[ZEROLINE] ZERO DIMENSION

[ZEROLINE] ZERO DIMENSION
Chapter 70 [ Pertarungan Angelina & Celion Demonstra Vs Raksasa ]


__ADS_3

...CHAPTER 70...


...[Pertarungan Angelina & Celion Demonstra Vs Raksasa]...


Si Raksasa itu sedang kewalahan melawan dua orang sekaligus yaitu Celion Demonstra yang sudah dilepas dari genggaman, dan dua orang menjadi satu. Merekalah yang akan mengalahkan Raksasa itu dan akan mengembalikan wujudnya ke normal.


Xesa dan Recca Celestial menyatukan dua jiwa menjadi satu jiwa dalam tubuhnya Xesa. Tubuhnya Recca Celestial berada di tempat yang cukup aman sekarang dari kejauhan pertempuran.


Sedangkan Hans Seven masih bersembunyi secara diam-diam dari pasukan bawahannya Tirta Yayan di Kapal Angkasa. Hans Seven tahu apa yang harus dia lakukan didalam Kendaraan Terbang tersebut.


Dan juga Hans Seven harus secepatnya mencari sesuatu alat yang cukup kuat untuk melepaskan ikatan tali yang mengikat teman-temannya, dan lalu melarikan diri dari kendaraan terbang tersebut.


Penyatuan jiwa adalah gabungan lebih dari dua jiwa didalam satu tubuh, penggabungan ini mendapat keuntungan sangat besar dari segi kekuatan sihir mereka dan jumlah mana sihir mereka juga akan bertambah besar.


Dalam penyatuan jiwa didalam satu tubuh, Xesa dan Recca Celestial harus sangat fokus dan konsentrasi penuh untuk bergabung menjadi satu jiwa utuh dalam satu tubuh. Akan tetapi tubuh yang lainnya harus disembunyikan terlebih dahulu jauh dari pertempuran ataupun dari musuh sekitar.


Edward Demons yang telah menjadi raksasa, mempunyai kekuatan fisik yang sangat besar dan cukup menyulitkan jika terkena. Tapi pergerakan tubuh Raksasa itu sangat sulit digerakkan dan jauh lebih lambat. Karena itulah, mereka mendapatkan keuntungan untuk menghindari setiap serangan.


“Hai, aku tidak tahu siapa yang harus aku panggil? Tapi bisakah kalian menggunakan teknik kalian untuk membuatnya sangat kewalahan dan kelelahan, sehingga dia dapat kembali menjadi normal.” -Celion Demonstra


Celion Demonstra meminta untuk mengalahkan Raksasa besar itu dan membuatnya sangat kelelahan, sehingga bisa dapat membuatnya menjadi normal kembali.


“Nama kami adalah Angelina, kami tidak butuh perintah siapapun! Tapi untuk saat ini kami akan menggunakan kekuatan penuh kami untuk mengalahkan raksasa bodoh tersebut! Lihatlah keistimewaan kekuatan kami ini!” -Angelina.


Mereka berdua menamai diri mereka yang telah menyatu adalah Angelina. Sebenarnya nama tersebut sudah dipikirkan oleh Recca Celestial, tetapi nama tersebut untuk nama anaknya.


Didalam kesadaran yang telah menyatu, mereka juga dalam perdebatan tentang nama tersebut karena menurut Xesa tidak terlalu cocok.


“Kenapa kamu menamai dengan nama itu? Bukankah itu tidak terlalu bagus.” -Xesa


Disisi lain, Recca Celestial mengganggap nama tersebut adalah nama yang sangat cocok untuk dipakai.


“Itu sudah bagus, dan kita berdua juga tidak terlalu berpikir nama yang akan digunakan untuk ini.” -Recca Celestial


Penamaan tersebut sangat tiba-tiba, jadi mereka tidak terlalu memikirkannya.


“Benar, tetapi janganlah nama seperti nama dari Bangsa Malaikat. Aku ini tidak terlalu percaya kalau mereka ada, loh!” -Xesa


Nama tersebut dianggap seperti nama dari Bangsa Malaikat di dunia itu, dan oleh sebab itu Xesa tidak setuju dengan penamaan tersebut.


“Eh....! Aku tidak tahu kalau itu adalah nama seperti nama di Bangsa Malaikat. Padahal nama tersebut keluar dari otak aku saja, dan nama itu akan diberikan kepada anakku.” -Recca Celestial


Nama tersebut tiba-tiba keluar dari otaknya dan lalu di masa akan datang, dia akan menggunakan untuk anaknya.


“Hai, kamu itu masih terlalu mudah dan nasib kamu itu tidak terlalu baik menurutku.” -Xesa


“Bodoh amat dengan nasib atau takdir itu. Terpenting aku hanya melakukan dan menjalankan saja seperti biasanya.” -Recca Celestial


Setelah itu, Xesa setuju dengan penamaan tersebut tetapi dia tidak akan pernah menyebut nama tersebut jika semuanya telah menjadi normal.


