![[ZEROLINE] ZERO DIMENSION](https://asset.asean.biz.id/-zeroline--zero-dimension.webp)
Di suatu hari di Planet Rosemary, para penduduk Kerajaan Manusia sedang dalam kesedihan setelah mengetahui kalau seluruh kelompok dari Kelompoh Pahlawan yaitu Celion Demonstra, Recca Celestial, Raksa Rewel, Delta Terra, mereka semua telah tiada.
Para penduduk sedang berdoa dan berterimakasih atas kelompok pahlawan tersebut yang telah memenangkan dan mengakhiri perang yang tidak ada hentinya. Mereka melakukan hal-hal tersebut di balai kota yang dipimpin oleh Sang Raja baru mereka yaitu Kara Reakmons, atau dulunya dia ikut dalam penyerangan dan menjadi kapten di sana.
Sebenarnya dia melakukan hal tersebut, karena dia disuruh secara paksa oleh Recca Celestial agar mereka dapat hidup damai didalam tempat persembunyian mereka atau sekarang dipanggil Neo Vile.
Dan Raja sebelumnya juga memintanya untuk menjadi raja selanjutnya, karena raja tersebut sudah tidak bisa sanggup melanjutkan tugasnya menjadi seorang raja, yang sebenarnya juga raja sebelumnya itu ingin mendapatkan seorang istri di masa lansianya.
Didalam hatinya dia merasa sangat iri kepada mereka semua yang memaksanya untuk melakukan hal tersebut, rasa irinya adalah rasa tanggung jawab penuh dan berat yang harus dipenuhinya. Tapi disisi lain, dia mendapatkan sebuah kemewahan yang ada di kastil, tetapi dia tidak boleh menggunakan untuk hal-hal buruk. Jika dia melakukan hal-hal terburuk dan membuat Kerajaan Manusia dalam kejatuhan, dia akan dieksekusi oleh para mantan kelompok pahlawan tersebut.
Setelah melakukan upacara terimakasih dan duka kepada Para Pahlawan, termasuk orang-orang yang melakukan operasi penyerangan dan penyelamatan, Kara Reakmons turun dari panggung dan langsung menuju ke balik panggung.
“Ah..ah..ah... Sialan! Seharusnya aku tidak mengikuti permintaan dari Nyonya Recca, dan juga Raja Arcuft.” -Kara Reakmons
Kara Reakmons tidak ingin mengabulkan permintaan atau melakukan permintaan tersebut dari orang-orang yang memaksanya, akan tetapi dia telah dihipnotis dengan perkataan kehidupan duniawi oleh Raja Arcuft Junior.
“Ah.... Jika saja aku tidak mendengar kata-kata tersebut, aku tidak akan menjadi seseorang yang diagungkan seperti ini.” -Kara Reakmons
Tiba-tiba Kara Reakmons dihampiri oleh Hans Seven untuk melakukan negoisasi tentang masa depan hubungan dua kerajaan tersebut. Hans Seven dialah orang yang akan bertanggung jawab atas kekuasaan wilayah Kerajaan Iblis.
“Bagaimana? Apakah kamu senang dengan menjadi seorang raja?” -Hans Seven
“Tidak, ini tidak enak sam sekali, Tuan Hans.” -Kara Reakmons
“Jangan panggil aku disini Hans, panggil aku Seventeen Juliana.” -Hans Seven
“Ok, tenang saja. Dan lalu dimana wanita aneh itu?” -Kara Reakmons
Kara Reakmons tidak melihat Juliana Juliet Ni disekitar Hans Seven, yang harusnya Juliana Juliet Ni ikut serta dalam pembicaraan tentang persahabatan dua negara.
“Dia sedang pergi menuju ke planet lain, katanya dia mau menemui mantan atasannya tersebut, yaitu Tirta Yayan.” -Hans Seven
Hans Seven diberikan tanggung jawab besar oleh Juliana Juliet Ni untuk sebagai penggantinya di pertemuan tersebut, karena Juliana Juliet Ni akan menemui atasannya, yaitu Tirta Yayan. Alasan dia ingin menemui mantan atasannya tersebut, karena dia kangen kepadanya, dan juga mempunyai firasat sangat buruk.
Sebelum mereka berpisah, mereka berdua berbicara untuk sementara waktu.
__ADS_1
“Ah.... Aku tidak pernah mengatakan hal ini kepada siapapun, terutama Celion. Hati-hati, ya, Juliet.” -Hans Seven
“Hahaha... Aku juga tidak pernah hal sebaliknya kepada siapapun dengan hati tulus, selain kamu. Aku pergi dulu, ya, Hans.” -Juliet Juliana Ni
“Semoga perjalanan kamu lancar.” -Hans Seven
“Tenang saja, aku ini tidak akan mudah mati. Hihi..” -Juliet Juliana Ni
Walaupun tidak punya Kapal Luar Angkasa untuk pergi ke luar angkasa, dia masih mempunyai alat permindahan yang sebelumnya dimiliki oleh Raja Arcuft Junior dan lalu memberikan kepadanya. Awalnya Juliet Juliana Ini tidak tahu apa yang harus digunakan, tetapi sekarang dia bisa menggunakannya.
Di Pertemuan yang berada di ruangan pertemuan di Kastil Kerajaan Manusia. Hans Seven dan Kara Reakmons akan melakukan negoisasi penting untuk persahabatan antar kedua negara tersebut.
Di tempat lain, Misy O telah melakukan hal sesuatu yang sangat buruk, dan kelakuannya tersebut masih meninggalkan beberapa makhluk hidup yang masih hidup. Dia harusnya menghabisi seluruh makhluk hidup tersebut untuk mendapatkan informasi, tetapi dia telah mendapatkan apa yang dia mau.
