![[ZEROLINE] ZERO DIMENSION](https://asset.asean.biz.id/-zeroline--zero-dimension.webp)
Pertarungan penentuan
Di medan pertempuran, sekarang hanya tinggal sedikit prajurit dari pasukan gabungan tersebut yang masih bertahan setelah amukan Recca Celestial. Dan saat ini ada Pertempuran yang akan terjadi antara Wogles dengan kekuatan fisik yang jauh lebih kuat daripada seribu pasukan tempur, dan Recca Celestial dengan kekuatan sihir terlarangnya yang bisa dia gunakan dalam keadaan sadar dan juga kekuatannya melebihi sepuluh ribu pasukan tempur.
Diantara mereka berdua, mereka akan menentukan siapa yang dapat menenangkan pertempuran tersebut.
Jika Recca Celestial kalah, kemungkinan Juliana Juliet Ni akan melakukan rencana selanjutnya. Tapi sebaliknya jika Wogles kalah, maka Recca Celestial dapat meraih kemenangan besar tetapi dia akan kehilangan segalanya.
“Aku tidak tahu, apa yang kamu bicarakan? Tetapi aku tahu apa yang akan kamu lakukan jika aku tidak menghalangi kalian semua.” -Recca Celestial
Mereka berdua langsung maju dan berhadapan dengan kekuatan besar mereka.
Walaupun dia adalah seorang penyihir yang tidak diperbolehkan bertempur jarak dekat, tetapi Recca Celestial adalah seorang pertarung terbaik yang pernah ada.
Setiap serangan diarahkan ke masing-masing mereka dapat dihindarkan dan ditahan. Tidak ada satupun serangan tersebut bisa melukai mereka.
Recca Celestial mengarah serangan pukulannya kearah kepalanya Wogles dengan kecepatan melebihi kilat, tetapi serangan tersebut dapat langsung ditahan oleh Wogles dengan tangannya.
Setelah mengarah kearah kepalanya, Recca Celestial langsung menggunakan satu tangannya lagi kearah yang berbeda yaitu bagian perutnya Wogles. Karena Wogles hampir menyeimbangkan kecepatan serangan tersebut, tetapi serangan pukulan tersebut mengenai bagian perutnya.
Wogles mulai membalas serangan tersebut. Wogles menggunakan pukulan beruntunnya kearah setiap bagian tubuhnya Recca Celestial dengan kecepatan penuh.
Serangan pukulan beruntun tersebut dapat ditangkis dan ditahan oleh Recca Celestial. Walaupun serangan tersebut membuatnya sedikit demi sedikit mundur kebelakang.
Recca Celestial ingin membalas pukulan beruntun tersebut, tetapi dia sedang dalam posisi bertahan. Jika dia melepas posisi bertahannya, maka dia akan terkena pukulan beruntun tersebut ke bagian tubuhnya. Oleh karena itulah, dia harus berpikir untuk menyerang balik.
__ADS_1
Ketika tidak sengaja melihat ke langit, Recca Celestial langsung berpikir kalau dia bisa menyerang balik dari langit. Dia juga sudah mengetahui kalau dia memiliki sepasang sayap hitam dibelakang punggungnya.
Lalu dia menggunakan kedua sayapnya untuk terbang keatas langit tinggi untuk menghindari pukulan beruntun tersebut.
Recca Celestial berhasil menghindar dari pukulan beruntun tersebut dengan terbang keatas langit tinggi. Ini juga peluang untuk serangan balasan dengan kekuatan penuh.
Peluang besar tidak akan pernah didapatkan untuk kedua kalinya. Wogles bisa saja lompat tinggi, tetapi dia belum cukup kuat untuk melompat mencapai ketinggian tersebut.
Recca Celestial langsung memfokuskan seluruh kekuatan sihirnya pada salah satu tangannya, dia akan menggunakan sebuah kekuatan besar dalam sekali serang pasti akan dapat mengalahkan Wogles.
Seluruh kekuatan sihirnya yang berasal dari seluruh tubuhnya sudah berada di satu tempat yaitu tangan kanannya. Dan dia akan meluncurkan sebuah serangan kuat dari atas langit dengan kekuatan penuh.
Dia langsung meluncur ke bawah untuk menyerang Wogles yang juga sudah bersiap menerima serangannya tersebut, dan bisa membalas serangannya.
