[ZEROLINE] ZERO DIMENSION

[ZEROLINE] ZERO DIMENSION
Chapter 30 Berangkat ke tempat Pertempuran


__ADS_3

Beberapa hari kemudian.


Seluruh Pasukan Bangsa Manusia dibawah pimpinan Grup Pahlawan, mereka sedang menuju ke kastil istana Raja Iblis. Mereka akan melakukan pertempuran balasan untuk ratusan tahun lalu.


Draking juga ikut dalam pertempuran tersebut sebagai Seorang Pemimpin dan Seorang Raja Sementara Bangsa Manusia.


Disetiap Perjalanan mereka, Draking secara tidak sengaja tersesat. Kejadian itu membuat Seluruh Pasukan Bangsa Manusia hari mencari Draking yang sedang tersesat.


Grup Pahlawan heran kenapa Draking bisa selalu tersesat, padahal dia bisa menggunakan kekuatan teleportasi untuk memindahkannya langsung menuju ke kastil istana Raja Iblis.


Akan tetapi ketika mereka menanyakan hal tersebut. Draking menjawab bahwa melakukan seperti pemindahan, dia harus mengeluarkan energi kehidupan lebih banyak. Oleh karena itu, Draking memilih berjalan saja. Walaupun dia terus tersesat.


Anehnya mereka selalu menemukan Draking didalam Dungeon, dan didalam Hutan yang sangat lebat. Ketika Draking didalam Dungeon, dia tidak akan membunuh monster didalamnya dan dia hanya mengambil beberapa hiasan mewah yang cukup dapat membeli satu gunung, tetapi Draking malah membuangnya atau memakannya. Dan ketika dia berada didalam Hutan, dia hanya mengambil tumbuhan herbal dan juga tidak akan membunuh hewan buas yang berada didalam sana.


Sekarang Draking berada didalam gerobak kereta dan dia diikat dengan tali kuat dan ikatan sangat kuat. Sehingga dia tidak dapat kabur, dan juga tersesat lagi dipertengahan jalan.


Recca Celestial sengaja berada didalam gerobak kereta untuk memastikan Draking tidak bisa melepaskan tali tersebut.


“Draking, kenapa kamu itu selalu tersesat, Padahal kamu bisa menggunakan teleportasi?” -Recca Celestial


Recca Celestial heran dengan setiap kejadian tersebut, lalu dia menanyakan hal tersebut ke Draking.


“Entahlah...” -Draking


Draking juga tidak tahu kenapa dia terus tersesat.


Sebenarnya Draking benar-benar tidak mengetahui mengapa dia bisa tersesat terus menerus,dan dia tidak peduli.


“Baiklah.” -Celion Demonstra


Celion Demonstra masih agak heran dan bingung. Tapi Celion Demonstra berpikir kalau Draking masih seorang baru menjelajahi dunia ini. Oleh sebab itu, dia bisa tersesat kapan saja.


“Oh, iya... Draking, Pertemuan kita pertama kali ketika kamu menolongku dari serangan Edward. Apakah kamu menolongku tidak sengaja?” -Celion Demonstra


Celion Demonstra membicarakan tentang pertemuannya dengan Draking pertama kali. Celion Demonstra juga bertanya apakah Draking menolongnya tidak sengaja. Dan lalu Draking menjawabnya.


“Benar, aku menolongmu tidak sengaja. Sebenarnya aku hanya menahan senjata itu saja.” -Draking


Draking membenarkan bahwa dia tidak sengaja menolong Celion Demonstra pada saat itu. Draking hanya menahan sebuah serangan.


“Lalu setelah itu, kamu mulai berbicara kepada kami seakan kamu hebat dan juga kamu benar-benar menolongku. Apakah itu semua kebohongan?” -Celion Demonstra


Celion Demonstra mengingat perkataan Draking pada ketika pertempuran Celion dan Edward di kerajaan iblis. Apakah perkataan Draking itu adalah kebohongan.


“Mana mungkin, aku berbohong tentang keindahan dan kecantikan dirimu Celion. Tidak ada satupun pria yang tidak menyukaimu di dunia kamu ini.” -Draking


Draking tidak berbohong tentang keindahan dan kecantikan yang dimiliki oleh Celion Demonstra.


