[ZEROLINE] ZERO DIMENSION

[ZEROLINE] ZERO DIMENSION
Chapter 64


__ADS_3

Didalam pikirannya, Juliana Juliet Ni harus secepatnya menyelesaikan rencana terakhirnya karena dia tidak punya waktu lagi.


“Nyonya Tirta, kamu mau melawan siapa dari mereka berdua?” -Juliana Juliet Ni


Juliana Juliet Ni ingin Tirta Yayan memilih lawannya sendiri dan sisanya dia yang akan melawannya.


“Aku tidak akan melawan mereka berdua, tetapi aku akan orang-orang yang bersiap-siap menyerang kita dari tempat tersembunyi.” -Tirta Yayan


Tirta Yayan merasakan sesuatu sensasi beberapa orang dari tempat yang tersembunyi dan jauh dari pandangannya, dan jumlah orang tersebut ada empat orang yang akan menyerang dari jarak yang sangat jauh.


Ditempat lain, sepertinya empat orang tersebut adalah Raksa Rewel, Delta Terra, Factor Nightmare, dan Violan Ocean. Sepertinya mereka sudah berteman dan tidak bermusuhan lagi.


“Kamu yakin kita harus bersembunyi di sini.” -Violan Ocean


Violan Ocean berbicara kepada Raksa Rewel.


“Kami berdua sangat yakin, kita akan bersembunyi di sini dan menyerang dia dari sini secara tiba-tiba ketika dia tidak menyadarinya.” -Raksa Rewel


Beberapa saat yang lalu, Violan Ocean dan Factor Nightmare telah menangkap kedua orang tersebut dan ingin menyerahkannya kepada Juliana Juliet Ni. Tapi ketika ingin berjalan ke sana.


“Hai, wanita cantik. Apakah kamu benar-benar ingin menyerahkan kami berdua kepada orang yang menyeramkan tersebut?” -Raksa Rewel


Raksa Rewel sedikit membujuk Violan Ocean agar dapat membebaskannya dan tidak menyerahkannya kepada Juliana Juliet Ni.


“Terimakasih telah memuji kecantikan aku. Tapi tidak yang lebih terhormat daripada Sang Penguasa kami, Juliana.” -Violan Ocean


Violan Ocean sedikit berterimakasih telah memuji kecantikannya yang mengagumkan.


“Kamu yakin apakah Sang Penguasa itu akan melakukan sebuah kekejaman terhadap kecantikan kamu itu?” -Raksa Rewel


Raksa Rewel masih sedikit mencoba bujukan kepada Violan Ocean.


“Aku juga tidak terlalu yakin, jika Sang Penguasa akan menghancurkan kecanduan diriku ini.” -Violan Ocean


Violan Ocean tidak terlalu yakin terhadap Sang Penguasa apakah Sang Penguasa tersebut akan melihat kecantikannya.


“Bukankah Penguasa kamu itu adalah Seorang perempuan yang sangat kejam dan cantik. Jadi menurut aku, dia akan menghancurkan kecantikan dirimu dan juga menghancurkan harga diri kamu.” -Raksa Rewel


Rayuan tersebut harus benar-benar membuat Violan Ocean percaya kalau Sang Penguasa tersebut akan menghancurkan kecantikannya dan Harga dirinya, sebab kekejaman.


“Jangan percaya apa yang dikatakan oleh orang lemah ini! Mungkin Sang Penguasa akan mengagumi keindahan dan kecantikan dirimu itu.” -Factor Nightmare


Factor Nightmare berkata kepada Violan Ocean bahwa Sang Penguasa akan memperhatikan kecantikannya.


“Benarkah! Tapi aku masih agak ragu, karena...” -Violan Ocean


Violan Ocean masih tidak yakin kalau Sang Penguasa akan memuji kecantikannya.


“Jika kamu mengikuti seluruh perintah dan melaksanakan tugasnya, maka dia akan mengagumi keindahan kamu.” -Factor Nightmare


Factor Nightmare mengatakan bahwa Dia akan dapat pujian jika dia menuruti perintah Sang Penguasa.


“Baiklah, aku percaya kepada kamu, Factor.” -Violan Ocean


Mendengar perkataan dari satu rekannya, dia sedikit percaya dan yakin.


“Kenapa kalian terus berbicara tentang kecantikan dan keindahan fisik, sih? Apa itu ada gunanya dengan namanya Cinta?” -Delta Terra

__ADS_1


Delta Terra penasaran kenapa mereka berdebat tentang sebuah kecantikan dari seorang wanita.


“Hai, teman kamu ini tidak tahu apa itu keindahan sesungguhnya?” -Violan Ocean


Violan Ocean bertanya kepada Raksa Rewel tentang Delta Terra yang bertanya tentang keindahan dan kecantikan.


