![[ZEROLINE] ZERO DIMENSION](https://asset.asean.biz.id/-zeroline--zero-dimension.webp)
Pertempuran itu berlanjut, sekarang pertempuran antara Juliana Juliet Ni melawan Hans Seven. Hans Seven sudah dalam keadaan sangat kritis dan dia tidak yakin dia bisa memenangkan pertempuran tersebut.
“Aku tidak terima ejekan tersebut.” -Hans Seven
Hans Seven sangat marah karena dia diremehkan oleh seorang perempuan. Tapi dia juga harus menerima kenyataan pahit tersebut.
“Jika kamu tidak ingin dikatakan lemah, maka bergabunglah dengan Pasukan aku ini. Aku akan memberikan kamu semua kekuatan di dunia ini.” -Juliana Juliet Ni
Hans Seven tidak mengerti yang dikatakan oleh perempuan tersebut, tapi perempuan tersebut mengatakan kalau Pasukan Iblis adalah miliknya.
“Semua kekuatan di dunia ini akan menjadi milikku itu hal yang mustahil sekali, dan juga Pasukan Iblis hanya dipimpin oleh Sang Raja Iblis Edward Demons.” -Hans Seven
Hans Seven mengatakan bahwa Pasukan Iblis bukanlah milik perempuan tersebut, Pasukan Iblis adalah milik Edward Demons, dan Mustahil baginya memiliki kekuatan yang mencakup semua kekuatan di dunia.
“Kamu tidak percaya apa yang aku katakan tadi, tapi lihatlah di sekitar kamu. Tinggal sedikit lagi, Pasukan dibawah kepemimpinan orang lemah akan kalah dan lalu kami akan menghancurkan dunia ini.” -Juliana Juliet Ni
Juliana Juliet Ni memperlihatkan kekuatan besarnya dengan mengeluarkan seluruh kekuatan didalam dirinya, dan dia mengeluarkan kedua pasang sayap besarnya itu.
Semua Pasukan Iblis tiba-tiba berubah menjadi sangat ganas dan terlihat seperti hewan liar. Pasukan manusia yang sedang melawan Pasukan Iblis, langsung dibantai tanpa ampun.
Melihat kejadian yang sangat mengerikan tersebut, Hans Seven hanya bisa terdiam dan tidak bisa bergerak. Dirinya langsung mengakui kalau dia adalah orang yang lemah.
“Jadi semua yang terjadi sudah cukup jelas, dia adalah pelakunya.” -Hans Seven
Hans Seven hanya melihat dan pasrah, setelah melihat sebuah kekuatan yang cukup jauh lebih besar daripada orang-orang di dunianya ini.
Di tempat lain, Para Jenderal Iblis Neraka tidak terpengaruh oleh perubahan yang dialami. Mereka seperti biasa mereka lakukan saja. Dan Liones Wild masih tengkurep diatas tanah, dan Necromantre masih pingsan didekat Liones Wild.
Celion Demonstra dari kejauhan juga melihat sebuah kekuatan yang sangat buruk dan sangat besar. Dia juga berpikiran bahwa orang tersebutlah yang menjadi dalang dari pertempuran sekarang.
Di tempat lain, Draking yang sedang menikmati jalan-jalannya di tengah-tengah pertempuran sambil menghindari dan menyembunyikan keberadaannya diantara kedua pasukan tersebut. Draking tidak terlalu kaget apa yang dilakukan oleh Juliana Juliet Ni di atas langit.
“Junior Juliana, kau itu masih belum tahu apa-apa tentang apa yang terjadi di alam semesta ini. Kamu hanya dijadikan mainan oleh mereka tujuh orang tersebut.” -Draking
Draking mengatakan dengan nada yang pelan, supaya tidak ada orang yang mendengar suaranya tersebut.
__ADS_1
Juliana Juliet Ni yang menunjukkan kekuatan besarnya kepada semua orang yang di sana. Tiba-tiba dia menyadari ada sebuah serangan dari arah barat akan menyerangnya.
Serangan tersebut berhasil ditahan oleh Juliana Juliet Ni. Ternyata hanya sebuah batu kecil saja, tapi dideteksi adalah serangan yang sangat berbahaya.
“Ini hanya batu kecil biasa, tapi kenapa pendeteksi serangan mengatakan kalau ada sebuah serangan yang sangat mematikan.” -Juliana Juliet Ni
Tanpa disadari oleh Juliana Juliet Ni, ada sebuah serangan datang ke arahnya dengan kecepatan tinggi. Serangan tersebut akan menyerang bagian belakang kepalanya. Dan kemudian serangan tersebut mengenai bagian belakang Juliana Juliet Ni cukup keras.
“Sakit! Apa yang terjadi bukankah Cuma ada satu serangan, tapi darimana serangan ini berasal?” -Juliana Juliet Ni
Sama dengan serangan sebelumnya, serangan tersebut adalah sebuah batu kecil yang memiliki kerusakan besar di bagian belakang kepalanya. Kepalanya Juliana Juliet Ni terlihat mengeluarkan darah setelah serangan tersebut mengenainya.
