[ZEROLINE] ZERO DIMENSION

[ZEROLINE] ZERO DIMENSION
CHAPTER 74


__ADS_3

...Chapter 74...


Draking langsung membaca kerta tersebut dengan keras sehingga dapat terdengar oleh mereka dan di ruangan tersebut. Untuk mengetahui apa yang tertulis di kertas tersebut.


“Pada saat ini, kami tidak tahu apa yang kami lakukan. Kami sudah di lantarkan oleh mereka. Jumlah kami yang berawal ribuan, sekarang menjadi puluhan saja. Orang itu sangat berkuasa atas 3 alam semesta. Dan semesta ini saja yang belum ditemukan obatnya. Jadi kami ke sini untuk membuat sebuah koloni lagi. Tertanda Sang Pemimpin Suku Demons.” -Draking


Mereka semua tampak bingung dengan apa yang dibaca oleh Draking. Mereka tidak tahu apa yang dimaksud dari tulisan tersebut. Dan Juliana Juliet Ni juga sedikit mengerti kejadian apa yang dibacakan oleh Draking.


“Jadi apa yang dimaksudkan dalam kertas tersebut? Kami semua tidak terlalu mengerti?” -Delta Terra


Delta Terra mewakilkan mereka yang tidak mengerti dan tidak paham dengan yang dibacakan oleh Draking. Draking menyarankan agar Juliana Juliet Ni yang memberitahu mereka.


“Joniur, Katakan kepada mereka apa yang maksud dari kerta yang aku bacakan tadi?” -Draking


Juliana Juliet Ni tidak ingin diperintahkan oleh Draking dan dia tidak akan memberitahu apa maksud tersebut.


“Aku tidak akan mendengar perintah kamu, dan aku tidak akan memberitahu mereka juga.” -Juliana Juliet Ni


Juliana Juliet Ni langsung memasang mukanya yang membenci Draking, dan lalu dia menyuruh seluruh penjaga untuk membiarkan mereka keluar.


“Baiklah. Para Penjaga, Biarkan mereka keluar dari sini, kecuali kamu, Draking.” -Juliana Juliet Ni


Juliana Juliet Ni meminta seluruh pasukan manusia untuk keluar dari ruangannya tersebut kecuali satu orang yaitu Draking.


“Bukannya kamu tadi memasang muka yang merasa jijik terhadap aku. Tapi kenapa kamu tidak membiarkan aku keluar saja.” -Draking


Padahal Juliana Juliet Ni membenci dan seharusnya membiarkan Draking keluar saja.


“Kamu yang akan menjadi perwakilan Bangsa Manusia untuk menandatangani surat ini. Dan juga kamu pintar dalam membuat sebuah kesepakatan yang baik.” -Juliana Juliet Ni


Mendengar perkataan itu, Raksa Rewel merasa penasaran kenapa Draking yang menjadi perwakilan Bangsa Manusia di dunianya.


“Kenapa harus Draking menjadi perwakilan untuk kami Para Bangsa Manusia di dunia ini? Padahal dia bukanlah orang dari dunia ini dan juga sama bukan dari dunia ini.” -Raksa Rewel

__ADS_1


Perkataan sangat benar. Mereka berdua tidak berhak untuk menjadi perwakilan siapapun di dunia atau Planet Rosemary, karena mereka bukan penduduk asli.


“Hahahaha....! Sepertinya diantara penduduk di dunia ini hanya kamu pintar. Tapi lihatlah, sekarang aku sudah menjadi Raja baru mereka. Dan juga Draking adalah Raja Manusia sementara. Apakah perkataan aku salah?” -Juliana Juliet Ni


Delta Terra sedikit penasaran dari mana mereka mengetahui kalau Draking adalah Raja Manusia untuk sementara waktu di kerajaan manusia.


“Bagaimana kamu mengetahui Draking adalah orang menjadi Raja Manusia sementara? Apakah kalian memiliki mata-mata terampil?” -Delta Terra


Pertanyaan tersebut langsung dijawab oleh Juliana Juliet Ni.


“Benar, kami mengetahui dari mata-mata kami yang hebat. Dan juga sebelum pertempuran beberapa hari lalu yang sudah terjadi, kami semua harus mengetahui seluruh rencana kalian.” -Juliana Juliet Ni


“Memang mereka punya mata-mata yang cukup banyak dan lebih terampil dari Hans.” -Draking


Hans Seven sedikit tersinggung karena dia dikatakan tidak terlalu terampil dan tidak ahli dalam melakukan tugasnya.


