[ZEROLINE] ZERO DIMENSION

[ZEROLINE] ZERO DIMENSION
Chapter 62 [ Kembalinya Atasan ]


__ADS_3

...Chapter 62...


...[Kembalinya Atasan]...


Para Pasukan Manusia telah dikalahkan oleh Pasukan Iblis yang masih berada dikendali Juliana Juliet Ni. Hanya Para Grup Pahlawan saja yang masih bertahan melawan Para Pemimpin Pasukan Iblis, terutama Juliana Juliet Ni.


Penyebab kekalahan Pasukan Manusia disebabkan oleh Juliana Juliet Ni yang mengaktifkan kekuatan besarnya dan mempengaruhi Seluruh Pasukan Iblis mendapatkan kekuatan yang hampir sama seperti dirinya, dan menekan kekuatan Pasukan Manusia.


Sekarang Juliana Juliet Ni sedang menghadapi dua orang dari Grup Pahlawan yaitu Celion Demonstra dan Hans Seven. Mereka harus mengalahkan orang yang berani mengganggu dunia mereka.


“Kalian berdua, apakah kalian paham bahwa kalian itu hanyalah seekor serangan yang lemah yang tidak bisa melawan Seluruh Pasukan dengan kekuatan besar?” -Juliana Juliet Ni


Celion Demonstra sangat marah karena Juliana Juliet Ni telah mengendalikan Seluruh Pasukan Iblis untuk menyerang Pasukan Manusia. Walaupun itu sudah biasa, tapi penyerangan itu tidak melihat Pasukan Iblis memiliki hati. Sepertinya hati mereka juga sudah dikendalikan.


“Kenapa kamu melakukan ini semua? Bukankah, yang kamu inginkan hanya Draking? Kenapa kami harus ikut juga?” -Celion Demonstra


Celion Demonstra juga bertanya hal sama seperti yang ditanyakan oleh Hans Seven sebelumnya. Mendengar pertanyaan yang selalu sama, Juliana Juliet Ni tetap menjawabnya dengan penuh tertawa.


“Kalian ini hanyalah serangan biasa yang seharusnya menjadi budak untuk kami Para Terkuat, dan kami akan menghancurkan Planet ini dan juga isinya. Dan lalu aku akan mengulang sistem dunia buruk ini.” -Juliana Juliet Ni


Tujuan Juliana Juliet Ni adalah mengulang sistem di dunia atau Planet Rosemary, dengan mengulang sistem tersebut memudahkan dia menjadi seorang penguasa tanpa perlawanan.


“Jika kamu melenyapkan semuanya ada di dunia ini, maka tidak ada satupun yang akan menjadi pengikut kamu.” -Celion Demonstra


Celion Demonstra sedikit menasehati Juliana Juliet Ni supaya tidak menghancurkan dan melenyapkan dunianya dan isinya.


“Itu bukan masalah untukku, karena aku bisa mendatangkan orang dari luar planet menjadi pengikut setiaku. Jadi bersiaplah!” -Juliana Juliet Ni


Jika seluruh penduduk dunia atau planet itu hancur, maka dia tinggal mendatangkan beberapa orang yang jumlah besar datang ke planet barunya dan menjadi pengikutnya itu adalah pemikirannya.


“Kalau begitu, kami akan mengalahkan kamu dan mengusir kamu dari sini segera mungkin.” -Celion Demonstra


Karena sudah mendengar rencana tersebut, Celion Demonstra tidak takut untuk melawan orang yang akan menghancurkan dunianya.


“Kamu berdua akan melawan aku mana mungkin. Hahahah.... Kalian itu hanyalah serangan kecil yang tidak akan bisa mengalahkan Sang Terkuat.” -Juliana Juliet Ni

__ADS_1


Juliana Juliet Ni bersikap sombong dan dia masih menganggap dirinya terkuat didalam pertempuran tersebut dan tidak ada yang bisa mengalahkannya, kecuali dia.


“Benarkah, yang kamu katakan itu, Juliana!”


Tiba-tiba dibelakang ada seseorang memperhatikan Juliana Juliet Ni dari dekat dan menatapnya dengan tajam.


“Nyonya Tirta, apakah kamu sudah lolos dari dimensi tersebut?” -Juliana Juliet Ni


Orang tersebut ialah Atasannya Juliana Juliet Ni yaitu Tirta Yayan. Tirta Yayan ternyata sudah keluar dari dimensi yang menjebaknya.