Juliana Juliet Ni langsung mengira kalau kedua serangan tersebut berasal dari satu orang saja yang cukup menakutkan baginya yaitu Draking. Tidak ada orang yang bisa menyerang dengan batu kecil yang bisa mengakibatkan kerusakan sangat kuat.
“Ini pasti ulahnya. Draking, dimana kau cepat keluar dari tempat persembunyian kau?” -Juliana Juliet Ni
Mendengar teriakkan Juliana Juliet Ni memanggilnya, Draking tidak akan mengeluarkan aura keberadaannya di tengah-tengah pertempuran. Masalahnya adalah dia akan dijadikan target utama penyerangan.
“Aku tidak ingin dia melihat dan mengetahui keberadaanku saat ini. Aku hanya ingin melihat hiburan yang disajikan terlebih dahulu, lalu aku akan keluar dari sini.” -Draking
Draking Bergerak secara pelan-pelan, dan bersembunyi tapi dia bersikap seperti biasanya. Draking ingin salah satu dari Grup Pahlawan melawan Juliana Juliet Ni dan lainnya.
“Jadi kamu mengenal orang licik tersebut, apakah kamu mempunyai hubungan dengan orang tersebut?” -Hans Seven
Hans Seven tidak menyebutkan nama Draking, sebab dia tidak suka menyebut nama orang yang dia benci. Walaupun pada saat didepan orang tersebut, dia harus mengucap untuk berhati-hati saja.
“Oh... Aku tidak mempunyai hubungan apapun dengan orang rendahan tersebut, tapi dialah yang telah menghancurkan seluruh tempat berharga kami. Dan tugas yang kuberikan oleh atasanku adalah kalahkan dan lenyapkan Draking.” -Juliana Juliet Ni
Juliana Juliet Ni menjelaskan kenapa dia sangat membenci orang tersebut dan dia ingin sekali menghabisi dan melenyapkan orang tersebut, dan itu adalah tugas yang sangat penting.
“Jika kamu mempunyai masalah kepadanya, kenapa kami semua di dunia ini harus ikut dalam permasalahan kalian?” -Hans Seven
Hans Seven masih gemetaran dan susah berbicara dengan jelas.
“Kalian itu sebenarnya bodoh, kami berdua hanya menggunakan kalian sebagai strategi tempur kami semua. Terutama Draking, dia menggunakan kalian sebagai strategi untuk dia kabur dari kami lagi dan berlari ke planet lain.” -Juliana Juliet Ni
__ADS_1
Juliana Juliet Ni berkata jujur dan menjelaskan kenapa orang-orang di Planet Rosemary terbawa masalah.
Hans Seven sudah tahu berbahayanya Draking berada di dunianya, dari sejak awal bertemu dan sampai sekarang. Hans Seven dan lainnya tidak pernah percaya satupun kata yang keluar dari Draking.
“Sudah aku duga, Draking dialah orang yang membawa masalah kalian ke sini. Jadi bukankah kamu secepatnya menemukan Draking disekitar sini.” -Hans Seven
Hans Seven sengaja mengatakan keberadaan Draking yang berada ditengah-tengah pertempuran antara kedua pasukan tersebut.
“Aku sudah tahu kalau dia ada disini. Tapi kamu harusnya sudah mengetahui hal ini, dia adalah orang yang paling licik dan sangat cerdik.” -Juliana Juliet Ni
Menurut Juliana Juliet Ni, Draking adalah seorang yang sangat pandai, licik, dan cerdik ketika mengambil keputusan.
“Dan dari dulu dia adalah orang yang mengetahui rahasia orang lain, padahal dia belum bertemu maupun melihat orang tersebut.” -Juliana Juliet Ni
Juliana Juliet Ni sedikit membongkar kehebatan Draking kepada Hans Seven.
Ketika dipertengahan perbincangan antara mereka berdua, Celion Demonstra langsung menyerang Juliana Juliet Ni dari belakang. Ini adalah kesempatan untuk mengakhiri semuanya, dipikirkan oleh Celion Demonstra.
Juliana Juliet Ni bukanlah orang yang tidak memperhatikan sekelilingnya. Dia sadar ada seseorang akan menyerangnya, dia langsung menghindari serangan tersebut, dan lalu Juliana Juliet Ni menendang Celion Demonstra dengan kakinya sangat keras sampai terjatuh ke tanah.
“Kamu pikir bisa mengalahkan aku dari belakang!” -Juliana Juliet Ni
Saat hampir menyentuh ke tanah, Hans Seven langsung bergerak cepat untuk menyelamatkan Celion Demonstra. Penyelamatan tersebut hampir berhasil.
“Sudah aku katakan, coba turunkan berat badan kamu, Celion.” -Hans Seven
Hans Seven tidak sengaja mengeluarkan perkataan itu, sebab dia masih terasa berat ketika menggendong Celion Demonstra.
Karena merasa sangat tersinggung akibat dari perkataan tersebut, Celion Demonstra langsung memukul Hans Seven ke wajahnya. Dan lalu turun dari gendongan tersebut.
---------------------------
Jangan lupa like dan komen, dan jika bisa di share ya!
__ADS_1
Author akan terus melanjutkan kisah ini.
-----------------------