![[ZEROLINE] ZERO DIMENSION](https://asset.asean.biz.id/-zeroline--zero-dimension.webp)
...CHAPTER 94...
End’e Draking telah mengalahkan hampir Seluruh Perampok itu dan hanya menyisakan enam orang saja, termasuk Kapten Barbarossa. End’e Draking sengaja tidak membunuh atau melenyapkan mereka berenam karena mereka harus memberitahu kepada Hydro Quenn.
“Apakah kalian berenam sudah menyerah dan sudah tahu betapa kuatnya kekuatan aku? Sekarang aku ingin kalian memberitahu kepada Hydro, aku akan terus menunggunya.” -End’e Draking
Akan tetapi Kapten Barbarossa tidak ingin memberitahu kepada Ratunya tentang kekalahan.
“Aku tidak akan kembali dengan rasa malu ini. Lebih baik kamu membunuhku sekarang juga, daripada dipermalukan seperti ini.” -Kapten Barbarossa
End’e Draking tahu betapa keras kepalanya Kapten Barbarossa itu.
“Aku akan memberitahu rahasia. Ratu kalian itu tidak akan bisa menggunakan kekuatannya atau kemampuannya sama sekali, jika dia tidak memiliki pengikut. Kemampuannya adalah Sang Pemimpin.” -End’e Draking
End’e Draking memberitahu rahasia tentang kemampuan milik Hydro Quenn kepada pengikutnya. Memberitahu hal itu, supaya mereka tidak akan jadi bunuh diri atau mati sia-sia.
“Kenapa kamu memberitahu kepada kami?” -Kapten Barbarossa
“Agar kalian yang tersisa tidak bunuh diri dan masih setia kepada Ratu lemah kalian itu.” -End’e Draking
End’e Draking tidak ingin lawan berikutnya itu menjadi orang lemah.
“Aku tidak tahu, bagaimana cara dia dapat pengikut lebih cepat? Tapi menurut firasatku, karena dia seorang perempuan pasti dia menggunakan tubuhnya itu sebagai bentuk kepimpinan.” -End’e Draking.
End’e Draking menduga kalau Hydro Quenn menggunakan tubuhnya untuk mendapatkan pengikut.
“Baiklah, aku akan mengirimkan kalian ke suatu tempat yang sangat jauh.” -End’e Draking
Menggunakan kemampuan pemindahan, dia memindahkan mereka ke suatu tempat yang sangat jauh darinya dan dekat dengan Ratu mereka berada.
Setelah mengirim mereka ke suatu tempat, End’e Draking merasa sedikit bersalah karena telah membunuh dan menghancurkan orang-orang yang bersalah.
“Walaupun mereka itu bersalah, aku merasa tidak enak melakukan pembunuhan itu sebenarnya. Tapi itu sudah berlalu.” -End’e Draking
End’e Draking kembali lagi ke Kapal Angkasa penumpang untuk menemui teman-temannya itu, dan juga memberitahu tentang apa yang terjadi.
Setelah sampai disana, dia melihat teman-temannya sedang memakan makanan yang sangat banyak.
“Sebentar, kalian makan sebanyak ini siapakah yang membayarnya?” -End’e Draking
End’e Draking melihat tiga temannya itu sedang asyik makan.
“Kami gunakan uang yang Edward menangkan saat itu.” -Celion Demonstra
“Tidak usah khawatir dan pikirkan.” -Edward Demons
Mereka akan membayar makanan itu dengan menggunakan uang yang didapatkan dari konser saat itu.
“Aku tidak terlalu memikirkan hal itu, tetapi bisakah kalian pikirkan aku diluar mengalahkan seluruh perampok itu untuk kenyamanan dan keamanan seluruh penumpang dan kalian hanya duduk disini.” -End’e Draking
End’e Draking terlihat marah, karena tiga temannya itu hanya duduk saja dan tidak memujinya.
__ADS_1
“Benarkah kamu sudah mengalahkan para perampok yang sangat besar itu.”
“Iya, aku sudah mengalahkan para perampok itu dan sisanya aku mengembalikan mereka ke tempat asal mereka.” -End’e Draking
Mereka senang karena End’e Draking telah mengalahkan dan menyelesaikan urusannya itu.
Celion Demonstra menatap mukanya End’e Draking dan memohon kepadanya.
“Draking, Bolehkah aku mengikuti kontes pertarung di lantai atas?” -Celion Demonstra
“Tentu saja, tidak.” -End’e Draking
End’e Draking menolak permintaan tersebut. Akan tetapi Celion Demonstras tidak menyerah begitu saja.
“Ayolah! Bukan aku yang ikut dalam kontes tersebut.” -Celion Demonstra
“Lalu siapa?” -End’e Draking
“Mereka berdua. Mereka agak kuat, terutama Edward.” -Celion Demonstra
Kontes kekuatan itu yang ikut adalah Edward Demons dan Xesa. Menurutnya, dia tidak terlalu kuat dan tidak bisa bertahan lama.
“Hai, kalian berdua. Kalian yakin mengikuti kontes kekuatan itu. Maksudku, kenapa kalian ingin mengikuti kontes tersebut?” -End’e Draking
End’e Draking ingin mengetahui kenapa mereka ingin sekali mengikuti kontes tersebut.