“Jadi kamu mencintaiku, kan.” -Celion Demonstra


Celion Demonstra berpikir dan mengatakan kalau Draking mencintainya. Tapi Draking membalas perkataan tersebut.


“Mencintai... Sepertinya tidak, aku hanya mengagumi keindahan dan kecantikan yang kamu miliki.” -Draking


Draking tidak mempunyai perasaan cinta terhadap Celion Demonstra, dia hanya mengagumi keindahan dan kecantikan Celion Demonstra saja. Itu sudah cukup baginya.

__ADS_1


Dan Celion Demonstra mulai mengira kalau Draking.


“Draking, apakah kamu sudah menikah?” -Celion Demonstra


Celion Demonstra memikirkan perkataan itu setelah mendengar perkataan balasan dari Draking.


“Coba kamu lihat sekitarku.” -Draking


Draking meminta Celion Demonstra melihatnya. Celion Demonstra hanya melihat bagian tangan Draking dan dia menemukan bahwa Draking memiliki dua cincin kecil di jarinya.


“Eh... Kenapa aku baru sadar kalau kamu mempunyai dua cincin?” -Celion Demonstra


Celion Demonstra terkejut karena dia tidak tahu kalau Draking mempunyai cincin dijarinya.


“Selama ini, aku menyembunyikan dengan alasan tertentu saja.” -Draking


Draking menyembunyikan cincinnya karena ada sebuah masalah yang akan terjadi jika cincin itu tidak disembunyikan.


Lalu Draking juga menanyakan sebaliknya kepada Celion Demonstra.


“Celion, apakah kamu mengetahui rumor tentang kamu dan Raja Iblis itu, kalian berdua sudah menikah?” -Draking


Draking menanyakan hal itu karena dia sangat penasaran. Padahal dia juga sudah tahu tentang kebenaran rumor tersebut.


“Hahaha... Itu hanya rumor, jangan dipermasalahkan. Kami berdua sering bertemu saat dalam pertarungan maupun tidak.” -Celion Demonstra


Celion Demonstra meminta soal rumor itu tidak dianggap serius. Menurutnya itu hanya rumor saja. Rumor itu dibuat dari seseorang melihat pertemuan mereka.


“Benarkah... Aku tidak yakin kamu dapat mengatakan itu kepada seseorang yang sudah menikah.” -Draking


Draking tidak terlalu yakin dengan tanggapan Celion Demonstra tentang rumor tersebut.


Suasana Celion Demonstra tidak enak, dia ingin Draking topik pembicaraan.


“Kenapa? Apakah kamu orang seperti itu?” -Draking


Draking bertanya apakah Celion Demonstra orangnya sedang dalam hal itu.


“Maksudmu?” -Celion Demonstra


Celion Demonstra tidak mengerti pertanyaan itu.


Draking memberikan beberapa kode tangan kepada Celion Demonstra tentang pertanyaan yang diajukan tadi.


“Oh... Memang kenapa?” -Celion Demonstra


Suasana hatinya Celion Demonstra bertambah buruk ketika diberikan kode dari Draking.


Karena Suasananya menjadi agak canggung, mereka berdua tidak berbicara lagi. Celion Demonstra juga suasana hatinya sedang tidak baik dan buruk akibat dari beberapa kode dari Draking. Padahal Draking hanya memberikan kode agar Celion Demonstra dapat memahami pertanyaannya.


Dimalam hari, Seluruh Pasukan Bangsa Manusia harus beristirahat didalam Hutan. Mereka membuat sebuah tenda untuk dijadikan sebagai tempat peristirahatan mereka. Tenda besar dari biasanya merupakan tenda bagi Celion Demonstra Sang Pahlawan Manusia. Sedangkan rekan-rekannya Grup Pahlawan menggunakan tenda biasanya.


Karena kejadian beberapa hari yang lalu yang mengakibatkan dia dibenci, Draking tidak dapat satupun tenda untuk dirinya istirahat. Sekarang dia harus berada di tenda milik Raksa Rewel.


