![[ZEROLINE] ZERO DIMENSION](https://asset.asean.biz.id/-zeroline--zero-dimension.webp)
...CHAPTER 83...
Semua orang sangat terkejut dan kaget karena mereka melihat Xesa dalam keadaan sekarat. Edward Demons juga terkejut melihat Xesa.
Xesa diikat oleh tumbuhan yang berduri dan duri dari tumbuhan tersebut sangat tajam. Duri tumbuhan tersebut menusuk seluruh tubuhnya Xesa.
Celion Demonstra dan teman-temannya mencoba melepaskan Xesa dari tumbuhan berduri tersebut. Tetapi mereka tidak bisa menyentuh duri tersebut karena setiap duri sangat rapat dan tajam
Ketika menggunakan pedang untuk menebas Tumbuhan berduri tersebut, tumbuhan tersebut tidak terputus dan pedang yang digunakan langsung rusak. Sepertinya pertahanan tumbuhan tersebut sangatlah kuat.
Jika menggunakan kekuatan sihir, seperti sihir api, Xesa akan ikut terbakar dan malah susah ditolongi. Mereka terus berpikir bagaimana cara melepaskan Xesa dari tumbuhan tersebut.
“Xesa, aku akan melepaskan kamu.” -Celion Demonstra
Celion Demonstra menggunakan kekuatan sihir pertahanan di tangannya. Ketika menyentuh tumbuhan tersebut, sihir pertahanan tersebut tiba-tiba menghilang dan menusuk tangannya Celion Demonstra.
“Sepertinya sihir pertahanan tidak bisa digunakan.” -Raksa Rewel
Didalam kepanikan tersebut, Draking berjalan dan lalu berada disampingnya Xesa. Dan kemudian dia berkata kepada mereka semua yang ada di sana.
“Tumbuhan ini tidak akan terpengaruh seluruh kekuatan yang ada di dunia. Dan juga Tumbuhan ini tidak akan menewaskan Xesa, tetapi hanya menyakitinya saja.” -Draking
Edward Demons yang ingat perkataan Draking tadi, lalu dia mengira Draking yang melakukan hal itu.
“Hai, Pria Aneh! Kamu yang melakukan itu, dan apa mau kamu sebenarnya?” -Edward Demons
“Benarkah! Kamu melakukan hal seburuk ini terhadap Xesa.” -Recca Celestial
Draking langsung menjelaskan apa yang dilakukan olehnya dan kenapa dia menjebak Xesa.
“Benar, aku yang melakukan hal ini. Lihatlah, dia sangat merasa kesakitan!” -Draking
“Kenapa?!” -Celion Demonstra
“Kenapa? Aku melakukan hal ini untuk kehidupan kalian semua. Dunia yang kalian tinggalkan sudah tidak layak untuk ditinggalkan lagi. Dan juga Xesa adalah salah satu dari kesalahan dari ribuan kesalahan di seluruh dunia ini.” -Draking
Semua orang bingung dan bertanya-tanya, tenang kesalahan Xesa atau Xesa adalah Kesalahan.
“Maksud kamu apa?” -Celion Demonstra
“Tadi aku katakan, Xesa adalah salah satu dari Kesalahan dari ribuan kesalahan di seluruh dunia.
Sebenarnya Xesa tidak ada di dunia fana ini, tetapi karena adanya bentrokan antara kedua orang tersebut dan saling mencintai. Dan Terciptalah Xesa dari dua energi kehidupan tersebut.” -Draking
“Bentrokan?”
Draking melanjutkan lagi apa yang dimaksud yang dikatakannya barusan.
__ADS_1
“Edward dan Celion, kalian berdua saling mencintai dan juga saling membenci. Setiap kalian bertarung pasti akan terjadi beberapa bentrokan, dan bentrokan tersebut mengeluarkan energi kehidupan. Dan juga dua energi kehidupan yang berbeda itu saling menyatu dan lalu menghasilkan sebuah produk kesalahan yang paling indah.” -Draking
Mendengar penjelasan dari Draking, semua orang melihat Celion Demonstra dan Edward Demons. Semua orang baru mengetahui hal itu.
“Apakah yang dikatakan oleh Draking itu, benar?” -Hans Seven
Hans Seven tidak percaya dengan perkataan yang dikatakan oleh Draking, dan lalu dia menanyakan hal itu kepada Celion Demonstra.
“Iya, dulu kami pernah mencintai dan pernah menikah.” -Celion Demonstra
Celion Demonstra tidak sengaja mengeluarkan kata menikah, dan setelah itu semua orang terkejut termasuk teman-temannya. Selama ini, mereka tidak mengetahui dari manapun, dan didalam buku sejarah tidak tertulis didalamnya.
“Sepertinya kamu terlalu membuat mereka terkejut.” -Edward Demons
Celion Demonstra menyadari kalau kata tersebut sangat luar biasa.
“Aku punya dua pilihan untuk kalian berdua saja, dan yang lain tidak boleh ikutan!” -Draking
Draking akan memberi mereka dua pilihan yang akan susah dipilih oleh mereka berdua.
“Apa? Kamu mau kami memilih apa?” -Edward Demons
“Pilihan pertama, biarkan aku mengorbankan Xesa untuk seluruh dunia dan lalu aku akan memberikan hadiah yang paling luar biasa.” -Draking
Celion Demonstra mendengar pilihan pertama tersebut, dia sangat marah. Dikarenakan dia tidak akan ingin mengorbankan teman barunya tersebut. Dan Edward Demons menahan amarahnya.