“Memang dia begitu. Dia memiliki hati yang putih polos dan bersih lebih bersih daripada Sang Pahlawan kami.” -Raksa Rewel


Raksa Rewel berkata kalau Delta Terra memiliki hati yang masih putih dan bersih, berarti dia masih seseorang yang sedikit polos.


“Jika kamu tidak tahu apa itu kecantikan sebenarnya, maka aku menjelaskan kepada kamu apa itu kecantikan sebenarnya.” -Violan Ocean


Violan Ocean menjadi orang yang sangat percaya diri tinggi saat akan menjelaskan tentang sebuah kecantikan dan keindahan dari seorang perempuan.


“Kecantikan itu adalah kau memiliki sebuah tubuh yang sangat bagus dan indah yang dapat memikat siapapun, dan keindahan tersebut adalah cantiknya penampilan yang sempurna.” -Violan Ocean


Penjelasan itu sedikit dipahami oleh Delta Terra, tapi dia menjelaskan kepada Violan Ocean apa itu kecantikan sebenarnya.


“Bukannya kecantikan dan keindahan sebenarnya bukan berasal dari fisiknya saja, kan? Yang benar adalah berasal dari hati seseorang yang baik, tidak pernah berbuat jahat, tidak terlalu memikirkan tubuh yang kurang sempurna atau sempurna, senantiasa membantu orang yang susah dan kebaikan lainnya.” -Delta Terra


Perkataan dari Delta Terra dapat membuat hati Violan Ocean sedikit berguncang dan berdetak kencang. Violan Ocean jarang sekali diberitahu oleh seorang tentang kecantikan sebenarnya.


“Hahahaha.....! Hai, bodoh! Kau itu tidak tahu apa-apa, ya? Kenapa kami akan berbuat kebaikan oleh orang lain tidak dikenal. Kami akan berbuat apapun yang diperintahkan oleh Sang Penguasa kami, entah itu buruk atau lebih buruk.” -Factor Nightmare


Factor Nightmare mengatakan kalau perkataan dari didengarnya sangat salah, dan itu tidak akan dibuat oleh mereka.


“Factor, kita akan bersama dengan mereka untuk mengalahkan Sang Penguasa yang kejam itu.” -Violan Ocean


Mereka terkejut ketika Violan Ocean berubah pikiran untuk membantu Raksa Rewel dan Delta Terra untuk mengalahkan Sang Penguasa.


“Woi! Kenapa kamu mengatakan seperti itu? Apakah gara-gara orang ini, kamu langsung berubah pikiran dan membantu makhluk lemah ini?” -Factor Nightmare


“Aku akan mengikuti orang yang berkata benar tentang hal itu, dan aku juga pernah mendengar dari seseorang yang cukup aku sukai.” -Violan Ocean


Violan Ocean mengingat seseorang yang sama mengatakan dan menjelaskan tentang keindahan dan kecantikan sebenarnya kepadanya. Dan ketika dia mengingat orang itu, dia merasa kepalanya sakit.


“Kamu kenapa, Violan?” -Factor Nightmare


Factor Nightmare melihat Violan Ocean yang memegang kepalanya seperti sedang kesakitan.


Factor Nightmare juga tidak sengaja melepas kedua sanderanya tersebut, dan Raksa Rewel dan Delta Terra mendapatkan kesempatan kabur.


Raksa Rewel langsung segera kabur dari sana, tetapi Delta Terra mendekati Violan Ocean yang sedang kesakitan.


“Apakah kamu tidak apa-apa?” -Delta Terra


Delta Terra menanyakan keadaan Violan Ocean yang dalam keadaan kesakitan.


“Dia ini sedang kesakitan, dan bagaimana cara kamu bisa melepaskan diri dari ikatan tersebut?” -Factor Nightmare


Factor Nightmare tidak sadar, kalau dialah yang melepaskan mereka berdua secara tidak sengaja.


“Kamu yang melepaskan kami.” -Delta Terra


Ketika Delta Terra mendekati kedua musuhnya, sedangkan Raksa Rewel menjauhi musuhnya dan kabur menjauhi pertempuran. Tapi dia merasa tidak enak meninggalkan satu temannya itu yang mendekati musuhnya yang menangkap mereka tadi.


“Apa yang dilakukan oleh Si Bodoh itu? Bukankah ini adalah kesempatan kita Untuk kabur, tapi dia malah mendekati dua musuh itu?” -Raksa Rewel

__ADS_1


Raksa Rewel yang kebingungan dengan tingkah perilaku temannya itu dan tidak enak meninggalkannya didekat musuh. Raksa Rewel kembali ke tempat tersebut dan akan menarik Delta Terra itu meninggalkan tempat itu.


Setelah mendekati Delta Terra di tempat itu, lalu dia berkata kepada Delta Terra di telinganya.


“Hai, ayo kita tinggalkan mereka di sini dan kita harus melaporkan semua kejadian kepada kerajaan.” -Raksa Rewel


Delta Terra langsung menolak tawaran tersebut dan dia berkata kepada Raksa Rewel.


