Wedding Project

Wedding Project
Jalan-jalan


__ADS_3

Setelah sarapan mereka pergi ke Buckingham Palace untuk melihat prosesi pergantian pasukan pada pukul 11.30 waktu setempat.  Mereka semua datang satu jam sebelum prosesi agar dapat menikmati prosesi karena banyak wisatawan juga yang datang melihat. 


Semua prosesi dilakukan di dalam istana, sedangkan para wisatawan hanya boleh melihat di luar pagar. Namun, antusias wisatawan begitu banyak. Mereka ingin mengabadikan foto-foto keren. 


Felix mengikuti keluarga Adion dan Maxton mencari tempat yang pas untuk melihat. Mereka melihat di sisi kanan pagar istana dekat dengan St James Park, karena posisi itu adalah posisi pas untuk melihat pasukan berganti.


Upacara pergantian dimulai tanpa suara aba-aba. Hanya derap langkah kaki yang terdengar. Dengan gagah para prajurit keluar dari pinggir. Di luar istana masuklah marching band dari unit Irish Guard. Pasukan memakai baju Irlandia berupa seragam hijau, rok Kilt dan alat usik bag pipe


Di sela-sela itu pasukan penjaga datang dan mengganti pasukan penjaga yang lama. Mereka memakai baju merah dengan topi bulu yang menjulang tinggi. Jika kalian ingat, mungkin kalian akan temukan di salah satu kaleng biskuit terkenal di Indonesia.


Setelah prosesi pergantian selesai, tim marching band memainkan musik jazz untuk menghibur wisatawan. Acara berlangsung selama 45 menit dan menjadi momen menarik yang patut diabadikan 


Bersama keluarga Bryan dan Regan, Felix melanjutkan ke London Eye. Menaiki biang lala besar. Masuk ke dalam kapsul berukuran jumbo, mereka dibawa berputar satu kali putaran dengan waktu tiga puluh menit. Semua keluarga masuk, karena kapsul memang mampu menampung 20 orang.

__ADS_1


Kota dengan polusi yang sangat minum itu terlihat sangat bersih. Pemandangan begitu sangat indah . Chika pun tak mau melepas kesempatan indah itu. Dia mengabadikan foto untuk kenang-kenangan. Meminta Felix membidik foto dengan segala gaya. 


"Berikan ponselnya padaku, aku akan memfoto kalian," ucap Shea. Karena El sedang digendong Bryan, jadi dia dengan leluasa bisa bergerak. 


Malu-malu Chika foto bersama Felix. Gayanya yang tadi centil saat di foto sendiri, tiba-tiba menjadi kaku. Felix masih belum berani melakukan apa pun akhirnya memilih biasa saja.


"Kalian jauh-jauh ke sini hanya ingin foto KTP?" tanya Shea kesal.


Chika yang ditegur Shea langsung melingkarkan tangannya di lengan Felix. Tersenyum ke arah kamera. Felix yang dapat pembukaan dari Chika akhirnya mulai bergerak. Dia memang menunggu juru kunci dulu karena takut. 


Puas berfoto, mereka melanjutkan melihat pemandangan di hadapan mereka. Pemandangan kota London yang begitu indah terlihat jelas. Sungai Thames yang mengalir di sebelah tampak indah dilihat dari atas. Belum lagi gedung-gedung tinggi yang menjulang tinggi, begitu menambah keindahan. 


Mata yang memandang jauh ke depan melihat Big ben yang terlihat tinggi tak kalah dengan gedung lain. Jam yang terdapat di empat sisinya begitu menakjubkan. Pantas memang dijadikan sebagai warisan dunia.

__ADS_1


"Apa kamu suka?" tanya Felix. Tangannya berada di pinggang Chika dan tunangannya itu tidak menolak sama sekali. 


"Sungguh indah." Matanya terus melihat ke arah depan menikmati pemandangan yang jarang sekali dia akan temui.


Tanpa Chika sadari, kedekatan mereka menjadi hal paling indah dari pada pemandangan di depan mereka. 


Tubuh mereka menempel erat tanpa celah sama sekali. Felix benar-benar senang. Perjalanan ini membuat tunangannya lupa dengan semua persyaratan yang sudah dia berikan.


Jalan-jalan kali ini membuat Chika dan Felix mulai dekat. Awal indah untuk mereka tanpa Chika sadari.


Tiga puluh menit berakhir. Perjalanan mereka akhirnya dilanjutkan ke Bradford. Ke tempat di mana Regan membangun apartemen dan akan diresmikan besok. Perjalanan yang akan memakan waktu tiga jam membuat mereka segera berangkat agar sampai sebelum malam di sana. Jadi mereka memiliki waktu untuk beristirahat.


__ADS_1


Bayangin aja tempatnya ya😁


1×24 jam aku hapus.


__ADS_2