“Apa yang kamu katakan, Pak tua?!” -Hans Seven


Hans Seven langsung marah lagi dan kesal terhadap perkataan Draking yang menyinggung keahliannya.


Kejadian beberapa hari lalu di mana pertemuan pertama kali, Draking dan Hans Seven bertemu. Akan tetapi Hans Seven dipaksa oleh Draking saat kejadian itu untuk membongkar rahasia mereka masing-masing.


“Sebentar bagaimana kamu mengetahui asal dari mata-mata tersebut?” -Delta Terra


Delta Terra selalu penasaran dalam pembicaraan tersebut dan penasaran tersebut dijawab oleh Juliana Juliet Ni.


“Karena Draking adalah orang yang selalu mengetahui seseorang atau siapapun itu sebelum dia bertemu dengan orang itu. Itulah yang aku tidak menyukainya.” -Juliana Juliet Ni


Karena pembicaraan tersebut belum selesai-selesai, dan Juliana Juliet Ni ingin berbicara dengan Draking tentang kesepakatan. Jadi Juliana Juliet Ni melakukan sedikit tindak kekasaran.


“Dan kemudian aku ingin kalian pergi dari sini!” -Juliana Juliet Ni


Dengan menggunakan kekuatan miliknya yaitu Kekuatan Spirit [ Sinar Laser ]. Dia mengeluarkan seluruh pasukan manusia dan Para Grup Pahlawan dari ruangannya tersebut.

__ADS_1


Kekuatan yang ditembakkan olehnya tidak akan melukai Para Pasukan Manusia, sebab dia sudah mengurangi dampak ketika terkena serangannya dan hanya membuat orang tersebut terdorong saja.


Hans Seven yang terlempar dari ruangan tersebut, dia langsung menggedor-gedor pintu tersebut supaya mereka bisa masuk dan ingin mendengarkan percakapan mereka.


“Biarkan kami masuk atau aku saja yang masuk kedalam, supaya aku tahu apa yang kalian rencanakan selanjutnya! Aku ingin tahu apa yang kalian lakukan?!” -Hans Seven


Mereka sebagai temannya tidak sanggup melihat tingkah laku aneh temannya tersebut.


“Hans, biarkan mereka saja yang melakukan kesepakatan itu. Dan sepertinya Draking lebih baik daripada kita semua karena dia telah mengenal orang itu.” -Raksa Rewel


Raksa Rewel juga ingin mengetahui, tetapi dia tidak bisa berbuat apa-apa karena menurutnya tingkatnya dengan tingkat kedua orang itu sudah terlalu jauh untuk digapai olehnya.


“Diam, kau!” -Hans Seven


Hans Seven tidak ingin dinasehati oleh siapapun itu.


“Hah... Lebih baik kita lanjutkan pencarian mereka saja, daripada kita terlebih pembicaraan yang membuat diri kita sendiri jadi bingung.” -Delta Terra


Delta Terra menyuruh seluruh pasukan segera keluar dari kerajaan Raja Iblis dan melanjutkan tugas mereka mencari Celion Demonstra dan Recca Celestial yang masih belum ditemukan. Akan tetapi Hans Seven tidak ingin ikut, karena dia ingin menunggu hasilnya.


“Baiklah, jika kamu mengingat seperti itu. Kalau semuanya lancar beritahu kami di tempat pencarian.” -Raksa Rewel


Raksa Rewel tidak bisa menggoyangkan tekad Hans Seven untuk berada disana dan menunggu hasil dari percakapan mereka didalam sana. Raksa Rewel juga sedikit ragu hasil yang akan didapatkan.


Dan lalu Raksa Rewel keluar dari kerajaan Raja Iblis melalui gerbang masuk depan. Dan tempat pertempuran terakhir dengan gerbang pintu depan tidak terlalu jauh dan tidak terlalu dekat. Dan kemudian mereka dibagi menjadi beberapa kelompok pencari untuk meluaskan pencarian mereka.


Ketika Para Grup Pahlawan tidak ada di kerajaan Manusia, didalam penjara sedikit keributan terjadi. Sepertinya ada sebuah perkelahian yang tidak bisa dipisahkan antara kedua orang tersebut. Dan Para Penjaga juga tidak bisa berbuat apa-apa, karena mereka tidak bisa masuk kedalam Penjara.


...__________________________________...


...JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR...


...TERIMAKASIH BANYAK...

__ADS_1


..._________________...



__ADS_2