“Aku tidak akan diam saja, ketika ada seseorang yang sedang kesakitan.” -Delta Terra


Factor Nightmare yang dikejutkan oleh salah satu sanderanya yang kembali lagi. Dia bertanya kenapa dia balik lagi dan tidak kabur saja kesana.


“Woi, kenapa kamu balik lagi ke sini? Bukankah kamu tadi sudah meninggalkan teman bodoh ini, apakah kamu ini menariknya?” -Factor Nightmare


“Diam, aku juga berusaha untuk menariknya dan tidak ikut kedalam masalah orang lain lagi. Tapi sifatnya memang begitu, loh!” -Raksa Rewel


Raksa Rewel tidak ingin Delta Terra selalu masuk kedalam urusan orang lain dan urusan musuhnya, tetapi dia tidak bisa melakukan hal itu karena itulah sifat dari Delta Terra.


“Bisakah kalian diam sebentar!” -Delta Terra


Delta Terra meminta kedua orang tersebut yang bertengkar untuk diam, karena ada orang yang sedang dalam kesakitan.


Ketika mengingat orang yang sama menasehatinya, Violan Ocean merasa kepalanya sangat sakit dan dia tidak bisa mengingat apapun seperti kehidupan sehari-harinya, selain Perintah dari Sang Penguasanya.


Violan Ocean yang menekan dirinya untuk berhenti mengingat sesuatu. Tetap saja kepalanya masih terasa sangat sakit dan tidak bisa dihilangkan rasa sakit tersebut.


“Apa yang terjadi padaku?” -Violan Ocean


Mereka yang disekitar tidak bisa berbuat apa-apa, karena mereka tidak tahu apa yang terjadi oleh Violan Ocean.


“Pasti kamu sedang dalam keadaan di hipnotis. Makanya kamu tertekan dan rasa sakit kepala kamu tidak bisa menghilang.” -Raksa Rewel


Raksa Rewel mengatakan kenapa Violan Ocean merasa kepalanya sakit dan ternyata mereka sedang dalam keadaan hipnotis.


“Tidak mungkin, kami Para Iblis Neraka bisa dihipnotis oleh seseorang yang lebih lemah dari kami.” -Factor Nightmare


Factor Nightmare mengatakan bahwa perkataan dari Raksa Rewel itu salah besar, dan dia masih yakin kalau mereka tidak bisa dihipnotis siapapun.


“Kamu tidak dihipnotis oleh orang-orang lemah disekitar kamu, tetapi kamu dihipnotis oleh seseorang yang kamu katakan sebagai Sang Penguasa tersebut.” -Raksa Rewel


Mendengar perkataan dari Raksa Rewel yang menyalahkan Sang Penguasa mereka, Factor Nightmare sangat marah.


“Sang Penguasa kami tidak mungkin akan melakukan seperti itu kepada kami, sebab kami adalah prajurit terbaiknya.” -Factor Nightmare


Tiba-tiba Raksa Rewel berpikiran yang sangat bagus untuk menyadarkan Factor Nightmare. Walaupun dia tidak menyukai orang tersebut, tetapi dia harus melakukannya.


“Coba kamu ingat sekali lagi, siapa sebenarnya orang yang telah menolong kamu pada masa semua ras kamu tertinggal? Dan siapa yang menyembuhkan sayap istimewa kamu itu? Ayo, coba kamu ingatkan.” -Raksa Rewel


Karena perkataan Raksa Rewel, tiba-tiba Factor Nightmare melakukan hal sama seperti Violan Ocean yaitu mengingat. Dan hal yang sama pun terjadi, Factor Nightmare merasakan kesakitan dibagian kepalanya sangat sakit.


“Delta, lihatlah mereka berdua sepertinya mereka telah tertipu oleh Sang Penguasa palsu mereka!” -Raksa Rewel


Delta Terra percaya kalau Violan Ocean dan Raksa Rewel dalam keadaan hipnotis, sebab seseorang yang mengingat kehidupannya akan terasa sakit untuk mengingat.


“Bagaimana kita tunggu saja sampai mereka sadar sendiri?” -Raksa Rewel


Delta Terra sedikit kasihan kepada mereka berdua yang merasa kesakitan, tetapi dia juga tidak bisa melakukan apa-apa. Jadi dia akan menunggu, tidak melihat kearah mereka, dan menutup telinganya. Walaupun suara mereka tersebut sangat keras didengarnya.

__ADS_1


Dan itulah kejadian sedikit kilas balik sebelum mereka berteman dan akan saling mendukung satu sama lain untuk mengalahkan musuh utama mereka tersebut. Dan ternyata kedua jenderal tersebut yang berteman oleh mereka sudah sadar dan tidak terpengaruh oleh hipnotis.



__ADS_2