Raksa Rewel tidak perduli kepada Draking, tetapi dia harus menuruti perintah Sang Raja Manusia yang tadi sore mengunjungi mereka dan lalu meninggalkan mereka lagi.

__ADS_1


“Hai. Draking, apakah kamu tahu kenapa Nyonya Celion suasananya terlihat seperti tidak baik, ya?” -Raksa Rewel


Raksa Rewel agak curiga kepada Draking. Apakah Draking melakukan sesuatu hal yang menyinggung Celion Demonstra dan menjadi Celion Demonstra tidak sedang baik-baik saja.


“Oh... Kami tadi sedikit membicarakan sesuatu yang tidak terlalu serius.” -Draking


Draking mengatakan bahwa dia dan Celion Demonstra didalam gerobak kereta, mereka tidak membicarakan sesuatu yang terlalu serius.


“Benarkah, aku tidak yakin. Semua orang di kerajaan manusia sangat membenci kamu akibat dari perilakumu itu. Pasti ada perilaku kamu yang kurang pantas dan membuat Nyonya Celion menjadi marah.” -Raksa Rewel.


Raksa Rewel mengatakan kalau Draking melakukan sesuatu hal aneh dan tidak menyenangkan kepada Celion Demonstra.


“Sepertinya aku sedikit menyinggung tentang perasaan hatinya.” -Draking


Draking mengatakan kalau dia berbicara kepada Celion Demonstra sedikit menyinggungnya.


“Kamu sudah kelewatan. Tentang perasaan hati seorang perempuan. Apakah kamu tidak belajar tentang namanya hati?” -Raksa Rewel


Raksa Rewel bertanya apakah Draking mengetahui tentang hati dan cinta.


Pertanyaan itu juga akan memberikan jawaban dari perilakunya beberapa hari yang lalu.


“Hati... Maksud kamu adalah organ hati yang berfungsi untuk membersihkan racun, benarkah?” -Draking


Draking hanya berpikiran tentang hati yang berada didalam tubuh manusia adalah organ hati. Mendengar hal itu, Raksa Rewel tidak mengerti dengan pola pikiran Draking.


“Maksudku bukan hati itu, tetapi hati yang memiliki berbagai perasaan dan emosi.” -Raksa Rewel


Maksud Raksa Rewel adalah hati yang memiliki berbagai macam perasaan, seperti cinta, benci, dan lain-lain.


“Oh... Sepertinya aku telah menutupnya.” -Draking


Draking mengatakan kalau dia sudah menutup mata hatinya.


“Pantas saja, kamu tidak punya sebuah perasaan terhadap apapun dan hanya mengambil keuntungan saja. Benarkan, aku katakan.” -Raksa Rewel


Raksa Rewel sudah mengetahui kenapa Draking kelihatan tidak mempunyai hati. Dia hanya memikirkan sebuah keuntungan yang didapatkan sendiri.


Draking tiba-tiba ingin pergi ke tenda milik Hans Seven untuk membicarakan sesuatu tentang didalam brankas harta Karun maksudnya Kejadian Draking menangkap sembilan Mata-mata disana.


“Kau mau kemana Draking?” -Raksa Rewel


Raksa Rewel bertanya kepada Draking yang hendak keluar dari tendanya.


“Aku mau ketempat Hans.” -Draking


Draking menjawab pertanyaan tersebut.


“Kalau begitu aku juga ingin ikut.” -Raksa Rewel


Raksa Rewel ingin ikut ketempat tenda milik Hans Seven. Draking mengizinkan dia ikut karena Draking tidak tahu tempat itu.


Jarak antara tenda milik Raksa Rewel dengan tenda milik Hans Seven itu tidak terlalu jauh hanya berjarak lima puluh kaki. Jaraknya tidak terlalu jauh, tetapi jalannya sangat gelap dan hanya satu obor ditengah-tengah tenda mereka.


Akhirnya Raksa Rewel sampai di tenda milik Hans Seven dan dia menyapa Hans Seven yang sedang berlatih menggunakan berbagai senjatanya yang ukurannya kecil.

__ADS_1


Tapi Raksa Rewel kehilangan Draking secara tiba-tiba. Draking malah berada didepan sebuah rumah yang tidak asing.



__ADS_2