“Rasakan ini, Makhluk tak berotak! Ledakan Bintang Super!” -Recca Celestial
Benar saja, Recca Celestial berhasil menghindari sebuah serangan kejutan dari Wogles. Dan kemudian Recca Celestial mendaratkan pukulan kuat dan keras kearah kepalanya Wogles dengan sangat keras.
Pukulan tersebut langsung mengenai Wogles dan membuatnya terlempar sangat jauh dari tempatnya berada. Terlempar sekitar 1000 kaki jauhnya, dan juga Wogles terbunuh akibat dari serangan tersebut.
Pertempuran ini dimenangkan oleh Recca Celestial, tetapi tubuh Recca Celestial tiba-tiba mengeluarkan percikan cahaya dari tubuhnya. Berarti dia telah berada di batasan waktunya, dan ini adalah akhir baginya hidup.
“Hahaha... Setidaknya aku sudah menghabisi Makhluk Aneh itu. Ini sudah membuatku bahagia. Kemenangan hanya dibalas dengan kehilangan.” -Recca Celestial
Wajah Recca Celestial tersenyum sambil mengeluarkan air matanya.
__ADS_1
Akan tetapi suasana kemenangannya tersebut diganggu oleh Juliana Juliet Ni yang langsung mendatanginya dengan cepat.
Juliana Juliet Ni terbang menuju ke tempat medan pertempuran tersebut untuk melihat kekuatan Recca Celestial secara langsung. Akan tetapi ketika dia datang pertempuran antara Recca Celestial dan Wogles sudah selesai dan dimenangkan oleh Recca Celestial.
“Wah-wah. Tidak disangka, seseorang yang bukan berasal dari bangsa tersebut dapat menggunakan kekuatan tahap kedua. Padahal dari yang kudengar saat aku di sekolah, tahap kedua dari bangsa tersebut sangatlah kuat. Tapi aku sungguh kecewa, karena kamu bukanlah orang berasal dari bangsa tersebut, dan hanya meminjamkan kekuatan yang berasal dari salah satu Makhluk Astral.” -Juliana Juliet Ni.
Sambil berbicara dengan Recca Celestial. Juliana Juliet Ni menginjak-injak mayatnya Wogles dengan kakinya, dia sungguh berterimakasih kepada Recca Celestial dalam hatinya telah mengalahkan Wogles yang selalu mengganggu rencananya.
“Dari yang aku lihat kamu sedang dalam suasana kemenangan dan juga keadaan kritis. Apakah aku bisa membantumu untuk mengakhiri hidupmu tersebut?!” -Juliana Juliet Ni
Juliana Juliet Ni ingin menyelesaikan kehidupannya Recca Celestial yang tinggal sedikit lagi. Juliana Juliet Ni langsung mengeluarkan kekuatan Spirit [Bintang Es], dia akan melenyapkan Recca Celestial dengan serangan tersebut.
Recca Celestial ingin menghindari serangan tersebut, tetapi Recca Celestial tidak bisa bergerak dan dalam keadaan lumpuh. Tubuhnya sama sekali tidak bisa digerakkan dari atas kepala sampai bawah ujung kakinya, tubuhnya benar-benar dalam keadaan lumpuh total dan tidak bisa digerakkan sama sekali.
Melihat kondisi Recca Celestial tersebut, Juliana Juliet Ni langsung menembak serangannya langsung kearah Recca Celestial. Akan tetapi ketika serangan tersebut hampir mengenai Recca Celestial, tiba-tiba Recca Celestial sudah tidak ada, dia menghilang.
Juliana Juliet Ni agak kesal melihat seseorang yang menyelematkan Recca Celestial dari suatu tempat. Juliana Juliet Ni mengenal orang tersebut.
"Sial! Bagaimana dia bisa keluar dari penjara dimensi yang kubuat? Tidak ada satupun dari mereka bisa lolos keluar dari dunia, selain levelnya lebih kuat daripadaku, atau....” -Juliana Juliet Ni
Juliana Juliet Ni sanger gembira sekali, ketika dia memikirkan sesuatu yang bisa keluar dari penjara dimensinya. Dan sesuatu tersebut adalah tujuan utama Draking selama ini.
“Hahaha...! Sekarang aku mengetahui tujuanmu sebenarnya, Draking.” -Juliana Juliet Ni
Juliana Juliet Ni langsung pergi kembali ke kerajaan Raja Iblis, dia juga curiga sesuatu yang tidak ada di pertempuran tersebut.
__ADS_1