“Sabar. Celion, kita tidak tahu pilihan kedua jadi tenangkan dirimu dulu.” -Edward Demons
Recca Celestial juga ikut marah, ketika pilihan pertama harus mengorbankan seorang yang telah menolongnya.
“Apa?! Kamu benar-benar tidak punya hati. Hai, bebaskan dia atau tidak aku....” -Recca Celestial
Recca Celestial tidak bisa berdiri sebab dia tubuhnya masih dalam keadaan cacat. Akan tetapi dia tidak akan setuju dengan pilihan tersebut.
“Tenanglah, biarkan dia selesai berbicara dulu!” -Edward Demons
“Benar katanya. Kita tidak boleh gegabah dulu, kita tunggu sebentar.” -Delta Terra
Mendengar perkataan dari mereka, Recca Celestial hanya bisa menahan amarahnya dan melihat temannya itu tersiksa.
“Pilihan kedua, yaitu kalian harus mengorbankan diri kalian untuknya atau mungkin kalian berdua saja Celion dan Edward. Dikarenakan kalian berdualah yang menciptakan Xesa.” -Draking
Pilihan kedua akan harus mengorbankan diri mereka sendiri untuk menyelamatkan Xesa. Dan mereka agak ragu untuk dalam memilih dua pilihan tersebut.
“Baiklah.” -Celion Demonstra
Celion Demonstra akan menyerahkan dirinya sebagai pengorbanan. Dia berpikir hal itu hanya untuk menyelamatkan orang yang dicintainya saja.
__ADS_1
“Jangan! Kau memang buta dalam hal itu. Janganlah mengorbankan nyawa kamu hanya untuk hal sia-sia saja!” -Edward Demons
Edward Demons sangat marah, karena Celion Demonstra bertindak sesuai hatinya saja, dan tidak bertindak sesuai akal dan pikirannya. Semua teman-temannya juga menolak keputusan tersebut.
“Celion, aku tahu kalau kamu akan melakukan hal itu. Tapi janganlah setiap saat! Kamu lupa kalau kamu tidak punya kekuatan keabadian lagi.” -Raksa Rewel
“Iya, kamu itu tidak boleh menyia-nyiakan nyawa kamu dan dia pasti masih memiliki rencana lain didalam pikirannya itu.” -Delta Terra
Dan tiba-tiba Recca Celestial kepikiran suatu hal bagaimana jika dia membuat pilihannya sendiri dan tidak memilih kedua hal itu.
“Baiklah, bagaimana kalau aku tidak memilih dua pilihan tersebut?” -Recca Celestial
“.....” -Draking
“Bagaimana jika kami akan melakukan suatu hal tanpa mempertaruhkan nyawa kami semua dan hanya mengorbankan kerja keras kami?” -Recca Celestial
Pilihan tersebut tidak seperti pilihan baik untuk mereka semua, tetapi didalam pilihan tersebut mereka tidak akan mengorbankan nyawa mereka sia-sia.
“Hahahaha! Inilah yang Aku mau dari kalian!” -Draking
Draking tersenyum dan tertawa, karena sesuai dengan keinginannya.
“Baiklah, aku akan melepaskan dia, tetapi sesuai pilihan yang kamu buat tersebut.” -Draking
Tanaman jarum tersebut melepaskan Xesa. Dan Celion Demonstra segera langsung membawa dan meminta Raksa Rewel untuk mengobatinya.
“Kami tidak tahu apa yang kamu pikirkan, tetapi kami akan selalu waspada terhadap kamu.” -Hans Seven
Lalu Draking mengatakan sesuatu kepada mereka dan dia setuju dengan pilihan yang dibuat oleh Recca Celestial tersakit.
“Sepertinya kamu lebih pintar daripada sahabat kamu itu. Pantas saja, kamu dipanggil Gadis Penyihir Genius dan Sahabat kamu itu ditulis Sang Pahlawan Manusia yang Semboro.” -Draking
Draking tidak mengejek atau menghina, tetapi sesuai dengan kenyataan dan fakta yang sudah ada. Dan Draking tahu dari perjalanannya bersama mereka dan sedikit membaca buku di ruangan Singgasana Raja Manusia.
Recca Celestial merasa dipuji tetapi dia juga merasa sahabatnya dihina oleh Draking. Tapi dia tidak bisa menolak kenyataan tersebut.
“Kalau begitu, aku ingin kalian semua melakukan suatu hal yang pasti sangat penting bagi seluruh kehidupan dunia ini terlebih dahulu, yaitu Kalian coba memperbaiki seluruh kerusakan yang kalian buat dan lalu berjanji tidak akan melakukan kerusakan sekecil apapun itu selama 1 tahun saja.” -Draking
Permintaan yang diberikan oleh Draking itu sepertinya lebih mudah dikatakan, tetapi tidak mudah dilakukan oleh mereka semua. Karena membutuhkan waktu yang sangat lama.
“Baiklah. Kami semua setuju.”
“Itu yang aku mau.” -Draking
Semua orang setuju akan melakukan hal itu, tetapi mereka juga akan menyampaikan permintaan itu kepada teman-teman mereka juga. Karena permintaan itu juga demi kebaikan mereka sendiri.
__ADS_1