“Draking, lihatlah kertas ini! Siapapun yang memenangkan kontes kekuatan itu akan mendapatkan hadiah yang sangat besar dan malah lebih besar daripada konser musikal.” -Edward Demons
“Dengan memenangkan kontes kekuatan itu, aku bisa melawan orang-orang kuat.” -Xesa
End’e Draking membaca dan memperhatikan kertas yang diberikan.
“Hai, Kalian berdua akan berbeda tempat. Disini kalian harus bertaruh sesuai dengan jenis kelamin kalian itu dan juga umur kalian.” -End’e Draking
End’e Draking memberitahu kalau ada sistem perbedaan jenis kelamin didalam kontes kekuatan itu, agar para pertarung bisa seimbang.
“Tidak apa-apa. Aku juga tidak ingin melawan Edward, karena kamu tahukan.” -Xesa
Xesa tidak ingin bertarung dengan Edward, dia juga tahu betapa lemahnya dia menghadapi Edward Demons.
“Aku tidak akan melarang kalian. Tapi kalian harus tanggung akibatnya sendiri, terutama kamu, Xesa.” -End’e Draking
“Kenapa aku?” -Xesa
End’e Draking mendekati telinganya Xesa dan memberitahu.
“Hati-hati, kartu kamu itu adalah kartu palsu. Walaupun bisa digunakan manapun, jika ada orang yang akan mengecek kartu kamu jangan dikasih.” -End’e Draking
“Baiklah!” -Xesa
Xesa menuruti perintahnya End’e Draking.
__ADS_1
“Kalian sedang berbisik-bisik apa?” -Celion Demonstra
Celion Demonstra penasaran mengapa mereka berdua harus berbisik-bisik dan tidak berbicara langsung saja.
“Ini bukan apa-apa. Tadi kami hanya membicarakan tentang kamu, Celion.” -Xesa
Celion Demonstra penasaran apa yang dibisikkan mereka.
“Jadi apa yang kalian bisikan tentangku?” -Celion Demonstra
“Kami membisikkan tentang bagaimana lemahnya kamu menghadapi dan tidak ingin masuk kedalam kontes pertarungan tersebut?” -End’e Draking
“Benarkah, Xesa?” -Celion Demonstra
“Tidak, itu bohong.” -Xesa
Setelah makan dan bayar makanan, mereka langsung pergi ke kontes kekuatan itu yang ada di lantai paling atas.
Setelah sampai didepan kontes kekuatan itu. End’e Draking harus mendaftar Edward Demons dan Xesa. Sebenarnya dia bertujuan agar kartu pengenal palsu milik Xesa tidak ketahuan, jika dia yang mendaftarkan Mereka.
End’e Draking agak terpukul melihat jumlah bayaran harus dibayar untuk melakukan pendaftaran. Walaupun pembayaran itu tidak terlalu banyak, tetapi itu akan merugikan jika mereka kalah.
End’e Draking mendekati Edward Demons dan Xesa untuk berbicara sesuatu kepada mereka.
“Aku hanya ingin kalian memenangkan pertandingan ini. Dikarenakan pembayaran pendaftaran lumayan mahal, jadi aku tidak mau rugi sedikitpun.” -End’e Draking
“Tenang saja, kamu akan mendapatkan hadiah besar itu.” -Edward Demons
“Kita akan bagi hadiah itu menjadi dua. 40 persen untuk kamu, sisanya untuk kami, bagaimana?” -Xesa
“Itu tidak rugi buatku. Tapi aku tidak akan mengambil semuanya. Hadiah yang didapatkan kalian itu akan untuk kalian saja.” -End’e Draking
End’e Draking tidak menginginkan hadiah yang sangat banyak itu, tetapi dia tidak ingin mereka mengecewakannya.
Setelah mendaftarkan Mereka berdua, End’e Draking menyuruh mereka berdua untuk bersiap-siap dan masuk kedalam ruang tunggu.
“Baiklah, aku dan Celion akan mengamati kalian dari kejauhan. Kalian juga harus pergi ke tempat tunggu sambil menunggu nama kalian dipanggil oleh panitia.” -End’e Draking
“Siap!”
End’e Draking dan Celion Demonstra berjalan menuju ke tempat duduk untuk mengamati pertarungan dibawah.
“Celion, kamu yakin apakah mereka akan memenangkan pertarungan ini. Karena aku tidak terlalu percaya kalau mereka bisa memenangkan pertarungan ini.” -End’e Draking
“Apa maksudmu, Draking? Yakinlah mereka pasti akan menang!” -Celion Demonstra
“Masalahnya adalah kalian itu belum bisa mengaktifkan kemampuan kalian itu dan sementara beberapa orang disini bisa menggunakan kemampuan istimewa mereka itu. Berarti kesempatan untuk menang sangat kecil.” -End’e Draking
“Tenanglah, aku yakin mereka akan pasti menang. Dan bisa saja, kekuatan sihir kami akan aktif sendiri ketika dalam keadaan darurat.” -Celion Demonstra
Dari tempat duduk, End’e Draking dan Celion Demonstra akan mengamati dan menonton kontes kekuatan itu atau pertarungan. Celion Demonstra juga ingin mengetahui seberapa besar kekuatan yang dimiliki oleh setiap orang yang ikut dalam kontes tersebut.
__ADS_1