Lalu kemudian Angelina mengeluarkan kekuatan sihir terkuatnya yaitu Kekuatan Sihir [ Sihir Api Neraka : Pukulan Ledakan Dan Berapi ]. Serangan tersebut merupakan penyatuan dari dua kekuatan terkuat milik mereka.


Sebuah serangan pukulan yang mengarah ke Raksasa besar itu dengan kerusakan yang cukup kuat. Karena Raksasa itu sangat lambat pergerakannya, maka serangan tersebut dapat mengenainya.


Raksasa itu terkena serangan pukulan tersebut, membuatnya mundur sedikit dari tempat sebelumnya berada. Dan sangat membekas dibagian dadanya.

__ADS_1


“Sepertinya, serangan kalian berhasil mengenainya.” -Celion Demonstra


Celion Demonstra memuji mereka, karena serangan mereka mengenai bagian dada Raksasa besar itu.


“Itulah kekuatan kami sebenarnya, dan ini belum selesai.” -Angelina


Lalu kemudian Celion Demonstra menggunakan kekuatan sihir cahaya untuk menebas bagian yang telah dirusak oleh serangan Angelina. Tebasan tersebut adalah Kekuatan Sihir [ Sihir Suci : Tebasan Ilahi ].


Serangan tersebut harusnya tidak bisa digunakan lagi olehnya. Akan tetapi tiba-tiba kekuatannya pulih ketika dekat dari Angelina. Apakah Angelina membuat orang didekatnya dapat menyembuhkan mana sihir mereka.


Tebasan tersebut ditahan oleh kedua tangan Raksasa itu, tetapi karena serangan tersebut sangatlah keras, jadi Raksasa itu tidak bisa menahan lebih lama. Dan akhirnya serangan tersebut mengenai bagian yang sama.


“Cukup bagus juga untuk seorang pemula.” -Angelina


Angelina menganggap bahwa serangan tersebut sangat bagus digunakan untuk seorang pemula dan cukup kuat untuk membuat kerusakan keras.


“Maaf, ya. Aku ini bukanlah seorang pemula, aku sudah hidup selama ratusan tahun.” -Celion Demonstra


Lalu kemudian secara tiba-tiba mereka diserang oleh Raksasa itu dengan dua senjata besar. Senjata besar Ter adalah dua kapak yang sangat berapi dan panas.


Beruntungnya mereka cepat menyadari kalau ada sebuah serangan tersebut, dan mereka berhasil menghindari walaupun terkena percikan api dari Kapak tersebut.


“Wah! Sangat panas, sampai-sampai kami tidak sabar untuk mengalahkan kamu.” -Angelina


Angelina menjadi panas dan ingin menyelesaikan pertarungan tersebut menjadi lebih hebat.


Lalu Angelina menggunakan sebuah serangan pukulan yang sama dan akan mengarah ke tempat yang sama. Menyerang di tempat sama, kemungkinan musuh tidak akan bisa bertahan.


Akan tetapi serangan pukulan tersebut ditahan oleh kedua kapak yang dipegang oleh Raksasa itu, dan serangan pukulan tersebut tidak berhasil mengenai dan Angelina malah menjadi semangat lagi.


Kedua kapak yang menahan serangan tersebut, ditempelkan sebuah mana sihir. Dan kemudian mana sihir tersebut langsung meledak sangat kuat dan besar. Ledakan tersebut berhasil mengenai raksasa tersebut.


Akan tetapi Raksasa itu masih bisa bertahan walaupun dari terlihatnya raksasa itu tidak bisa bertahan lagi lebih lama. Melihat kesempatan tersebut, Celion Demonstra sekali menggunakan kekuatan sihir serangan yang sama yaitu Kekuatan sihir [ Sihir Suci : Tebasan Ilahi ].


Serangan tersebut berhasil membuat Raksasa tersebut langsung jatuh keatas tanah dan membuatnya tidak bisa terbangun lagi.


Akan tetapi Kapak yang dipegangnya tiba-tiba menghilang dan ternyata ada diatas langit. Dan kemudian Kapak tersebut jatuh dan mengurung mereka berdua didalam api yang sangat panas.


Ini adalah masalah besar bagi Celion Demonstra, karena dia tidak mempelajari sihir yang dapat melawan sihir api. Apalagi api yang mengurung mereka adalah api hitam.


Ketika sesuatu yang terkena api hitam tidak akan bisa menghilan semudah itu, api hitam itu akan membakar sampai habis atau tidak tersisa.


Karena Angelina merupakan gabungan dari Xesa yang merupakan pengendali sihir api semua jenis dan Recca Celestial pengendali sihir api ledakan. Mereka pasti mudah dapat mengendalikan sihir api yang mengurung mereka tersebut.


