![[ZEROLINE] ZERO DIMENSION](https://asset.asean.biz.id/-zeroline--zero-dimension.webp)
Harley Prime dan Albion sudah tertangkap oleh Para penjaga keamanan karena mereka melakukan sebuah kesalahan yang kecil tetapi kesalahan kecil itulah yang mengakibatkan mereka tertangkap.
Sebenarnya mereka sudah sampai berada didalam ruangan mayat korban dan mereka tinggal tunggu pelaku sebenarnya yang menurut mereka akan mendatangi ruangan mayat korban.
Akan tetapi setelah menunggu beberapa lama, tidak ada satupun orang masuk kedalam ruangan itu, selain Para Penjaga keamanan. Para Penjaga keamanan memang setiap saat harus keluar masuk kedalam ruangan itu untuk mengetahui kondisi aman atau tidak.
Albion melihat kearah Harley Prime dengan tatapan yang tidak menyenangkan. Harley Prime yang merasa sedikit ketakutan karena tatapan tersebut, dia bertanya kenapa Albion menatapnya seperti itu.
“Ada apa? Mengapa kamu menatap aku dengan tatapan yang tidak menyenangkan itu?” -Harley Prime
“Tidak ada apa-apa. Tapi bukankah kamu berkata kalau rencana ini akan berhasil?” -Albion
Mendengar alasan kenapa dia ditatap seperti itu, Harley Prime menjawabnya.
“Jika kamu ingin menemukan pelaku pembunuhan itu dengan secepatnya, maka kita akan berpisah.” -Harley Prime
“Berpisah?” -Albion
“Iya, kamu pergi ke tempat kejadian tersebut dan aku tetap tinggal di sini, atau sebaliknya.” -Harley Prime
Harley Prime memberikan sebuah dua pilihan, yaitu salah satu dari mereka ke tempat kejadian atau tetap di ruangan itu.
Ketika mereka sedang berdebat, mereka tidak menyadari kalau ada seseorang Penjaga Keamanan yang berkemampuan dapat menghilangkan tubuhnya sudah berada dibelakang mereka.
“Baiklah, aku akan ke sana, dan kamu tetap di sini.” -Harley Prime
“Tapi jika aku tetap di sini, bagaimana jika aku tertangkap oleh mereka atau kamu yang tertangkap oleh mereka?” -Albion
“Jangan usah khawatir! Jika kalian berdua tertangkap, tidak ada satupun dari kalian akan saling khawatir.” -Penjaga Keamanan
Mendengar sebuah suara dari balik belakang mereka, mereka terkejut karena ada seorang Penjaga keamanan yang sudah ada di belakang mereka dari tadi.
“Halo, apa kabar Para Tahanan sekalian?” -Penjaga Keamanan
“Baik-baik saja, Tuan Penjaga.” -Albion
Lalu mereka berdua tidak bisa kabur karena didepan pintu juga telah ada Penjaga keamanan yang lainnya. Ini mungkin akibatnya, jika mereka terus berada didalam satu tempat berlama-lama dan terus berdebat tanpa menyadari keadaan sekitarnya.
__ADS_1
Akhirnya mereka tertangkap oleh Penjaga keamanan dan lalu mereka dibawa ke tempat pengadilan di Kerajaan yang ada di Planet Samudra itu.
Dikarenakan Para Tahanan itu sudah tertangkap dan akan diadili, maka Kapal Angkasa Penumpang itu mulai kembali memasuki daratan dan akan mendarat ke tempat landasan.
Mendengar pengumuman Kapal Angkasa Penumpang akan mendarat di daratan, Seluruh Penumpang langsung bergerak cepat menuju ke pintu keluar dan lalu menunggu Kapal Angkasa Penumpang itu mendarat dan membukakan pintu keluar.
Celion Demonstra, dan Xesa, mereka berdua telah berada didekat pintu keluar dan sedang menunggu pintu keluar itu terbuka ketika Kapal Angkasa Penumpang itu mendarat.
Sementara itu, End’e Draking sedang berada didalam toilet karena dia merasa mual dan juga perutnya seperti sudah terisi penuh. Dan Edward Demons menunggu End’e Draking diluar toilet, dia merasa sedikit kasihan pada keadaan temannya itu.
Setelah lega dan tidak merasa mual lagi, End’e Draking keluar dari toilet. Edward Demons yang merasa sedikit kasihan dan khawatir pada keadaan temannya itu, dia bertanya.
“Draking, ada apa dengan tubuh kamu itu? Baru kali ini, aku melihat kamu muntah-muntah.” -Edward Demons
End’e Draking tidak terima perkataan seperti terdengar ejekan baginya, tapi dia tahu kalau Edward Demons khawatir kepadanya.
“Aku tidak apa-apa. Ini pasti ulah dari peliharaan aku saja. Dia pasti memindahkan makanan yang dimakannya kedalam tubuh aku tanpa seizin aku.” -End’e Draking
Edward Demons sedikit bingung, bagaimana cara seorang memindahkan sesuatu makanan kedalam tubuh orang tanpa diolah atau dihancurkan terlebih dahulu.
