![[ZEROLINE] ZERO DIMENSION](https://asset.asean.biz.id/-zeroline--zero-dimension.webp)
Beberapa lama kemudian, Para Grup Pahlawan sudah pulih dari merasa gemetaran yang sebelumnya akibat dari kekuatan lepas milik Draking. Seluruh Grup Pahlawan sudah benar-benar siap dan ingin menyerang Draking dengan rencana mereka yang sudah tersusun dengan baik.
Mereka tidak akan gemetaran lagi, ketika Draking akan mengeluarkan kekuatan besar itu sekali lagi. Menurut mereka, Draking pasti akan mengeluarkan kekuatan besar sekali lagi untuk melemaskan dan membuat mereka menyerah.
Akan tetapi mereka tidak tahu kalau Draking tidak akan mengeluarkan kekuatan besar itu lagi, karena Draking merasa itu tidak perlu dan itu hanya membuang-buang Energi kehidupannya sendiri. Oleh karena itu, Draking hanya bisa mengeluarkan kekuatan besar itu sekali saja, tidak berkali-kali.
“Draking bersiaplah!” -Celion Demonstra
Celion Demonstra dengan penuh semangat sambil memegang Pedang Rosalia di tangannya yang akan digunakan untuk menyerang dan mengalahkan Draking.
Celion Demonstra juga sekali lagi mengeluarkan Sihir Cahaya [Aura Mana Sihir]. Dengan sihir pelapis itu, dia bisa melapisi Pedang Rosalia dan dirinya sendiri dengan Sihir Cahaya.
Para Grup Pahlawan yang menyerang kedepan hanya Celion Demonstra sebagai Penyerang, Delta Terra sebagai Pelindung mereka, dan Hans Seven sebagai Penyerang yang terus menyerang dari arah yang tidak terduga.
Dan lalu Recca Celestial akan terus menyerang dengan berbagai Elemen Sihir yang berbeda-beda, Supaya dia bisa membuat Draking kerepotan, dan terakhir Raksa Rewel akan meningkatkan statistik kemampuan dan kekuatan sihir Para Grup Pahlawan.
Setiap serangan yang diarahkan ke Draking, sama sekali tidak mempan dan terus dihindari ataupun ditangkis oleh Draking hanya dengan satu jari. Walaupun Hans Seven menyerang di sisi yang tidak terduga, Draking masih bisa melihat pergerakan Hans Seven setiap ingin menyerangnya.
Saat Draking menyerang, dia hanya mengeluarkan tembakan laser dari satu jarinya kearah setiap anggota Grup Pahlawan. Padahal serangan itu terlihat kecil, tetapi kerusakan yang disebabkan sangat besar dan dapat menghancurkan tempat pelatihan itu.
Akan tetapi setiap serangan kecil itu selalu saja ditangkis dengan pelindung milik Delta Terra, dan juga membalik atau berbalik menyerang kearah Draking sendiri. Tapi serangan dibalikkan tidak akan bisa mengenai Draking.
Dari sisi manapun Pertahanan dan Penglihatan Tajam yang dimiliki oleh Draking membuat Para Grup Pahlawan kewalahan. Dan lalu setiap serangan laser kecil itu, Delta Terra kelelahan karena dia harus mondar-mandir di setiap area tempat pelatihan untuk melindungi mereka dan kerusakan yang akan terjadi.
“Wah-wah, seperti aku duga kalian semua masih belum cukup menghiburku.” -Draking
__ADS_1
Lama kelamaan Draking merasa bosan, karena tidak ada satupun serangan yang dapat mengenainya. Padahal kecepatan serangan sihir mereka sudah hampir sama dengan kecepatan gerakan Draking.
“Baiklah, Tunggu Sebentar.” -Draking
Draking menggunakan kekuatan Mytic [Pengendali Waktu]. Dia memberhentikan waktu disekitarnya yang jaraknya hampir mengenai seluruh kerajaan manusia.
Draking memberhentikan waktu untuk sementara, karena dia ingin melihat aliran energi kehidupan di setiap Grup Pahlawan atau mereka bilang aliran mana sihir.