“Baru saja lolos dari dimensi itu, tapi ketika aku keluar aku melihat kamu melakukan sewenang-wenang lagi, ya?” -Tirta Yayan


Ketika sudah keluar dari dimensi yang menjebaknya beberapa lama, Tirta Yayan dikejutkan oleh Juliana Juliet Ni yang terang-terangan membeberkan rencananya ke orang-orang.


“Ini bukan sewenang-wenang, Nyonya Tirta. Aku sedang memperingatkan mereka tentang bahayanya melawan kita semua.” -Juliana Juliet Ni


Tirta Yayan tidak cukup percaya dengan perkataan dari bawahannya tersebut.


“Jika kamu memperingatkan mereka tentang betapa bahayanya kita semua, apakah kamu sudah melakukan tugas kamu itu?” -Tirta Yayan


“Ini masih dalam tahap pertengahan dari rencana aku untuk menangkap Sang Pengkhianat tersebut. Dengan cara ini sosok Sang Pengkhianat tersebut akan keluar dari persembunyiannya.” -Juliana Juliet Ni


Juliana Juliet Ni mengatakan bahwa dia menggunakan sebuah cara supaya orang yang dicarinya dapat keluar dari persembunyiannya.


“Ehm... Kalau begitu apakah aku harus mengamati rencana kamu itu atau apakah aku harus bergabung dalam rencana kamu itu? Dan apakah ini benar-benar berhasil untuk menangkap Sang Pengkhianat tersebut?” -Tirta Yayan


Tirta Yayan banyak mengajukan pertanyaan kepada Juliana Juliet Ni. Sebenarnya Tirta Yayan ingin rencana yang dibuat oleh bawahannya tersebut yang paling dibanggakan harus berhasil.


“Jika Nyonya Tirta ingin bergabung dalam rencana penangkapan Sang Pengkhianat tersebut, maka ini akan lebih baik dan mudah. Dan juga kita akan dengan mudahnya menghabisinya.” -Juliana Juliet Ni


Juliana Juliet Ni memperbolehkan Tirta Yayan masuk kedalam rencananya, karena akan menjadi lebih mudah dan baik.


“Baiklah, aku akan mengikuti rencana kamu itu.” -Tirta Yayan


Tirta Yayan akan bergabung dalam rencananya Juliana Juliet Ni. Juliana Juliet Ni yang mendengar perkataan itu, dia sangat senang.

__ADS_1


“Tapi sebelum itu, kita berdua harus melenyapkan beberapa serangan kecil dibawah sana bagaimana?” -Juliana Juliet Ni


Juliana Juliet Ni menunjukkan kearah bawah dan mengarah kearah Pasukan tersebut.


“Melenyapkan? Itu hal rumit untuk dipikirkan, tetapi itu malah adalah rencana yang sangat cocok untuk mengeluarkan Sang Pengkhianat dari tempat persembunyiannya.” -Tirta Yayan


Menurutnya, melenyapkan seseorang yang tidak bersalah itu jauh lebih susah daripada melenyapkan orang yang bersalah, tapi hanya untuk menangkap Sang Pengkhianat tersebut, dia harus melakukannya.


“Tapi kamu harus membantu aku membuat laporan kepada yang lainnya. Dan laporan tersebut harus sesuai dengan kenyataan dan fakta.” -Tirta Yayan


Sebagai gantinya, Tirta Yayan ingin Juliana Juliet Ni membantunya dalam mengerjakan laporan tertulis sesuai dengan kenyataan dan fakta.


“Itu adalah hal mudah.” -Juliana Juliet Ni


Juliana Juliet Ni dengan sombongnya mengatakan kalau membuat laporan itu adalah hal mudah.


“Aku akan memberikan nasehat untuk kamu, Juliana. Jika kamu ingin jadi Pemimpin, maka kamu harus membuat sebuah laporan yang sangat bagus dan sesuai dengan kenyataan.” -Tirta Yayan


Tirta Yayan sedikit menasehati Juliana Juliet Ni, nasehat tentang ingin menjadi seorang pemimpin.


“Baik.” -Juliana Juliet Ni


Juliana Juliet Ni menghiraukan nasehat Tirta Yayan tersebut.


...---------------------------...


...**MOHON DIBERI LIKE, KOMENTAR, & FOLLOW NOVEL INI...


...-___-...


...AUTHOR AKAN BERTERIMAKASIH BANYAK ATAS BANTUAN KALIAN**!...


...---------------------------


...

__ADS_1


__ADS_2