
“Aku juga tahu bahwa kau sebenarnya adalah manajer Rose, benar bukan? Berani-beraninya kau menipu selama ini?”
Sontak Nick pun berlutut di hadapan Can, meminta maaf.
“Maafkan aku, Tuan. Sungguh, maafkan aku. Aku tak bermaksud untuk menipumu. AKu hanya menjalankan tugas dari Nyonya Rose, dan kupikir itu sangat baik untukmu juga.”
“Bunuh saja aku, atau pukul aku. Kau bisa memukulku sesuka hatimu. Melampiaskan semua amarahmu padaku. Akan tetapi, jika aku harus melakukanya lagi, keputusanku akan tetap sama.”
“Apa maksudmu? Apa kau gila?”
“Bukan begitu, Tuan. Nyonya Rose adalah satu-satunya orang yang bisa menolongmu saat itu. “
“Dasar, Brengsek!!!” bentak Can. “Sudahlah. Aku tak ingin kita bertemu lagi. Aku akan memutuskan kontrak dengan YB.” Can berdiri, lalu pergi dari ruangan Nick.
Disusul dengan Anna juga Zaid. Senyuman sinis terpancar dari wajah Zaid.
“Tunggu, Tuan. Dengarkan aku dulu. Aku bisa mengatur kembali semuanya. Aku akan …..” Malang nasib Nick. Dia harus kehilangan artis terkenal dari agensinya.
Seberusaha apapun dia mengejar Can, Nick tak dapat membujuknya kembali.
__ADS_1
***
Di kediaman Can. Berkumpulah semua orang dari tim dan kru di ruang tengah. Tempat biasa mereka melakukan perkumpulan.
Can hendak mengatakan bahwa dia telah memutuskan kontrak dengan YB Entertainment. Memberikan pilihan kepada semua krunya.
“Perhatian saja semuanya, kini aku akan kembali bekerja, tapi, aku akan bekerja dengan sendirian, karena aku sudah memutuskan kontrak dengan Produser Nick.”
“Pilihan ada di tangan kalian. Apa kalian ingin tetap bekerja denganku, atapun bekerja dengan artis lain yang berada di bawah naungan YB. Aku tak akan melarang kalian.”
“Aku akan tetap mengikuti Kak Can, kemanapun dia pergi,” sahut Anna. “Tapi, aku juga tak ingin memaksakan kehendak kalian.”
“Baiklah, Manajer Anna, apa jadwal pertamaku dalam kalender terdekat ini?”
Anna membuka tab. Melihat jadwal yang akan berlangsung dekat. “Kunjungan pesta ulang tahun Ketua Victor, Pengusaha Logam terbesar di Rusia.”
“Baiklah, mari kita persiapkan itu dulu. Kau bisa mengatur semuanya, Manajer Anna.”
Yes!! Zaid mengepalkan tangan mendengar hal itu. Dia akan segera memulai misi sebenarnya.
__ADS_1
“Baiklah. Aku akan mempersiapkan semuanya untukmu, Kak.”
“Hanya tiga orang yang akan berangkat kali ini. Aku, Manajer Anna, dan juga Pengawal Zaid. Untuk sementara waktu, kalian boleh menempati rumah ini sekaligus menjaganya.”
Semua kru mengangguk mengerti.
Satu minggu sebelum keberangkatan itulah, Zaid segera memberikan kabar pada Emir, agar mempersiapkan semua alat yang telah dirancangnya tempo hari.
Mulai alat peretas, kamera kecil, juga alat komunikasi lainnya yang telah dimodifikasi sedemikian rupa.
***
MOSKOW, RUSIA
Moskow, Rusia pada tahun 2000-an adalah periode penting dalam sejarah modern negara ini. Setelah jatuhnya Uni Soviet pada tahun 1991, Rusia mengalami perubahan politik, sosial, dan ekonomi yang signifikan.
Pada awal tahun 2000-an, Moskow menjadi pusat politik, ekonomi, dan budaya Rusia. Kota ini menyaksikan transformasi yang besar dalam infrastruktur, arsitektur, dan gaya hidup penduduknya.
Pertumbuhan ekonomi yang pesat dan stabilitas politik yang semakin kuat telah berkontribusi pada perkembangan kota ini.
__ADS_1
Salah satu aspek yang mencolok dari Moskow pada periode ini adalah kemunculan perkembangan arsitektur modern.