Menurut Draking, aliran mana sihir dan aliran energi kehidupan tidak jauh beda. Akan tetapi perbedaannya hanya aliran mana sihir penggunanya tidak bisa menggunakan kekuatan mereka secara penuh, tetapi jika ingin mengeluarkan kekuatan sihir dengan penuh, mereka harus mengeluarkan emosi tertinggi mereka sendiri.
Sebaliknya aliran energi kehidupan, penggunanya dapat menggunakan kekuatan mereka secara penuh dan dapat bisa mengendalikannya. Walaupun bayaran adalah nyawa mereka sendiri.
Makanya Draking tidak ingin menggunakan energi kehidupan secara penuh, karena kehidupannya akan cepat berkurang ketika menggunakan kekuatan energi kehidupan.
“Oh, iya. Aku sangat penasaran dengan Aura yang dikeluarkan oleh Celion. Aura ini tidak terlalu asing bagi Keluarga Besar Fulfir.” -Draking
Akan tetapi Draking tidak bisa melakukan hal itu, karena batas pengendalian waktunya sudah hampir habis dan dia harus melaksanakan rencana berikutnya yaitu mengancam Grup Pahlawan dengan serangan besar yang akan diarahkannya ke tempat keramaian.
“Baiklah, ini adalah kesempatan terakhir kalian.” -Draking
Draking mengeluarkan sebuah kekuatan besar berwujud bola hitam besar dan kekuatan besar itu mengeluarkan aura kegelapan yang sangat buruk.
Semua yang ada berapa disekitar tempat pelatihan itu langsung panik dan berlarian, kecuali Para Grup Pahlawan dan juga sebagian pasukan yang masih memiliki keberanian untuk melihat akhir.
“Apa yang kamu lakukan, Draking?” -Recca Celestial
__ADS_1
Recca Celestial mulai panik dan gelisah, dikarenakan Draking mulai mengeluarkan kekuatan besar itu.
“Apakah kamu tidak memikirkan orang-orang yang bersalah?” -Delta Terra
Delta Terra mengingati Draking kalau serangannya itu dapat mengenai orang-orang yang tidak bersalah.
“Apa maksud kalian? Bukanlah ini adalah perjanjian dan kesepakatan kita.” -Draking
Draking menganggap kalau dia lakukan sesuai dengan kesepakatannya tadi.
“Tapi jangan membawa orang-orang sekitar kerajaan.” -Delta Terra
Delta Terra tidak ingin ada korban tidak bersalah.
“Benar dikatakan oleh Delta. Kamu tidak harus melakukan hal itu. Jika kamu ingin kami membuat kamu semangat dari kebosananmu, maka kami akan melakukannya lagi dengan terbaik. Tapi bisakah kamu melepaskan atau menghilangkan bola besar itu.” -Celion Demonstra
Celion Demonstra mencoba bujuk Draking untuk tidak melepaskan kekuatan itu dan dia ingin menghilangkan bola besar itu. Setelah itu, mereka akan pasti lebih serius.
Draking tidak ingin mendengar perkataan dari Grup Pahlawan, karena dia sudah merasa bosan sekali. Dia juga ingin melihat sesuatu yang benar-benar menakjubkan yang akan terjadi ketika dia melepaskan kekuatan besar itu kearah penduduk.
Tanpa berpikir lagi, Draking dengan gembiranya, dia melepaskan kekuatan bola hitam besar itu kearah keramaian. Grup Pahlawan yang melihat hal itu, mereka langsung berlari dan akan menahan kekuatan besar itu.
“Sialan! Dia tidak bisa diajak berbicara.” -Recca Celestial
Recca Celestial sangat kesal setelah melihat perbuatan Draking itu.
__ADS_1
Para Grup Pahlawan harus berlari sangat cepat menuju ke tempat keramaian tersebut, dan mereka juga sambil menyiapkan kekuatan sihir pelindung untuk melindungi Para Penduduk.
Di tempat keramaian tersebut, Seluruh Penduduk mulai pada panik dan ketakutan. Mereka berlari ke tempat paling aman. Kerusuhan terjadi di tempat itu, dan mereka hanya memikirkan diri mereka sendiri. Karena mereka hanya ingin menyelamatkan diri mereka saja.