“Hah.... Masih belum juga. Aku pikir dapat merasakan emosi atau ekspresi setelah membunuh mereka, tapi masih saja seperti normal dan biasanya, tidak merasakan apapun.” -Misy O
Orang-orang yang melihatnya, mereka melakukan sujud kepada Misy O agar mereka tidak terbunuh seperti teman-teman atau bangsa mereka, dan juga hanya mereka saja yang tersisa.
“Dewa, apakah kamu ingin menghabisi bangsa kami sampai benara-benar musnah hanya karena dua orang saja?”
“Aku tidak tahu apa yang hubungan aku dengan dua orang itu, akan tetapi kalian tidak pantas memanggil aku sebagai dewa kalian atau apalah itu, karena aku sudah menghancurkan, melenyapkan, dan mengakhiri dunia ini. Tapi jika kalian ingin masih hidup, kalian harus melupakan hal ini, dan berjalan kembali normal.” -Misy O
“Kematian itu adalah hal normal, bukan? Jad apa salahnya?” -Misy O
Semua orang yang masih hidup mendengar hal tersebut, mereka semua sangat terkejut dan ketakutan, karena mereka sudah mulai menganggap orang didepan mereka suka memainkan kematian.
“Kematian! Jadi Anda ingin kami menunggu kematian kami sendiri, walau itu adalah hal normal dan wajar, lebih Anda membunuh kami juga.”
“Membunuh kalian? Hmm.... Sepertinya aku tidak bisa membunuh kalian, karena aku tidak tujuan lagi untuk membunuh kalian. Tapi jika kalian ingin terbunuh di tanganku, maka berarti aku bermain-main dengan kehidupan.” -Misy O
“Tapi apa yang Anda lakukan sebelumnya itu.....”
“Tadi itu ada tujuannya, yaitu mengambil sesuatu dari kalian.” -Misy O
Misy O tidak akan memberitahu kepada mereka apa yang diambilnya dari mereka, karena hal tersebut tidak bisa dikatakan semudah itu kepada mereka semua.
__ADS_1
“Sesuatu, apakah itu adalah nyawa kami?”
“Nyawa kalian itu seperti sampah bagiku, karena warna pada nyawa kalian semua itu berwarna abu-abu agak kehitaman berarti kebanyakkan apa yang kalian lakukan dulu tidak pantas disebut kebaikan atau kesucian. Jadi mending aku mengambil nyawa semut dibandingkan kalian.” -Misy O
Perkataan Misy O sangat merendahkan orang-orang yang sedang bersujud disekitarnya, akan tetapi itu tidak bisa terhindarkan karena semua yang dijelaskannya harus sesuai fakta dan kebenaran apa yang telah dilihatnya.
“Tapi aku juga ingin meninggalkan sesuatu sebelum aku pergi. Jadi aku akan berikan kalian dua pilihan, yaitu aku akan beri kalian senjata, dan lalu kalian harus bunuh diri sendiri atau aku akan kalian berbagai jenis benih pohon tetapi satu saja, dan lalu kalian harus merawatnya dengan kecerdasan kalian sendiri..” -Misy O
“Bagaimana dengan hewan jika kami memilih kedua?”
“Hewan? Bukankah kalian sendiri yang menyimpulkan kalian adalah keturunan dari hewan?” -Misy O
“Tidak, itu hanya perkataan yang tidak benar dari orang dahulu kami, walau kami masih percaya, karena itu adala...”
“Karena itu adalah sains. Kalau begitu aku hanya berikan dua pilihan saja.” -Misy O
Mereka berbisik-bisik dengan suara keras dan bernegoisasi pilihan apa yang harus mereka pilih, tapi kebanyakan dari mereka memilih pilihan pertama, karena tidak ada keinginan hidup lagi, tapi didalam hati mereka masih menolak untuk mati. Jadi mereka memutuskan untuk memilih.
“Kami akan memilih pilihan kedua, walau itu susah, tapi kami masih ingin hidup!”
“Bagus, pilihan yang sangat tepat.” -Misy O
Misy O mengeluarkan sebuah kantong besar dari kabut hitam yang dibuatnya, dan lalu melempar kantong besar tersebut ke orang-orang itu. Kantong besar tersebut memiliki berbagai jenis benih tumbuhan berbed-beda.
“Terimakasih, Tuan. Kami akan berusaha melanjutkan hidup kami semua dari awal lagi.”
“Iya.”
Karena tidak ada keperluan lagi di sana, dia akan pergi ke suatu planet lain dengan tujuan yang sama lagi, yaitu mencari End’e Draking, dan mengetahui rahasia yang disembunyikan End’e Draking. Tapi sebelum itu, dia memberikan beberapa kata kepada orang-orang itu.
“Sebelum aku pergi dari sini, aku ingin beritahu kepada kalian. Ini bukan ramalan, tapi ini adalah penglihatan masa depan. Aku ingin kalian tidak melupakannya. 100 juta yang akan datang, mereka akan datang ke sini, dan mereka akan menjadi penguasa di sini.” -Misy O
“Mereka Siapa?”
“Bukan siapa-siapa, tapi aku memperingatkan kalian saja. Sampai jumpa!” -Misy O
__ADS_1
Misy O masuk kedalam kabut hitam yang dibuatnya sendiri, dan lalu pergi meninggalkan orang-orang tersebut. Didalam suatu ruang, dia berkata kepada sesautu kalau dirinya ingin mengetahui siapa mereka itu juga.
“Hah....! Aku juga tidak tahu, siapa yang aku bicarakan.” -Misy O