TRAGEDI 13 AGUSTUS '98

TRAGEDI 13 AGUSTUS '98
BAGIAN 063


__ADS_3

Hotel ini juga menawarkan berbagai fasilitas yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan dan kenyamanan para tamu.


Terdapat restoran mewah yang menyajikan hidangan internasional dan lokal yang lezat, serta bar dan lounge yang menyediakan pilihan minuman dan makanan ringan.


Spa dan pusat kebugaran yang dilengkapi dengan peralatan modern juga tersedia bagi tamu yang ingin bersantai dan meremajakan diri.


Lotte Hotel Moscow juga merupakan tempat yang populer untuk pertemuan bisnis dan acara sosial.


Hotel ini menyediakan ruang rapat dan ballroom yang luas dan dilengkapi dengan peralatan audio visual canggih. Para tamu dapat mengandalkan layanan profesional dari staf hotel yang berpengalaman dalam mengatur acara-acara yang sukses.


Selain itu, lokasi strategis Lotte Hotel Moscow membuat para tamu dapat dengan mudah mengakses berbagai atraksi populer di Moskow.


Terletak di jantung kota, hotel ini berjarak singkat dari Kremlin, Red Square, Teater Bolshoi, dan berbagai tempat wisata lainnya.


Para tamu dapat dengan mudah menjelajahi keindahan arsitektur klasik dan sejarah yang kaya yang ditawarkan oleh Moskow.


Secara keseluruhan, Lotte Hotel Moscow menawarkan pengalaman menginap yang mewah dan fasilitas yang lengkap di tengah kota Moskow.

__ADS_1


Dengan desain yang elegan, pilihan kamar yang nyaman, fasilitas lengkap, dan lokasi strategis, hotel ini menjadi pilihan populer bagi wisatawan bisnis maupun wisatawan yang ingin menikmati kota ini.


Begitupun dengan Anna yang pintar memilih hotel yang akan digunakan sebagai tempat peristirahatan.


Dan di hotel yang sama, Zaid kembali bertemu dengan Emir. Saat itu Emir menyamar sebagai OB hotel. Membawa sapu lantai juga alat pel. Membuat Zaid heran saat melihatnya.


Lihatlah, pria itu sangat cocok menyamar menjadi profesi apapun.


Mengajak Zaid ke dalam sebuah kamar kosong untuk membicarakan apa yang akan dilakukan esok hari.


Sebuah arloji atau jam tangan pintar diberikan Emir. Jika melihatnya sekilas, arloji itu terlihat seperti arloji biasa pada umumnya, tapi tidak begitu.


Jadi, arloji itu tak bisa terdeteksi meski dengan keamanan canggih yang dimiliki Victor.


“Begitu kau masuk ke dalam rumah Victor besok, maka kau harus menekan tombol di arloji itu. Saat kau menekannya, maka kau akan terhubung langsung denganku, juga kamera yang didalamnya akan aktif.”


Emir kembali memberikan sebuah alat kecil. “Pakai ini di telingamu, kau akan bisa mendengar suaraku dari sana, dan aku juga dapat mendengar suaramu.”

__ADS_1


“Aku akan menunggu di luar rumah Victor, dan memantau semua yang ada di dalamnya.”


Zaid mengangguk mengerti. Tinggal hanya menunggu hari esok untuk melakukan aksinya.


“Baiklah. Aku harus segera pergi dari sini. Beristirahatlah, aku akan mengabarimu esok.”


***


Setelah Emir pergi, Zaid pun berniat bertemu dengan Arthur malam itu juga. Hanya untuk meminta bantuan dalam rencananya esok hari.


Mereka berdua bertemu di salah satu kedai kopi private premium yang berada di tengah kota Moskow.


Sehari sebelum keberangkatan Zaid, dia telah menghubungi Arthur untuk mengajaknya bertemu, dan di malam itu jugalah mereka bertemu.


“Wah, Letnan Kolonel Zaid! Akhirnya kita bisa bertemu lagi di Rusia.” Arthur menyambut Zaid dengan ramah. Dia lebih awal datang di tempat pertemuan itu.


Wajahnya Arthur terlihat lebih segar lagi, tidak seperti saat masih berada di penjara kala itu. Sangat bersih dan cukup terawat.

__ADS_1


“Astaga, berhentilah memanggilku Letnan Kolonel. Aku bahkan dikeluarkan dari militer secara tidak hormat.”


__ADS_2