“Bagaimana bisa seorang memindahkan sesuatu makanan kedalam tubuh tanpa di lunakkan terlebih dahulu?” -Edward Demons
“Peliharaan aku itu sudah melunakkan makanan sebelum dia memindahkan kedalam perutku, atau kedalam langsung kedalam lambungku. Dan itu juga dia memindahkan secara hati-hati, tetapi dia tidak tahu akibat jika dia memindahkan terlalu banyak.” -End’e Draking
Mendengar penjelasan yang cukup dimengerti olehnya, Edward Demons mulai mengenal.
Mereka berdua mulai berjalan menuju ke tempat Xesa dan Celion Demonstra berada, yaitu didekat pintu keluar.
Didalam perjalanan menuju pintu keluar, End’e Draking mulai berpikir kenapa Misy O melakukan sekejam itu kepadanya, walaupun dia pernah melakukan lebih kejam daripada memindahkan makanan kedalam tubuhnya.
Setelah berada didekat pintu keluar, Mereka berdua menyapa teman-teman mereka itu yang sedang menunggu mereka juga.
“Darimana kalian? Kami berdua sudah menunggu lama.” -Celion Demonstra
“Kami baru saja dari tempat permainan yang sangat bagus.” -Edward Demons
Sepertinya Edward Demons merahasiakan tentang End’e Draking yang mual didalam toilet kepada mereka berdua.
__ADS_1
“Kalian berdua, kenapa kalian tidak mengajak kami pergi juga?” -Celion Demonstra
“Jika kami membawa kalian berdua, kalian pasti akan kelupaan dengan tujuan kita pergi ke planet ini.” -Edward Demons
Celion Demonstra baru mendengar perkataan itu keluar dari mulut Edward Demons, sementara Xesa menganggap perkataan itu sudah biasa.
“Edward, kapan kamu di sugesti olehnya?” -Celion Demonstra
“Celion, Edward tidak ditemukan gejala aneh, dia seperti biasanya.” -Xesa
“Benarkah?” -Celion Demonstra
“Makanya kamu harus bersama dengan Edward lebih lama lagi.” -Xesa
Celion Demonstra tidak terima dengan perkataan itu, tetapi itu ada benarnya juga, dia belum pernah bersama Edward Demons selama 200 tahun.
“Baiklah, kalian berdua, kita akan bersiap-siap untuk keluar dari tempat ini dan menginjak kaki kita di sebuah planet lain untuk pertama kalinya.” -Edward Demons
Mereka mulai bersiap-siap dan menunggu pintu keluar itu akan terbuka.
Ketika Kapal Angkasa Penumpang itu telah mendarat dan berada di tempat landasannya, Seluruh Pintu keluar terbuka dengan otomatis. Seluruh Penumpang yang ada didalam Kapal Angkasa Penumpang itu langsung keluar dari Kapal Angkasa Penumpang itu.
Setelah mereka keluar, mereka harus menuju ke tempat pemeriksaan untuk pengunjung dari luar planet. Sementara Para Tahanan yaitu Albion dan Harley Prime telah dibebaskan tanpa syarat, mengapa mereka bisa dilepaskan ketika Kapal Angkasa Penumpang itu mendarat.
Ketika Para Penjaga keamanan untuk membawa mereka ke tempat pengadilan, tiba-tiba ada seseorang yang sangat misterius membawakan orang yang berjubah hitam dan orang misterius itu juga menceritakan sebuah kebenaran.
Harley Prime agak kesal karena kasusnya itu diselesaikan lagi oleh orang lain, selain dirinya sendiri. Sedangkan Albion bersyukur karena dia bukan pelaku dari kasus pembunuhan tersebut dan dia bisa bebas lagi.
Tujuan selanjutnya Albion adalah menuju ke tempat kerajaan, untuk meminta sesuatu kepada kerajaan untuknya, yaitu dia diminta agar bisa hidup aman dan damai karena dia adalah pemakan daging segar.
Untuk Harley Prime, tujuan selanjutnya adalah dia harus mengikuti Albion kemana saja, karena dia tidak tahu akan pergi kemana dan juga di planet itu ada larangan bagi anak-anak dibawah 19 tahun untuk berkeliaran.
“Jadi kamu akan mengikuti karena peraturan yang menyebalkan itu.” -Albion
“Iya, peraturan itu sangat menyebalkan. Tapi peraturan itu untuk keamanan anak-anak yang tidak bisa membela diri mereka, tetapi aku bisa membela diri sendiri. Akan tetapi aku harus mengikuti peraturan itu.” -Harley Prime
“Kalau begitu, ikutlah aku pergi ke kerajaan atau tempat pemerintah sekitar sini. Aku ingin mereka mengabulkan permintaan aku ini.” -Albion
__ADS_1
“Repot sekali menjadi seorang yang harus memakan makanan yang harus segar langsung dari makhluk hidup.” -Harley Prime
Di tempat lain, orang misterius yang membantu mereka adalah pelaku sebenarnya dari kasus pembunuhan itu. Dan orang yang dibawanya adalah temannya itu yang sengaja dijebak olehnya lagi. Dia melakukan hal itu untuk keamanannya saja.