
“Baiklah, kalau begitu, aku permisi dulu. Aku akan mengabarimu nanti jadwal tepatnya dan memesankan langsung tiket pesawat untuk pergi kesana.” Nick berdiri berpamitan.
“Aku permisi dulu, Tuan Zaid. Silahkan menikmati pagimu.”
“Baiklah, hati-hati dijalan, Produser Nick. Sampaikan salamku pada semua investor yang telah berinvestasi pada film baruku.”
“Tentu.” Nick tersenyum, lalu pergi dari kediaman Can.
***
MANTAN KEKASIH CAN YAMAN.
Sore hari tiba, dimana waktu syuting Can akan berlangsung. Di Konya, tempat lokasi syuting untuk adegan terbaru Can.
Konya adalah sebuah kota yang terletak di bagian tengah Anatolia, Turki. Memiliki sejarah yang panjang yang mencakup berbagai peradaban dan pengaruh budaya.
Pada masa kuno, kota ini dikenal sebagai Ikônion dalam bahasa Yunani dan Iconium dalam bahasa Latin.
__ADS_1
Pada abad ke-12, Konya menjadi ibu kota Kesultanan Seljuk Rum, sebuah dinasti Turki yang menguasai wilayah Anatolia. Pada masa ini, Konya menjadi pusat kegiatan politik, ekonomi, dan budaya yang penting.
Salah satu landmark yang paling terkenal di Konya adalah Mevlana Museum, yang merupakan makam dari Jalaluddin Rumi, seorang penyair, filsuf, dan sufi terkenal.
Rumi adalah pendiri ordo tari Sufi Mevlevi, yang dikenal dengan nama Tariqah Whirling Dervishes.
Setiap tahun, ribuan wisatawan dan pengunjung spiritual datang ke Konya untuk mengunjungi makam Rumi dan menyaksikan sembahyang dan tarian mereka yang terkenal.
Konya juga memiliki kekayaan seni dan budaya yang kaya. Festival Internasional Whirling Dervishes diadakan setiap tahun di Konya, menampilkan pertunjukan tari yang mempesona oleh para dervish.
Selain itu, Konya juga terkenal dengan seni kaligrafi dan kerajinan tangan tradisional Turki, seperti pembuatan karpet dan kerajinan logam.
Makanan tradisional juga merupakan bagian penting dari budaya Konya. Salah satu hidangan khas yang terkenal adalah etli ekmek, sebuah hidangan roti pizza yang dilapisi dengan potongan daging sapi dan sayuran.
Hidangan lainnya termasuk tandır kebabı, yang terdiri dari daging yang dimasak dalam oven tradisional tandır, dan zerde, sejenis puding kunyit yang sering disajikan sebagai hidangan penutup.
Konya juga memiliki kehidupan perkotaan yang aktif dan modern. Pusat kota yang sibuk memiliki jalan-jalan yang ramai dengan toko-toko, restoran, dan kafe yang menawarkan makanan dan minuman lokal serta internasional.
__ADS_1
Ada juga pusat perbelanjaan modern yang menyediakan berbagai merek terkenal. Pusat kota ini juga merupakan tempat pertemuan dan kegiatan sosial yang beragam.
Selain itu, Konya terkenal sebagai pusat industri dan perdagangan yang tak kalah dari Istanbul.
Konya juga memiliki sejumlah situs bersejarah lainnya. Salah satunya adalah Aladdin Mosque, sebuah masjid yang megah dengan arsitektur Seljuk yang indah.
Masjid ini adalah salah satu contoh terbaik arsitektur Islam di kawasan tersebut. Ada juga Siti-In Temple, sebuah situs arkeologi penting yang mencerminkan sejarah kota Konya pada masa Romawi.
Dan di dekat masjid itulah, tempat lokasi Can berada,
Seperti biasa, para kru sudah bersiap di standnya masing-masing untuk menyiapkan syuting.
Juga Zaid, Can, dan sopir pribadi Can yang menunggu di dalam mobilnya, sembari menunggu para kru menyiapkan lokasinya.
Di bangku belakang mobil, terlihat Can yang memasang wajah ketus. Memandangi ponselnya. Kesal karena mantan kekasihnya masih terus mencoba untuk menghubunginya, tapi Can terus menolak telepon darinya.
“Astaga, kupikir Agnes adalah orang yang pintar, tapi ternyata tidak.”
__ADS_1