril mengenai flamina yang tidak terlalu banyak bersosialisasi.
"sebelumnya yang mulia lousse menyuruhku untuk melihatnya di perpustakaan di akhir pekan karena kemungkinan dia sering disana," kata kazuto kepada mereka yang ketika itu mengerti dengan alasan kenapa kazuto telat datang yaitu adalah karena perintah raja dan ratu untuk menemui putri mereka.
"jadi begitu, apa alasanmu kenapa kau telat adalah karena kau sedang mencari putri flamina, ?" tanya lena.
"ya, kurang lebih begitu," kata kazuto, jujur saja alasannya bukan karena itu tapi dia tidak ingin membuat lebih banyak masalah sehingga dia mengatakan kebohongan itu.
__ADS_1
'aku rasa aku harus pergi dan sering mengunjunginya lain kali,' pikir kazuto yang berniat untuk mengajaknya adiknya untuk berjalan-jalan di kota dan menikmati waktu mereka.