“Sepertinya kamu gemetaran dan ketakutan karena melihat api kecil ini.” -Angelina


Angelina melihat Celion Demonstra tampak gemetaran. Celion Demonstra bergemetaran karena dia tidak tahu apa yang harus dibuatnya.


“Diam! Aku bisa menggunakan kekuatan sihir milikku untuk menghilangkan api kecil ini!” -Celion Demonstra


Celion Demonstra menebas api hitam itu dengan sihir Suci miliknya, tapi sihir tersebut termakan oleh Sihir Api Hitam tersebut.


“Lihat, api hitam itu akan memakan apapun yang berada didekatnya. Dan itu menghilangkan api hitam tersebut, kamu harus mempunyai seseorang yang dapat mengendalikan api hitam tersebut. Dan Kamilah orang tersebut.” -Angelina


Dengan kehebatannya, Angelina dengan mudahnya mengendalikan Api Hitam tersebut, tetapi api hitam tersebut sangatlah besar dan banyak. Maka kemungkinan susah untuk melenyapkan seseorang diri.

__ADS_1


“Lihatlah kami bisa mengendalikan api kecil ini!” -Angelina


Angelina menunjukkan kekuatan pengendalinya kepada Celion Demonstra, dan sedikit sombong.


“Ayo, buatlah api ini hilang dan kita segera keluar dari sini!” -Celion Demonstra


Celion Demonstra ingin cepat-cepat keluar dari kerumunan api hitam tersebut. Akan tetapi Angelina kebanyakan gayanya.


“Jangan dulu, bagaimana kita membuat pertunjukan sebentar dengan menggunakan api hitam ini?” -Angelina


Menunjukkan beberapa trik dalam mengendalikan api hitam itu kepada Celion Demonstra. Dan melihat hal itu, Celion Demonstra tampak sangat kesal terhadap dia.


“woi! Jangan bermain-main api, itu sangat berbahaya! Apalagi itu api hitam dan cepat buat jalan keluar.” -Celion Demonstra


“Baiklah, tapi aku tidak akan membuka jalan untuk kita, tetapi aku akan melenyapkan raksasa bodoh itu.” -Angelina


Menggunakan pengendaliannya, Angelina langsung menyerang Raksasa itu dengan api hitam tersebut. Akan tetapi Raksasa tersebut juga dapat mengendalikan api hitam tersebut. Dan terjadi adu kekuatan dalam mengendalikan api hitam tersebut.


“Hahahaha! Aku menjadi lebih panas dan akan mengalahkan kamu sekarang juga!” -Angelina


Dengan sekuat tenaga, Angelina dapat mengendalikan api hitam tersebut secara penuh dan langsung menyerang Raksasa tersebut.


Api hitam tersebut melahap raksasa itu sangat cepat dan sangat panas jika didekati. Celion Demonstra melihat hal itu, dia menyuruh Angelina memadamkan api hitam tersebut.


“Kalian, cepatlah padamkan api hitam tersebut!” -Celion Demonstra


“Kenapa kami harus memadamkan api itu?” -Angelina


Angelina bingung dan heran kenapa Celion Demonstra menyuruh mereka berhenti.


Api hitam tersebut tidak dipadamkan oleh Angelina. Tapi beberapa saat, api hitam tersebut sudah mulai padam dengan sendirinya. Dan Edward Demons tidak terluka sama sekali oleh api hitam tersebut.


“Kami tidak akan membunuh atau melenyapkan orang itu. Kami hanya melenyapkan mana sihir yang melekat pada sekitar tubuhnya saja. Jadi dia tidak akan bisa menjadi Raksasa lagi untuk sementara waktu.” -Angelina


Tanpa disadari oleh mereka, Angelina tiba-tiba berubah menjadi Xesa dan penyatuan mereka telah berakhir. Itu mengejutkan mereka berdua, karena penyatuan tersebut tidak akan bisa lepas.


“Apa?!” -Xesa


Xesa sangat heran kenapa dia bisa kembali lagi ke wujud semulanya.


“Recca, apakah kamu tidak apa-apa?” -Xesa


“Aku tidak apa-apa, Xesa.” -Recca Celestial


Recca Celestial berada di tempat tubuhnya yang disembunyikan dan tampaknya dia baik-baik saja.


Celion Demonstra juga merasa hal yang sama. Tubuhnya terasa sangat berat dan kelelahan luar biasa, dia sudah mengira kalau itu adalah efek samping dari kekuatan yang sangat besar itu.


Tiba-tiba Draking terlempar ke tempat mereka berada, dan itu membuat terkejut.


...-------------------------------------------------...


...**JANGANLAH LUPA LIKE DAN KOMENTAR...


...TERIMAKASIH ATAS BANTUANNYA**...

__ADS_1


...-------------------------------...


__ADS_2